Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Resmi Dihentikan

September 17, 2026

Golkar: Sistem Multipartai Sederhana Kunci Presidensial Efektif

Februari 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Kemenaker Siapkan 270.000 Kuota Pelatihan untuk Pencari Kerja
Ragam

Kemenaker Siapkan 270.000 Kuota Pelatihan untuk Pencari Kerja

RedaksiBy RedaksiJuli 28, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memperkuat strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program upskilling dan reskilling di tengah melambatnya rekrutmen pekerja akibat tekanan ekonomi global.

Pemerintah menyiapkan sekitar 50.000 kuota pelatihan bagi pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) serta 220.000 kuota pelatihan untuk lulusan baru SMA/SMK di seluruh Indonesia.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, kondisi geopolitik dan geoekonomi global yang tidak pasti masih menekan aktivitas industri.

Kondisi tersebut membuat banyak perusahaan menunda perekrutan tenaga kerja baru, sehingga penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor ikut melambat.

“Kondisi geopolitik dan geoekonomi yang terjadi di dunia berdampak terhadap Indonesia. Karena itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus betul-betul mewaspadai kondisi ini,” ujar Afriansyah saat menghadiri Job Fair Kota Magelang, Jawa Tengah, Selasa (28/7/2026).

Menurut Afriansyah, perlambatan rekrutmen bukan berarti kebutuhan tenaga kerja menurun secara permanen. Banyak perusahaan masih melakukan penyesuaian operasional akibat tingginya biaya produksi dan harga bahan baku sehingga kapasitas produksi ikut berkurang.

Sebagai langkah antisipasi, Kemenaker memperluas pelatihan melalui balai latihan kerja (BLK) milik pemerintah. Program tersebut diprioritaskan bagi pekerja yang terkena PHK agar memiliki keterampilan baru yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kami menyiapkan sekitar 50.000 lebih slot pelatihan untuk pekerja yang terkena PHK. Saat ini baru sekitar 50% dari kesempatan tersebut yang dimanfaatkan. Harapannya mereka bisa beralih ke bidang pekerjaan lain melalui pelatihan yang tersedia di balai-balai kami,” imbuhnya.

Selain bagi pekerja terdampak PHK, Kemenaker juga membuka 220.000 kuota pelatihan bagi lulusan SMA dan SMK tahun 2026 di seluruh Indonesia. Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) untuk meningkatkan kesiapan lulusan baru memasuki dunia kerja.

“Untuk lulusan SMA dan SMK, kami membuka sekitar 220.000 pelatihan di seluruh Indonesia bekerja sama dengan UPTD. Ini menjadi kesempatan bagi lulusan baru untuk meningkatkan kompetensi sebelum masuk ke dunia kerja,” tambah Afriansyah.

Kemenaker terus mendorong penciptaan lapangan kerja baru melalui pengembangan green jobs, sektor ekonomi digital, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Afriansyah, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperluas kesempatan kerja.

Ia juga menegaskan, PHK merupakan langkah terakhir yang umumnya ditempuh perusahaan karena harus memenuhi berbagai kewajiban kepada pekerja, termasuk pembayaran pesangon.

Oleh karena itu, banyak perusahaan lebih memilih melakukan efisiensi, seperti mengurangi jam kerja, daripada melakukan PHK.

Afriansyah berharap penyelenggaraan job fair secara rutin di berbagai daerah, yang disertai perluasan program pelatihan kompetensi, dapat menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus menjaga optimisme masyarakat terhadap peluang kerja di tengah tantangan ekonomi global. (awn)

Afriansyah Noor Kemenaker Kementerian Ketenagakerjaan Kouta Pelatihan Pencari kerja
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Cara Mudah Membersihkan Kerak Teko Listrik Aman Di Rumah

Agustus 15, 2026

Rambut Beruban Di Usia Muda , Ini Faktor Penyebabnya :

Agustus 15, 2026

Minyak Peppermint Mampu Turunkan Tekanan Darah Pengindap Hipertensi Ringan

Agustus 9, 2026
Berita Terkini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20261 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 20260 Views

Mendagri-Menteri PKP Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Produksi Genteng di Jawa Barat

September 30, 20260 Views

Qodari Bantah Bakom Kelola Anggaran Iklan Media Rp 60 Miliar

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 2026

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?