Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

Gugatan Ijazah Gibran Tidak Dapat Diterima MK

Oktober 6, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Penerima Manfaat MBG Sebanyak 6 Juta Data Ganda Harus Diusut
DPR

Penerima Manfaat MBG Sebanyak 6 Juta Data Ganda Harus Diusut

RedaksiBy RedaksiAgustus 8, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menanggapi temuan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengenai ketidakakuratan data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan hasil pendataan BGN, ditemukan sekitar 6 juta data ganda penerima manfaat program tersebut.

“Temuan 6 juta data ganda penerima MBG harus segera ditindaklanjuti secara serius. Data ganda menunjukkan masih adanya ketidaksinkronan basis data antarlembaga yang berpotensi membuat penyaluran program tidak tepat sasaran,” kata Zainul di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

“Kami meminta BGN segera melakukan pemutakhiran dan verifikasi data secara menyeluruh agar tidak ada lagi penerima manfaat yang tercatat lebih dari satu kali,” tambahnya.

Menurut Zainul, BGN perlu melakukan penyisiran dan validasi data secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi celah penerima ganda dalam program MBG.

Langkah tersebut penting agar anggaran negara benar-benar dimanfaatkan untuk menjangkau anak-anak yang belum memperoleh manfaat program.

“Temuan ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola data penerima MBG. Jangan sampai masih ada anak yang membutuhkan program MBG ini tapi malah belum tersentuh program ini sama sekali,” tegasnya.

Zainul menekankan bahwa masih banyak anak-anak di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang membutuhkan Program MBG.

Di berbagai daerah tersebut, anak-anak masih menghadapi persoalan kerawanan pangan, keterbatasan akses terhadap makanan bergizi, angka stunting yang relatif tinggi, serta kondisi ekonomi keluarga yang belum memadai.

Oleh karena itu, kehadiran Program MBG menjadi sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi, meningkatkan kesehatan, serta mendukung konsentrasi dan prestasi belajar mereka di sekolah.

“Jangan sampai ada anak yang terlewat hanya karena persoalan administrasi. Dengan menutup celah data ganda, pemerintah memiliki ruang untuk memperluas cakupan penerima manfaat sehingga semakin banyak anak, khususnya di daerah 3T, dapat menikmati Program MBG,” katanya.

Zainul menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia.

Oleh karena itu, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh akurasi data penerima manfaat.

“Program unggulan Presiden Prabowo ini harus benar-benar mampu menjangkau anak-anak yang paling membutuhkan. Perbaikan data bukan sekadar urusan administrasi, melainkan langkah penting untuk memastikan keadilan, efektivitas, dan pemerataan manfaat program di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui, data ganda penerima MBG ditemukan pada siswa SMP/MTs yang tercatat sebagai penerima manfaat di dua instansi berbeda, yakni Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya integrasi dan sinkronisasi data antarkementerian agar penyaluran Program MBG semakin tepat sasaran. (erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Komisi II DPR RI Dorong Ombudsman Perkuat Pelayanan Publik

Oktober 6, 2026
Berita Terkini

KPK Panggil Nusron Wahid Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Oktober 7, 20260 Views

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 20261 Views

Pemerintah Akan Lakukan Penertiban Lapas Usai Video Viral Rutan Depok

Oktober 6, 20260 Views

Menkeu Beri Sinyal Belanja APBN 2026 Naik

Oktober 6, 20260 Views

Gugatan Ijazah Gibran Tidak Dapat Diterima MK

Oktober 6, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20264 Views

Dirgahayu TNI ke-81, Sukamta: TNI Semakin Kuat, Pertahanan Indonesia Semakin Kokoh

Oktober 6, 20263 Views
Pilihan Editor

KPK Panggil Nusron Wahid Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Oktober 7, 2026

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

Pemerintah Akan Lakukan Penertiban Lapas Usai Video Viral Rutan Depok

Oktober 6, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?