MataParlemen.id – Persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang akan digelar pada 14 Agustus 2026 telah mencapai sekitar 90 persen. Sekretariat Jenderal MPR, DPR, dan DPD RI terus mematangkan berbagai kebutuhan teknis, termasuk menggelar gladi kotor bersama seluruh pengisi acara.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini mengatakan gladi kotor dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai susunan acara dan tata laksana yang telah disiapkan.
“Hari ini kami dari ketiga kesekjenan MPR, DPR, dan DPD melakukan gladi kotor dengan seluruh pengisi acara untuk pelaksanaan Sidang Tahunan dan Sidang Bersama,” ujar Suprihartini kepada Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB. Agenda kenegaraan tersebut akan dihadiri Presiden RI, Wakil Presiden RI, serta sejumlah tamu undangan.
Suprihartini menjelaskan, dalam Sidang Tahunan MPR RI, Presiden akan menyampaikan laporan mengenai kinerja lembaga-lembaga negara. Sementara pada Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memaparkan capaian pembangunan pemerintah.
“Pada Sidang Tahunan MPR RI, Bapak Presiden akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara. Sedangkan untuk Sidang Bersama DPR dan DPD RI, nanti Bapak Presiden akan menyampaikan pidato dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan juga capaian-capaian pembangunan,” jelasnya.
Setelah rangkaian Sidang Tahunan dan Sidang Bersama selesai, agenda kenegaraan akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR RI. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 14.30 WIB dengan agenda penyampaian keterangan pemerintah atas RUU tentang RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Dalam rapat paripurna tersebut, Presiden akan menyampaikan pengantar atau keterangan pemerintah mengenai RUU tentang RAPBN 2027, berikut nota keuangan dan dokumen pendukungnya.
“Untuk rapat paripurna RAPBN, Bapak Presiden akan menyampaikan pengantar atau keterangan pemerintah terhadap RUU tentang RAPBN Tahun Anggaran 2027 beserta nota keuangan dan dokumen-dokumennya,” kata Suprihartini.
Ia menuturkan, pematangan teknis masih terus dilakukan mengingat pelaksanaan seluruh agenda tinggal dua hari lagi. Suprihartini optimistis persiapan dapat mencapai 100 persen setelah gladi bersih yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (13/8/2026).
“Kami perkirakan sudah mencapai sekitar 90 persen, mungkin besok sudah bisa 100 persen, karena besok sudah akan dilakukan lagi gladi bersih. Mudah-mudahan semua acara, semua rangkaian acara ini dapat kita laksanakan sesuai dengan rencana,” ujarnya.
Selain kesiapan teknis acara, aspek keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar Kompleks Parlemen turut menjadi perhatian. Pengaturan lalu lintas, termasuk kemungkinan rekayasa maupun penutupan sementara sejumlah akses jalan, akan dikoordinasikan dengan aparat keamanan.
Suprihartini mengatakan informasi mengenai ruas jalan yang terdampak pengaturan lalu lintas serta akses yang masih dapat dilalui masyarakat akan disampaikan melalui kanal informasi yang telah disiapkan.
“Biasanya akan ada pengaturan keamanan dan lalu lintas oleh pihak keamanan, baik Polri maupun pihak-pihak yang lain. Pasti ini akan mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat,” tuturnya.
Karena itu, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar pengamanan agenda kenegaraan tetap berjalan optimal, namun di sisi lain dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan.
Untuk kesiapan gedung, dekorasi, serta berbagai unsur pendukung lainnya, Suprihartini memastikan seluruhnya telah dikoordinasikan dan dilaporkan kepada pimpinan MPR, DPR, dan DPD RI. Seluruh persiapan tersebut diharapkan rampung sebelum pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama pada Jumat, 14 Agustus 2026.(As)


