Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Resmi Dihentikan

September 17, 2026

Golkar: Sistem Multipartai Sederhana Kunci Presidensial Efektif

Februari 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป Panja Pupuk Komisi IV DPR RI Dorong Pemerintah Perkuat Pengembangan Pupuk Organik
DPR

Panja Pupuk Komisi IV DPR RI Dorong Pemerintah Perkuat Pengembangan Pupuk Organik

RedaksiBy RedaksiJuni 27, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Panitia Kerja (Panja) Pupuk Bersubsidi Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PT Pupuk Kujang, Karawang, Jawa Barat
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Panitia Kerja (Panja) Pupuk Bersubsidi Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PT Pupuk Kujang, Karawang, Jawa Barat, dalam rangka meninjau pelaksanaan kebijakan pupuk bersubsidi sekaligus berdiskusi mengenai arah pengembangan sektor pupuk nasional.

Anggota Komisi IV DPR, Firman Soebagyo, menyampaikan apresiasi kepada PT Pupuk Indonesia atas capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025.

Menurutnya, pendapatan perusahaan yang mencapai lebih dari Rp62 triliun merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan dan menjadi bukti bahwa BUMN mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

“Atas nama Panja, kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran Direksi PT Pupuk Indonesia atas kinerja yang sangat baik. Capaian ini menunjukkan industri pupuk nasional terus berkembang dan mampu mendukung sektor pertanian Indonesia,” ujar Firman kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).

Baca juga:

Resmikan Revamping Pabrik Pupuk Kaltim, Titiek Soeharto: Perkuat Kemandiran Industri Pupuk Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Firman juga mengajak seluruh peserta untuk menghargai sejarah pembangunan industri pupuk nasional. Ia menilai keberadaan pabrik pupuk di Indonesia menjadi fondasi penting dalam menjaga kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor pupuk.

Selain memberikan apresiasi, Firman yang juga Wakil Ketua Fraksi Golkar di MPR ini menyoroti kebijakan alokasi subsidi pupuk yang dinilai masih belum seimbang. Menurutnya, porsi subsidi pupuk organik masih jauh lebih kecil dibandingkan pupuk urea, padahal tren pertanian global mulai mengarah pada sistem budidaya yang lebih ramah lingkungan.

Legislator dapil Jateng III ini menilai peningkatan penggunaan pupuk organik penting untuk memperbaiki kualitas lahan pertanian yang selama bertahun-tahun didominasi penggunaan pupuk anorganik. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas tanah apabila tidak diimbangi dengan penggunaan pupuk organik.

Firman juga menyampaikan bahwa peningkatan penggunaan pupuk organik berpotensi menekan konsumsi urea dalam negeri. Dengan demikian, kelebihan produksi urea dapat dialihkan untuk memenuhi pasar ekspor sehingga berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara.

Dalam kunjungan tersebut, Panja Pupuk Bersubsidi Komisi IV DPR menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Kementerian Pertanian, di antaranya meningkatkan porsi alokasi subsidi pupuk organik dalam kebijakan pupuk bersubsidi tahun 2027, menyusun roadmap pengurangan penggunaan pupuk urea secara bertahap yang diimbangi peningkatan penggunaan pupuk organik, serta mendorong keterlibatan BUMN dan sektor swasta dalam pengembangan industri pupuk organik berskala besar.

Firman yang juga Wakil Ketua Umum KADIN ini menegaskan Panja Komisi IV DPR akan terus mengawal kebijakan tersebut agar sistem subsidi pupuk tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga keberlanjutan kesuburan lahan pertanian nasional.(har)

DPR RI Firman Soebagyo Panja pupuk Pupuk kujang dpr
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026
Berita Terkini

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20261 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?