MataParlemen.id -Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai salah satu barometer ekonomi syariah nasional. Peran tersebut didukung dengan 97,33% populasi penduduk muslim dan 7.347 pesantren.
Khofifah menekankan pentingnya memastikan pengembangan ekonomi syariah memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Atas dasar itu, Jawa Timur dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa oleh Bank Indonesia.
Khofifah mengatakan sinergi yang dibangun melalui FESyar perlu menghasilkan kerja sama berkelanjutan untuk memperkuat usaha serta membuka akses pasar dan pembiayaan
Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, FESyar Jawa 2026 digelar pada 25-27 September 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan tiga program unggulan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Pertama, pembentukan Pasar Rakyat serta Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat untuk memperkuat jaminan produk halal sekaligus meningkatkan kualitas, daya saing, dan akses pasar UMKM.
Kedua, pengembangan wakaf produktif berupa wakaf uang untuk mendukung pendidikan.
Ketiga, pembiayaan inovatif untuk mendukung pengadaan perumahan bagi guru madrasah dan pesantren anggota Hebitren.
Ketiga program tersebut memperluas manfaat ekonomi dan keuangan syariah pada sektor yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Penyelenggaraan FESyar Jawa 2026 diperkuat melalui kolaborasi Bank Indonesia, pemerintah daerah, Komite Nasional/Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS dan KDEKS), kementerian/lembaga, industri keuangan syariah, pesantren, pelaku usaha, serta mitra strategis lainnya.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekonomi syariah global.
Sebagai rangkaian terakhir Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, FESyar Jawa melengkapi penyelenggaraan sebelumnya di wilayah Sumatera dan Kawasan Timur Indonesia.
Sejak 2019, FESyar menjadi platform strategis pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional dengan mempertemukan pelaku usaha, lembaga pembiayaan, serta berbagai gagasan dan inovasi untuk memperluas akses pasar dan pembiayaan.(erc)


