Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Resmi Dihentikan

September 17, 2026

Golkar: Sistem Multipartai Sederhana Kunci Presidensial Efektif

Februari 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป Dave Laksono: Indonesia Harus Dorong Diplomasi dan Siapkan Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
DPR

Dave Laksono: Indonesia Harus Dorong Diplomasi dan Siapkan Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

RedaksiBy RedaksiJuli 23, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dave Laksono, menyampaikan keprihatinannya atas konflik yang terus memanas antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel. Menurutnya, eskalasi yang tak kunjung mereda berpotensi meluas hingga melibatkan negara-negara lain, sehingga dapat berdampak pada stabilitas regional maupun global.

“Konflik ini berpotensi melebar dan melibatkan lebih banyak negara. Dampaknya tidak hanya bersifat regional, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas global. Karena itu, Indonesia sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif harus terus mendorong semua pihak menahan diri dan menghentikan siklus saling serang serta aksi balasan,” ujar Dave dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema ‘AS-Iran Kembali Memanas, Seberapa Besar Ancamannya Bagi Stabilitas Dunia?’, di Ruang Command Center, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Dave menegaskan bahwa penyelesaian konflik harus ditempuh melalui jalur diplomasi dengan membuka ruang dialog dan tetap menghormati hukum internasional. Menurutnya, pemerintah Indonesia juga berkewajiban memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan konflik serta menyiapkan langkah-langkah evakuasi apabila situasi semakin memburuk.

Selain aspek keamanan, Dave mengingatkan bahwa konflik Timur Tengah juga dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Indonesia maupun dunia. Kenaikan harga minyak dan gas berpotensi meningkatkan biaya transportasi, mengganggu rantai pasok (supply chain) global, menekan daya beli masyarakat, hingga memperlambat perdagangan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi dunia.

“Timur Tengah merupakan kawasan yang sangat strategis karena menjadi pusat produksi sekaligus jalur distribusi energi dunia. Di kawasan itu juga bertemu berbagai kepentingan politik, keamanan, ekonomi, dan ideologi global, sehingga selalu menjadi wilayah yang sensitif terhadap konflik,” katanya.

Ia menilai Indonesia harus tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan menentukan sikap secara mandiri berdasarkan kepentingan nasional, hukum internasional, dan perdamaian dunia.

“Kita tidak perlu berpihak kepada blok tertentu, tetapi juga tidak boleh pasif. Indonesia harus aktif mendorong penyelesaian melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Gerakan Non-Blok, maupun hubungan bilateral dengan negara-negara yang terlibat. Diplomasi tetap menjadi pilihan paling realistis dibandingkan pendekatan militer. Selama masih ada kemauan politik dari semua pihak dan didukung mediator yang dipercaya, peluang tercapainya gencatan senjata tetap terbuka,” pungkasnya. (DA)

Dave Laksono Dialektika Demokrasi Diplomasi Komisi I DPR RI Konflik Timur Tengah
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 2026

Komisi II DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu

September 30, 2026
Berita Terkini

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20261 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?