MataParlemen.id- Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan rasa syukurnya bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) tidak berdampak terhadap cagar budaya di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil telaah Kementerian Kebudayaan, tidak ditemukan cagar budaya yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Terkait gempa di NTT, kita telah telaah bahwa tidak ada cagar budaya yang terdampak akibat gempa tersebut, jadi memang lebih banyak rumah-rumah pendidik yang tentunya ditangani oleh kementerian dan kembaga yang terkait untuk kemudian nantinya dipulihkan dan direhabilitasi,” ungkap Fadli Zon saat ditemui awak media di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Fadli mengatakan kondisi tersebut patut disyukuri. Namun, ia berharap pengalaman dari gempa NTT dapat menjadi pembelajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di masa mendatang.

“Yang perlu kita antisipasi memang jangan sampai nantinya jangan sampai terulang lagi,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Fadli Zon menyoroti kebakaran dahsyat yang melanda Desa Adat Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menghanguskan sejumlah rumah adat yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat setempat.

Fadli mengatakan Kementerian Kebudayaan telah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk menangani dampak kebakaran tersebut, termasuk membahas kebutuhan biaya pemulihan.

“Sejauh ini kita telah berbicara dengan mensesneg dan kementerian lainnya untuk penanganannya seperti apa, termasuk biaya pemulihannya berapa dan kita juga telah berbagi peran untuk sama-sama membantu pemulihannya seperti arahan bapak presiden yang memang menargetkan pemulihan secepatnya,” tutup Fadli Zon. (erc)

Share.
Exit mobile version