Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 2026

Permudah Atlet Berprestasi Sekolah di Jenjang Pendidikan Tinggi

Februari 25, 2026

Wakil Ketua Baleg: RUU Masyarakat Adat Tak Lemahkan Otsus, Justru Saling Sinergi

Agustus 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan
Ragam

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

RedaksiBy RedaksiAgustus 8, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id– Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Kepulauan Meranti, muncul dorongan agar sejarah panjang perjuangan pembentukan daerah otonom termuda di Provinsi Riau tersebut segera didokumentasikan dalam sebuah buku.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau Sofyan Hamzah memberikan dukungan penuh terhadap rencana penerbitan buku sejarah perjuangan lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti pada 19 Desember 2008 lalu.

Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri resmi berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2009 yang disahkan pada tanggal 16 Januari 2009. 

“Sudah hampir 18 tahun Kabupaten Meranti berdiri, namun pemerintah daerah belum menerbitkan buku sejarah perjuangan lahirnya daerah ini,” ujarnya Sofyan Hamzah dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

Sofyan mendukung langkah tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti dan penggagas Meranti Center Jakarta, Ramlan SH CPLA yang akan menerbitkan buku sejarah kabuopaten tersebut.

“Ramlan sudah mengirimkan kerangka awal penulisan sejarah perjuangan Meranti yang kemudian mendapat respons positif dari berbagai kalangan,” katanya.

Sofyan menilai penerbitan buku tersebut tidak boleh lagi ditunda, mengingat sebagian besar pelaku sejarah kini telah berusia di atas 60 tahun.

“Saya mendesak agar buku ini segera diterbitkan, mumpung para pelaku sejarahnya masih ada. Ini sangat penting,untuk diwariskan kepada anak cucu kita,” katanya.

Ia menegaskan, bahwa Kabupaten Meranti bukan lahir dari pemberian, melainkan buah daroo perjuangan panjang yang berlangsung lebih dari setengah abad.

Tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti Ramlan SH CPLA mengatakan, gagasan penyusunan buku sejarah ini berawal dari diskusi di lingkungan wadah Kerukunan

 Keluarga Besar Pejuang Kabupaten Kepulauan Meranti (KKBPKM) beberapa tahun silam.

“Tetapi sudah hampir 18 tahun kabupaten tercinta ini berdiri, namun belum ada langkah nyata, baik dari pemerintah daerah maupun para pejuang sendiri untuk menerbitkan buku sejarah perjuangan ini,” kata Ramlan.

Ramlan mengaku telah berkoordinasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Meranti dan sejumlah penerbit untuk menyusun kerangka penulisan buku. Dimulai perjalanan perjuangan sejak tahun 1957 hingga lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2008.

“Buku tersebut diberi judul ‘Setengah Abad Memperjuangkan Lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti. Kita sedang sempurnakan judulnya melalui seminar atau bedah sejarah, yang melibatkan seluruh simpul perjuangan dari berbagai daerah,” katanya.

Simpul-simpul tersebut antara lain Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Meranti (BP2KM) Selatpanjang, BP2KM Riau di Pekanbaru, Ikatan Keluarga Besar Meranti (IKB) di Batam, Karimun, Tanjungpinang, Dumai, Siak, hingga Meranti Center Jakarta.

“Setiap simpul perjuangan diharapkan menggelar rapat internal untuk merangkum fakta dan peran tokoh-tokoh, baik yang tercatat sebagai pengurus maupun simpatisan perjuangan. Seluruh hasilnya akan dibahas dalam forum seminar bedah sejarah,” jelas Ramlan. ,” ujarnya.

Ramlan mengungkapkan, bahwa rencana penerbitan buku sejarah ini mendapat sambutan positif dari berbagai tokoh pejuang dan masyarakat Meranti di berbagai daerah.

Sekretaris Jenderal BP2KM, Falzan Surahman, menyatakan bahwa perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan perjalanan panjang yang layak didokumentasikan sebagai warisan sejarah.

“Perjuangannya sudah dimulai sejak tahun 1957 oleh para pendahulu kita dan baru terwujud pada tahun 2008. Perjalanan panjang yang penuh suka dan duka ini layak diabadikan dengan sepatutnya,” kata Falzan Surahman. 

Hal senada disampaikan Ketua Umum Meranti Center Jakarta, Firdaus Muchtar Jamil. Ia menyatakan pihaknya siap menyerahkan berbagai dokumen dan rekaman sejarah yang selama ini telah dihimpun untuk memperkaya materi buku.

Firdaus berharap seminar bedah sejarah dapat dilaksanakan bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-18 Kabupaten Kepulauan Meranti di Selatpanjang, yang merupakan ibu kota kabupaten

Sehingga hal ini menjadi momentum mempertemukan kembali seluruh simpul perjuangan dari berbagai daerah., termasuk dengan  generasi sekarang ketika Kabupaten Kepulauan Meranti sudah berdiri.

“Penerbitan buku ini diharapkan menjadi dokumentasi resmi perjalanan panjang lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti. Bisa jadi warisan sejarah bagi generasi mendatang , bahwa Merantii merupakan hasil perjuangan kolektif yang berlangsung lebih dari setengah abad,” pungkas Firdaus Muchtar Jamil. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Minyak Peppermint Mampu Turunkan Tekanan Darah Pengindap Hipertensi Ringan

Agustus 9, 2026

Pernikahan Langgeng Kuncinya Ada Ditangan Istri ?

Agustus 8, 2026

Makan Pakai Tangan Bisa Membuat Tubuh Lebih Tenang

Agustus 2, 2026
Berita Terkini

Wakil Ketua Baleg: RUU Masyarakat Adat Tak Lemahkan Otsus, Justru Saling Sinergi

Agustus 11, 20261 Views

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Ketamin Seberat 1,3 Ton

Agustus 11, 20260 Views

DPR Mendesak Pemerintah Segera Tangani Karhutla di Bromo Hingga Kalteng

Agustus 11, 20260 Views

BGN : Aturan Baru MBG ,Makanan Dikonsumsi Maksimal 4 Jam Setelah Dimasak Tidak Boleh Dibawa Pulang

Agustus 10, 20263 Views

Pemerintah Siapkan Tiga Skema untuk Dukung Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Agustus 10, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

Agustus 8, 202612 Views

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202610 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views
Pilihan Editor

Wakil Ketua Baleg: RUU Masyarakat Adat Tak Lemahkan Otsus, Justru Saling Sinergi

Agustus 11, 2026

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Ketamin Seberat 1,3 Ton

Agustus 11, 2026

DPR Mendesak Pemerintah Segera Tangani Karhutla di Bromo Hingga Kalteng

Agustus 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?