Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 2026

Perkuat Dukungan Moral, Sari Yuliati Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor di Bandung Barat

Maret 15, 2026

Rakor Finalisasi Perpres Ojol Fokus pada Penyempurnaan Kebijakan

Agustus 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Pemimpin adalah Orang yang Mampu mengubah Persepsi Publik, Bukan Hanya Ikuti Arus
Peristiwa

Pemimpin adalah Orang yang Mampu mengubah Persepsi Publik, Bukan Hanya Ikuti Arus

RedaksiBy RedaksiJuni 15, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta saat memberi arahan pada bimbingan teknis (Bimtek) anggota DPRD Partai Gelora di Jakarta, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Partai Gelora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menegaskan partai politik harus kembali menjalankan fungsi sebagai mesin perubahan sosial, bukan sekadar mengikuti arus opini publik.

“Organisasi politik pada dasarnya diciptakan untuk menjalankan misi sebagai mesin perubahan. Tugas para pemimpin adalah mendengarkan suara rakyat,” kata Anis Matta dalam bimbingan teknis (Bimtek) anggota DPRD Partai Gelora di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Anis Matta, tidak semua aspirasi masyarakat dapat diakomodasi. Namun, seorang politikus harus memahami cara berpikir masyarakat agar dapat menghadirkan perubahan ke arah yang lebih baik.

Ia mengatakan politikus tidak cukup hanya menjadi pengikut kehendak publik, tetapi harus mampu memimpin perubahan melalui gagasan dan tindakan yang memberi arah bagi masyarakat.

“Kalau kita mampu mengikuti atau mengubah persepsi publik, itu baru pemimpin. Kalau kita mampu mengubah cara masyarakat hidup, itu baru partai politik. Kalau hanya mengikuti arus, kita adalah pengikut, bukan pemimpin,” ujarnya.

Anis Matta menilai perubahan sosial merupakan fungsi penting partai politik yang mulai tergerus akibat praktik politik yang terlalu berorientasi pada modal dan kepentingan elektoral.

Menurut dia, banyak partai politik saat ini lebih berfungsi sebagai kendaraan untuk memasuki kekuasaan sehingga perannya sebagai instrumen transformasi sosial menjadi berkurang.

Ia menegaskan keberhasilan partai politik tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya sumber daya yang dimiliki, melainkan juga kemampuan menghadirkan gagasan yang mampu menggerakkan masyarakat.

Anis Matta mencontohkan sejumlah organisasi kemasyarakatan yang berkembang besar meski berawal dengan sumber daya terbatas karena ditopang semangat sukarela dan tujuan perubahan yang kuat seperti Muhammadiyah.

“Kalau kita mampu mengubah cara masyarakat hidup, itu baru partai politik,” kata Anis Matta dalam arahanya kepada 73 Anggota DPRD.

Oleh karena itu, Anis Matta meminta kader Partai Gelora yang duduk sebagai anggota legislatif di DPRD memposisikan diri sebagai pemimpin perubahan di daerah masing-masing.

Ia mengatakan, kader Partai Gelora tersebut, menghadapi tantangan politik yang sama dengan dirinya sebagai Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), serta dan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah dalam pemerintahan.

Anis Matta, meminta Partai Gelora yang terpilih sebagai anggota legislatif harus siap menghadapi dinamika politik dan tuntutan publik yang tinggi, sebagaimana yang dirasakan para kader partai yang menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.

“Saudara-saudara sekalian, sebenarnya nasib saudara juga sama dengan saya, dengan Pak Fahri yang sekarang ada di kabinet, yang sekarang sedang diprotes setiap hari, digoyang tiap hari,” kata Anis Matta.

Wamenlu RI ini mengatakan posisi sebagai bagian dari pemerintahan menuntut kemampuan khusus dalam mengelola berbagai tekanan dan kritik yang datang dari masyarakat.

Tantangan tersebut semakin besar ketika kinerja individu dinilai baik, tetapi penilaian publik terhadap pemerintahan secara keseluruhan tidak selalu positif.

“Karena itu ini juga membutuhkan satu keahlian tersendiri untuk mengelola situasi ketika kita ada dalam pemerintahan, tapi pada waktu yang sama kita mungkin secara personal bisa perform, tapi kalau secara keseluruhannya tidak misalnya, itu juga akan jadi masalah,” ujarnya.

Meski demikian, Anis Matta menilai tekanan yang dihadapi pemerintah saat ini tidak hanya terjadi di Indonesia.

Ia menyebut banyak negara tengah menghadapi situasi serupa akibat kondisi global yang penuh ketidakpastian.

“Memang ada situasi makro yang sekarang ini membuat seluruh negara ada dalam situasi yang sama pada dasarnya, yaitu situasi bagaimana bisa bertahan hidup,” pungkas Anis Matta.(ira)

Anis Matta bimtek partai gelora Partai Gelora
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

KWP Kecam Pernyataan Benny K. Harman Diduga Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Gak”

Agustus 11, 2026

Seskab Teddy Masuk TOP 3 Pejabat dengan Kinerja Terbaik dan Popularitas Tinggi Versi IPO

Agustus 11, 2026

Bapanas Akan Usut Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah

Agustus 11, 2026
Berita Terkini

Gus Ipul Prihatin 1900 Pegawai Kemensos Terindikasi Terlibat Judi Online, 42 Pegawai Terancam Diberhentikan

Agustus 11, 20262 Views

Rakor Finalisasi Perpres Ojol Fokus pada Penyempurnaan Kebijakan

Agustus 11, 20263 Views

Mentan : Reformasi Sektor Pertanian Berhasil Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Agustus 11, 20260 Views

Terima Presidium MAI, Dasco: DPR RI akan Terus Menerima Setiap Aspirasi serta Menjembataninya kepada Pemerintah

Agustus 11, 20263 Views

Komisi III Minta Kepolisian Usut Tuntas Tragedi Balap Maut Di Kotamobagu

Agustus 11, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202629 Views

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

Agustus 8, 202612 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views
Pilihan Editor

Gus Ipul Prihatin 1900 Pegawai Kemensos Terindikasi Terlibat Judi Online, 42 Pegawai Terancam Diberhentikan

Agustus 11, 2026

Rakor Finalisasi Perpres Ojol Fokus pada Penyempurnaan Kebijakan

Agustus 11, 2026

Mentan : Reformasi Sektor Pertanian Berhasil Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Agustus 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?