Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Resmi Dihentikan

September 17, 2026

Golkar: Sistem Multipartai Sederhana Kunci Presidensial Efektif

Februari 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Sarapan Rendah Kolesterol, Sehat Dan Kenyang
Kuliner

Sarapan Rendah Kolesterol, Sehat Dan Kenyang

RedaksiBy RedaksiAgustus 8, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Menjaga kadar kolesterol tetap stabil bukan berarti harus sarapan makanan hambar. Sebab kuliner tradisional Indonesia kaya akan hidangan sehat dan lezat, asal diolah dengan tepat. Kunci utama sarapan rendah kolesterol adalah menghindari teknik menggoreng (deep frying) dan membatasi penggunaan lemak jenuh.

Makanan rendah kolesterol disarankan untuk menjaga kesehatan jantung, penderita diabetes, hipertensi, hingga batu empedu. Berikut 3 rekomendasi menu sarapan khas Nusantara yang padat gizi, tinggi serat, ramah bagi kesehatan jantung, dengan estimasi nilai kalorinya.

Tinutuan atau Bubur Manado adalah salah satu sarapan paling sehat di Indonesia. Berbeda dengan bubur ayam biasa yang didominasi karbohidrat sederhana, bubur Manado mencampurkan sedikit beras dengan umbi-umbian dan aneka sayuran hijau. Menu ini menggunakan labu kuning, ubi jalar, jagung manis, kangkung, dan bayam.

Campuran bahan makanan sehat tersebut menghasilkan serat larut yang sangat tinggi. Serat larut bekerja seperti spons di dalam pencernaan, mengikat kolesterol jahat (LDL), dan membuangnya sebelum diserap oleh tubuh. Untuk menikmatinya secara sehat, santap bubur Manado dalam keadaan hangat dengan tambahan tahu kukus. Hindari mendampinginya dengan ikan asin yang digoreng kering atau bakwan jagung penuh minyak.

Estimasi kalori: ± 250 – 300 kkal per porsi sedang, termasuk 1 buah tahu kukus.

Tempe merupakan superfood asli Indonesia yang sangat ampuh melawan kolesterol. Dibandingkan dengan mengonsumsi daging merah di pagi hari, tempe jauh lebih aman karena bebas dari lemak jenuh terhidrogenasi.

Tempe kaya akan isoflavon dan fitosterol. Senyawa aktif ini secara alami meniru struktur kolesterol di usus, sehingga menghambat penyerapan kolesterol jahat ke dalam aliran darah. Tambahkan sedikit teri medan untuk memberikan rasa gurih alami dan asupan kalsium.

Untuk menikmati pepes ini secara aman, hancurkan tempe, bumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai, dan daun kemangi. Bungkus dengan daun pisang lalu kukus atau bakar sebentar. Proses tanpa minyak ini menjaga kalori tetap rendah dan bebas lemak trans.
Estimasi kalori: ± 150 – 180 kkal per bungkus pepes.

Jika dikonsumsi dengan 1 porsi nasi merah atau nasi jagung ukuran 100 gram, totalnya menjadi ± 300 – 330 kkal.

Gadon merupakan hidangan tradisional Jawa sejenis pepes yang sangat lembut. Menu ini menjadi alternatif sarapan terbaik karena murni diolah dengan cara dikukus di dalam daun pisang tanpa menggunakan minyak sama sekali.

Perpaduan tahu putih yang dilembutkan dan dada ayam cincang tanpa kulit menghasilkan sumber protein tinggi yang bebas lemak jenuh. Menu ini juga hanya menggunakan bagian putih telur sebagai pengikat adonan, sehingga terhindar dari kandungan kolesterol tinggi yang biasanya ada pada kuning telur.

Cara penyajiannya: campur tahu, ayam, putih telur, dan daun salam, beri bumbu alami lalu bungkus dengan daun pisang sebelum dikukus. Nikmati gadon hangat ini bersama sepiring kecil nasi merah atau nasi jagung yang kaya serat untuk melengkapi energi.

Estimasi kalori: ± 160 – 200 kkal per bungkus gadon. Jika dikonsumsi dengan 1 porsi nasi merah atau nasi jagung ukuran 100 gram, totalnya menjadi ± 310 – 350 kkal.

Memulai hari dengan pilihan makanan yang bijak, akan menyelamatkan kesehatan jangka panjang. Dengan mengganti teknik memasak menjadi kukus, rebus, atau pepes, menu sarapan Nusantara tidak hanya memanjakan lidah namun juga melindungi jantung dari bahaya kolesterol tinggi.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Minuman Tradisional Untuk Jaga Stamina dan Jaga Kebugaran

Agustus 1, 2026
Berita Terkini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20261 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 20260 Views

Mendagri-Menteri PKP Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Produksi Genteng di Jawa Barat

September 30, 20260 Views

Qodari Bantah Bakom Kelola Anggaran Iklan Media Rp 60 Miliar

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 2026

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?