Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Resmi Dihentikan

September 17, 2026

Golkar: Sistem Multipartai Sederhana Kunci Presidensial Efektif

Februari 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » DPR Minta Program Pendidikan Gratis Juga Jangkau Sekolah Swasta
DPR

DPR Minta Program Pendidikan Gratis Juga Jangkau Sekolah Swasta

RedaksiBy RedaksiSeptember 28, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id –  Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih, menilai anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN cukup untuk membiayai program pendidikan gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto

Namun, dia mengingatkan pemerintah agar program tersebut tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta.

Menurut Fikri, sekolah swasta, khususnya pada jenjang pendidikan dasar, juga harus mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah. Hal itu dinilai sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan warga negara.

“Kalau Pak Presiden hanya milih negeri, ya semua dong. Tapi kita harus mengingatkan bahwa ada Putusan MK Nomor 3 Tahun 2024 sehingga harus dilaksanakan. SD, SMP tidak hanya negeri, Pak Presiden, tapi negeri dan swasta,” kata Fikri di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Fikri mengatakan besarnya anggaran pendidikan selama ini kerap dianggap membebani keuangan negara. Padahal, berdasarkan proyeksi APBN 2027 yang mendekati Rp 4.000 triliun, alokasi untuk sektor pendidikan diperkirakan mencapai sekitar Rp 820 triliun.

Dia menyoroti besarnya anggaran fungsi pendidikan yang tidak seluruhnya dikelola langsung oleh kementerian yang menangani sektor pendidikan.

“Kalau dihikmatkan untuk pendidikan sepenuhnya, ya saya kira sangat cukup. Kita sudah kalsium. Hitungan fraksi itu (butuh) Rp 300 triliun, kalau moderat Rp 500 triliun, kalau ideal itu Rp 700 sekian triliun. Itu sangat bisa berarti sampai perguruan tinggi,” ujarnya.

Fikri menyebut anggaran yang dikelola langsung oleh Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek pada 2026 hanya sekitar Rp 117 triliun dari total anggaran pendidikan yang mencapai Rp 769 triliun.

Dia berharap pemerintah dapat menata kembali penggunaan anggaran pendidikan sehingga porsi yang benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan dapat ditingkatkan.

Politisi PKS itu juga meminta pemerintah menyiapkan skema bantuan untuk sekolah dan perguruan tinggi swasta, terutama ketika program pendidikan gratis diperluas hingga jenjang SMA, SMK, dan perguruan tinggi.

Salah satu skema yang disebutnya perlu dipertimbangkan ialah bantuan operasional bagi perguruan tinggi swasta atau BOPTS.

Menurut Fikri, revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang tengah dibahas DPR menjadi momentum untuk mengatur skema tersebut secara lebih jelas.

“Jangan sampai ada diskriminasi hak pendidikan bagi anak bangsa,” tegasnya.

Fikri berharap Presiden Prabowo dapat mengoordinasikan pengelolaan anggaran pendidikan agar sebagian besar dana benar-benar terserap untuk kebutuhan pendidikan. Dia menargetkan porsi anggaran yang digunakan secara langsung untuk pendidikan dapat mencapai 80-90%.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (23/9) lalu, meminta jajarannya merealisasikan program pendidikan gratis mulai dari taman kanak-kanak (TK), pendidikan dasar dan menengah, hingga perguruan tinggi.

Hal itu sebagaimana ditegaskan disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9).

Abdul Mu’ti mengatakan bahwa Prabowo menekankan agar layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri dimulai sejak jenjang TK.

“Pak Presiden memberikan penekanan, komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Dan ini juga dimulai dari taman kanak-kanak, sehingga itu yang perlu kami tegaskan,” kata Abdul Mu’ti kepada wartawan seusai rapat. (erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 2026

Komisi II DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu

September 30, 2026

Ketua Banggar DPR : Kurang Bayar DBH Bisa Bangun Infrastruktur Tanpa Bebani APBD

September 29, 2026
Berita Terkini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20261 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 20260 Views

Mendagri-Menteri PKP Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Produksi Genteng di Jawa Barat

September 30, 20260 Views

Qodari Bantah Bakom Kelola Anggaran Iklan Media Rp 60 Miliar

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 2026

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?