Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Maximo Quiles Juara Dunia Hasil Race Moto3, Vega Pratama Urutan Ke-6 Di Sirkuit Mandalika

Oktober 11, 2026

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 2026

Pembekalan Dan Perkuat Kewirausahaan UMKM Desa Pilang 

Oktober 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » GKR Hemas: Indonesia Butuh Pemimpin Berkarakter, bukan hanya Pintar
DPD

GKR Hemas: Indonesia Butuh Pemimpin Berkarakter, bukan hanya Pintar

RedaksiBy RedaksiJuni 20, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Mataparlemen.id.– Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas mengingatkan bahwa Indonesia tidak kekurangan generasi muda yang cerdas dan berprestasi.

Tapi, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini justru pada upaya melahirkan pemimpin yang berkarakter, berintegritas, dan tetap berpegang pada nilai-nilai budaya di tengah derasnya arus globalisasi dan teknologi.

Menurut Senator asal Daerah Istimewa Yogyakarta ini, kemajuan teknologi, kecerdasan buatan, dan keterbukaan informasi telah menghadirkan berbagai peluang baru bagi generasi muda.

Namun, di balik kemajuan tersebut, terdapat tantangan besar yang perlu dihadapi, yakni menjaga identitas dan jati diri bangsa agar tidak tergerus oleh pengaruh global yang semakin kuat.

Baca juga:

Pemimpin adalah Orang yang Mampu mengubah Persepsi Publik, Bukan Hanya Ikuti Arus

“Salah satu tantangan terbesar bangsa kita saat ini bukan hanya persoalan ekonomi dan teknologi, melainkan persoalan identitas,” tegas GKR Hemas saat pembukaan acara National Leadership Camp 2026 di Auditorium Vokasi Universitas Indonesia (UI), Sabtu (20/6/2026).

Di hadapan 750 peserta yang terdiri dari 300 awardee Rumah Kepemimpinan dan 450 delegasi pemuda lintas organisasi serta kampus, GKR Hemas menegaskan bahwa kepemimpinan sejati tidak lahir hanya dari kecerdasan akademik atau penguasaan teknologi.

Kepemimpinan dibentuk oleh nilai, karakter, dan pandangan hidup yang menjadi dasar seseorang dalam mengambil keputusan dan menggunakan kewenangan yang dimilikinya.

“Ketika kita bicara kepemimpinan, pada hakikatnya kita sedang bicara tentang nilai-nilai budaya yang menjadi fondasi dari tindakan seorang pemimpin,” jelasnya.

GKR Hemas menilai berbagai persoalan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa, termasuk penyalahgunaan kewenangan dan menurunnya integritas di ruang publik, menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan dan pembangunan ekonomi belum tentu berjalan seiring dengan penguatan karakter.

Karena itu, pembangunan bangsa perlu dibarengi dengan pembangunan karakter yang berakar pada nilai-nilai kebudayaan Indonesia.

“Kita juga memerlukan pembangunan karakter yang berakar pada nilai-nilai kebudayaan bangsa,” kata GKR Hemas.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal budaya yang sangat kuat melalui nilai gotong royong, musyawarah, tepa selira, serta penghormatan terhadap keberagaman.

Nilai-nilai tersebut harus menjadi fondasi dalam membangun kepemimpinan masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.

“Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Indonesia juga tidak kekurangan orang yang memiliki kemampuan teknis dan akademik yang baik,” kata GKR Hemas.

Menurutnya, yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah generasi yang mampu memadukan kecerdasan dengan integritas, kemampuan dengan kepedulian, serta keberanian dengan kebijaksanaan dalam mengemban amanah kepemimpinan.

“Yang kita butuhkan adalah generasi yang mampu menggabungkan kecerdasan dengan integritas, kemampuan dengan kepedulian, keberanian dengan kebijaksanaan, berkarakter, dan cinta pada sejarah bangsanya,” tegas GKR Hemas.

GKR Hemas berharap para peserta National Leadership Camp 2026 mampu menjadi generasi yang siap bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan identitas kebangsaannya.

Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan seiring dengan pemahaman terhadap budaya dan karakter bangsa Indonesia.

“Harapan saya banyak, mereka tidak hanya punya kekuatan fisik dan pikiran, tapi justru jangan meninggalkan budaya bangsa. Identitas bangsa sendiri, bangsa Indonesia, harus ditekankan kepada anak-anak kita ini,” ujar GKR Hemas.

Ia menambahkan bahwa tantangan yang akan dihadapi generasi muda ke depan akan semakin besar dan kompleks. Karena itu, kemajuan dan daya saing harus dibangun di atas fondasi budaya yang kuat agar Indonesia memiliki pemimpin yang mampu membawa bangsa maju tanpa kehilangan jati dirinya.

“Dalam menghadapi perkembangan global, anak muda selain ditekankan terus maju mengikuti zaman, tetapi tetap harus memegang teguh budayanya sendiri, ini menjadi kekuatan sebagai manusia Indonesia,” pungkasnya. (amar)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Program KPTDP dan Perlinsos Terkendala di Daerah, Mendagri dan Kemensos Diminta Turun Tangan

Oktober 5, 2026

Ketua DPD Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional

September 25, 2026

Pertemuan Ketua DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 Dan Penataan Demokrasi

September 21, 2026
Berita Terkini

Prabowo-El Sisi Sepakat Perkuat Kerjasama Investasi Indonesia Dan Mesir

Oktober 11, 20260 Views

Evaluasi Panja Haji DPR, Akomodasi Hotel Terlalu Jauh Dari Masjidil Haram Dicoret

Oktober 11, 20260 Views

Indonesia Dan Mesir Sepakat Solusi 2 Negara Untuk Palestina

Oktober 11, 20260 Views

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026,Marc Marquez Posisi 6

Oktober 11, 20260 Views

Diaspora Indonesia Desak Gibran Mundur Dan Minta Maaf

Oktober 11, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views
Pilihan Editor

Prabowo-El Sisi Sepakat Perkuat Kerjasama Investasi Indonesia Dan Mesir

Oktober 11, 2026

Evaluasi Panja Haji DPR, Akomodasi Hotel Terlalu Jauh Dari Masjidil Haram Dicoret

Oktober 11, 2026

Indonesia Dan Mesir Sepakat Solusi 2 Negara Untuk Palestina

Oktober 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?