Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Resmi Dihentikan

September 17, 2026

Golkar: Sistem Multipartai Sederhana Kunci Presidensial Efektif

Februari 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Ombudsman Ungkap Kronologi Temuan Fasilitas Mewah Di Lapas Cibinong
Hukum

Ombudsman Ungkap Kronologi Temuan Fasilitas Mewah Di Lapas Cibinong

RedaksiBy RedaksiSeptember 24, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Ombudsman membeberkan kronologi temuan sejumlah hunian dengan fasilitas mewah di kompleks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Temuan tersebut bermula dari kunjungan tanpa pemberitahuan yang dilakukan Ombudsman pada Rabu (23/9/2026).

Anggota Ombudsman Syafrida R Rasahan mengatakan, dirinya bersama anggota Ombudsman lainnya, Fikri Yasin, serta sejumlah pegawai Ombudsman tiba di Lapas Cibinong sekitar pukul 09.45 WIB. Rombongan membawa surat tugas yang ditandatangani wakil ketua Ombudsman. Namun, setibanya di lapas, mereka tidak langsung diperkenankan masuk.

“Saat kami sampai ke Lapas Kelas II Cibinong, kami melaporkan diri ya kepada petugas yang ada, pada saat itu diterima oleh kepala tata usaha Lapas Kelas II Cibinong dan juga didampingi dengan kepala KPLP, kepala pengamanan Lapas Kelas II Cibinong,,” ujar Syafrida dalam konferensi pers di kantor Ombudsman, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Menurut Syafrida, setelah menerima laporan dan surat tugas tersebut, rombongan Ombudsman diminta menunggu arahan kepala Lapas Cibinong. Mereka bahkan tidak diperkenankan masuk ke area lapas. Setelah menunggu sekitar 30 menit tanpa mendapat izin masuk, rombongan akhirnya menuju kantin atau coffee shop yang berada di kompleks Lapas Cibinong.

Syafrida menegaskan, Ombudsman tidak membawa awak media dalam kunjungan tersebut. Namun, setelah mendapat penolakan untuk masuk ke lapas, dia kemudian menghubungi awak media dan menunggu kedatangan mereka di kantin atau coffee shop.

Saat menunggu, Syafrida melihat sebuah pagar kayu yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi mereka duduk. 

“Sambil menunggu teman-teman media hadir, jadi sekali lagi kami tidak membawa media, kami malah menunggu teman-teman media hadir, kami melihat di sebelah kiri tempat kami duduk yaitu ada sekitar jaraknya 100 meter ya, 100 meter, ada pagar kayu yang berdiri,” kata Syafrida.

Awalnya, Syafrida dan rombongan tidak mengetahui bangunan apa yang berada di balik pagar tersebut. Mereka kemudian menanyakan hal itu kepada petugas. Petugas menyebut bangunan di balik pagar merupakan rumah dinas Kalapas Kelas II Cibinong. 

Rombongan Ombudsman kemudian masuk ke lokasi tersebut dan menemukan sejumlah bangunan dengan fasilitas yang disebut mewah. Beberapa bangunan disebut menyerupai homestay atau vila. Ada pula bangunan berbentuk rumah petak.

“Jadi kita masuk pertama, sebelah kanan itu ada seperti rumah petak catnya warna krem atau warna kuning, kemudian di sebelah kiri agak beda berapa meter mungkin sekitaran 10 sampai 20 meter, berdirilah rumah yang bercat warna putih yang berpintu hitam. Sementara yang seperti vila itu dari rumah warna putih tadi belok ke kanan,” ungkap Syafrida.

Selain bangunan tersebut, Ombudsman menemukan bangunan lain yang oleh petugas disebut sebagai rumah asimilasi. Saat memeriksa bagian dalam bangunan, tim menemukan sejumlah fasilitas seperti sofa, kulkas, televisi, dan meja makan.

Di area lain dalam pagar kayu tersebut, Ombudsman juga menemukan area parkir, sejumlah mobil mewah, sejumlah hunian, fasilitas gym, kolam, hingga simulator golf yang masih dalam pembangunan.

“Ini yang hunian yang tadi saya bilang seperti vila, ada hunian tipe A dan tipe B, apa tipe 1 dan tipe 2, jadi ada beberapa tipe. Kemudian ada juga simulator golf yang sedang dibangun dan ada fasilitas gym yang kami temukan, kemudian ada kolam,” ungkap dia.

Syafrida juga mengatakan Ombudsman menemukan salah satu warga binaan berada di dalam salah satu bangunan tersebut. Namun, warga binaan tersebut kemudian masuk ke kamar setelah mengetahui kedatangan tim Ombudsman. 

“Nah kemudian ketika mereka menyadari ini adalah Ombudsman, mereka langsung lari ke dalam kamar,” tuturnya.

Syafrida menegaskan, kunjungan tanpa pemberitahuan ke Lapas Kelas IIA Cibinong dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman. 

Menurut dia, kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya sekaligus menyosialisasikan hak-hak warga binaan atau tahanan.

“Kami lakukan sidak, agar mereka mengetahui apa yang menjadi hak mereka sebagai warga binaan dan apa yang menjadi tugas Ombudsman sehingga jika mereka mendapat pelayanan publik yang buruk mereka bisa melaporkan kepada Ombudsman. Itu tujuan kunjungan kami tanpa pemberitahuan kepada lapas,” pungkas Syafrida.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 2026

Pakar Hukum Minta KPK Transparan soal Kasus CSR BI-OJK Rp 28,38 M yang Libatkan Dua Anggota DPR

September 30, 2026

Bappisus Dorong Pembenahan 500 Lapas Seusai Kasus Lapas Cibinong 

September 29, 2026
Berita Terkini

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20261 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?