Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 2026

Perkuat Dukungan Moral, Sari Yuliati Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor di Bandung Barat

Maret 15, 2026

Rakor Finalisasi Perpres Ojol Fokus pada Penyempurnaan Kebijakan

Agustus 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » OJK, dan Direksi Baru BEI Koordinasi Dengan DPR, Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa
DPR

OJK, dan Direksi Baru BEI Koordinasi Dengan DPR, Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa

RedaksiBy RedaksiJuni 18, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Pimpinan DPR RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan jajaran Direksi Baru Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030 sepakat untuk membenahi total tata kelola bursa. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan koordinasi di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad serta dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dan Direktur Utama BEI yang baru ditetapkan, Jeffrey Hendrik.

Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat transparansi, integritas, dan efektivitas pengawasan bursa di tengah tuntutan peningkatan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia.

Usai pertemuan, Dasco mengatakan diskusi yang berlangsung cukup panjang tersebut difokuskan pada strategi pembenahan tata kelola Bursa Efek Indonesia agar mampu menjawab tantangan pasar yang semakin kompleks dan dinamis.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, serta Direktur Utama BEI yang baru, Jeffrey Hendrik. (jia)

“Kami barusan sudah melakukan koordinasi dan kemudian diskusi yang panjang bagaimana kemudian direksi yang baru dari Bursa Efek Indonesia dapat membenahi tata kelola bursa sehingga menjadi lebih baik ke depannya,” kata Dasco dalam konferensi pers.

Menurut dia, perbaikan tata kelola tidak hanya menjadi tanggung jawab manajemen bursa, tetapi juga memerlukan pengawasan yang lebih efektif dari regulator. Karena itu, DPR mendorong OJK untuk memperkuat fungsi pengawasan demi memastikan reformasi yang dijalankan berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kami tadi juga sudah menyampaikan kepada pihak OJK agar dalam aspek pengawasan dapat lebih baik lagi ke depan. Beberapa hal yang kami diskusikan telah menemukan titik temu untuk mewujudkan tata kelola bursa yang lebih baik,” ujar Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu.

Dasco menilai sinergi antara regulator, operator bursa, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar modal sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, serta Direktur Utama BEI yang baru, Jeffrey Hendrik, bersama jajaran manajemen bursa saat memberikan keterangan. (jia)

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa proses pemilihan tujuh anggota direksi BEI telah dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan komitmen terhadap penguatan integritas pasar modal.

Menurut Friderica, OJK menaruh harapan besar kepada kepemimpinan baru BEI untuk melanjutkan agenda reformasi yang selama ini telah dijalankan serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pasar modal nasional.

“Kami berharap dan meminta mereka berkomitmen memberikan yang terbaik bagi pengembangan Bursa Efek Indonesia ke depan, dengan mengedepankan tata kelola yang baik serta melanjutkan reformasi integritas di pasar modal,” ujarnya.

Friderica menambahkan bahwa penguatan tata kelola merupakan fondasi utama dalam membangun pasar modal yang sehat, kredibel, dan berdaya saing tinggi. Karena itu, OJK akan terus mendorong berbagai langkah perbaikan guna menciptakan ekosistem investasi yang semakin transparan dan akuntabel.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, serta Direktur Utama BEI yang baru, Jeffrey Hendrik, bersama jajaran manajemen bursa saat memberikan keterangan. (jia)

“Kita kedepankan integritas, tata kelola yang baik, dan terus melakukan berbagai perbaikan sehingga pasar modal Indonesia menjadi semakin maju, semakin berkembang, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Friderica.

*Percepat Transformasi dan Reformasi*

Di sisi lain, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa jajaran direksi baru akan segera bekerja untuk mempercepat transformasi dan reformasi di lingkungan pasar modal Indonesia. Fokus utama yang akan dijalankan adalah peningkatan transparansi, penguatan integritas, serta penyempurnaan tata kelola kelembagaan.

Menurut Jeffrey, langkah-langkah tersebut menjadi prasyarat penting agar Bursa Efek Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya di tingkat internasional dan menarik lebih banyak investor, baik domestik maupun global.

“Kami akan terus meningkatkan transparansi, integritas, dan tata kelola Bursa Efek Indonesia sehingga potensi BEI untuk menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia dapat kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, serta Direktur Utama BEI yang baru, Jeffrey Hendrik, bersama jajaran manajemen bursa saat memberikan keterangan. (jia)

Komitmen bersama antara DPR, OJK, dan manajemen baru BEI tersebut menjadi sinyal kuat bahwa reformasi tata kelola pasar modal akan menjadi agenda prioritas dalam beberapa tahun ke depan.

Pemerintah dan regulator berharap penguatan tata kelola tidak hanya meningkatkan kepercayaan investor, tetapi juga memperbesar kontribusi pasar modal terhadap pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. @ Langkah sinergis ini diharapkan menjadi katalis positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk bergerak lebih sehat, menopang perekonomian nasional, dan memperkuat basis perlindungan bagi investor retail. (Jia)

BEI Direksi Baru DPR RI OJK Reformasi
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 2026

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 2026

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 2026
Berita Terkini

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 20260 Views

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 20262 Views

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 20260 Views

Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD untuk Rakyat, Hadirkan Penerima Manfaat Hingga Teladan

Agustus 11, 20260 Views

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi

Agustus 11, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202629 Views

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

Agustus 8, 202612 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views
Pilihan Editor

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 2026

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 2026

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?