Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Menteri Imipas Instruksikan Audit Pemberian Remisi Dan Pembebasan Bersyarat

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » KPK Ungkap 3 Modus Kasus Dugaan Pemerasan Dan Gratifikasi Di Unsoed
Hukum

KPK Ungkap 3 Modus Kasus Dugaan Pemerasan Dan Gratifikasi Di Unsoed

RedaksiBy RedaksiAgustus 23, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – KPK mengungkap tiga modus dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Perkara tersebut menjerat enam tersangka, termasuk Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.

Selain Sodiq, KPK menetapkan Wakil Rektor III Norman Arie Prayogo dan Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto sebagai tersangka dari pihak kampus. Tiga tersangka lainnya berasal dari pihak swasta, yakni Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono.

Salah satu modus bermula dari permintaan uang kepada orang tua calon mahasiswa Fakultas Kedokteran. KPK menyebut Norman, melalui Dian dan Adhi, meminta uang sebesar Rp650 juta dengan sepengetahuan Sodiq.

Orang tua calon mahasiswa tersebut kemudian menyerahkan uang sesuai permintaan. Namun, anaknya tetap dinyatakan tidak lulus seleksi masuk Unsoed.

Orang tua calon mahasiswa lalu meminta seluruh uang tersebut dikembalikan. KPK menyebut Dian dan Adhi telah menggunakan uang itu untuk kepentingan pribadi.

Norman kemudian meminjam uang dari pihak swasta untuk memenuhi permintaan pengembalian tersebut. Pengembalian kepada pihak swasta selanjutnya dikaitkan dengan tiga paket pekerjaan di lingkungan Unsoed.

Tiga pekerjaan tersebut berupa pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung. KPK menyebut pekerjaan itu dikerjakan CV milik Mulyono dan pembayarannya dialihkan kepada pihak swasta untuk menutup pengembalian uang.

Modus lain berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri pada 2025 dan 2026. KPK menyebut Sodiq memberikan perintah kepada Mulyono melalui kode tertentu dalam pengurusan calon mahasiswa.

“Dengan memberikan perintah dalam rangka penerimaan mahasiswa baru dengan kode ‘jangan diminta di awal, jika dikasih bilang terima kasih’,” kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, Sabtu (22/8/2026).

Menurut KPK, Mulyono kemudian menerima uang dari sejumlah pihak untuk kepentingan Sodiq. Penyidik sejauh ini menemukan penerimaan uang sekitar Rp680 juta dalam perkara tersebut.

KPK juga menyebut Sodiq memerintahkan Mulyono membayar pembelian tiga bidang tanah yang diatasnamakan dirinya. Dalam skema tersebut, Mulyono disebut bertindak sebagai penerima sekaligus pengelola uang untuk Sodiq.

Sementara itu, Eko Sumanto diduga berkomunikasi dengan pihak pengepul calon mahasiswa. KPK menyebut Eko, dengan sepengetahuan Sodiq, melakukan negosiasi mengenai mahar penerimaan mahasiswa jalur mandiri.

Setelah kesepakatan tercapai, Eko diduga menerima uang dari salah satu pihak pengepul calon mahasiswa. KPK menyebut jumlah uang yang ditemukan dalam penerimaan tersebut mencapai sekitar Rp1,12 miliar. (erc).

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 2026

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Penyidik KPK Masih Menunggu Kehadiran Nusron Wahid

Oktober 15, 2026
Berita Terkini

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 20260 Views

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 20260 Views

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 20260 Views

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 20260 Views

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 2026

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 2026

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?