Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Perkuat Fungsi Pengawasan Kawal Aktivitas Pasar Modal

Juni 18, 2026

Perkuat Struktur Ekonomi dan Diversifikasi Perdagangan Cara Cegah Rupiah Tak Bergantung pada Dolar

Juni 18, 2026

OJK, dan Direksi Baru BEI Koordinasi Dengan DPR, Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa

Juni 18, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Program Serap Aspirasi Masyarakat MPR RI: Senator Jawa Barat Gandeng Lansia
MPR

Program Serap Aspirasi Masyarakat MPR RI: Senator Jawa Barat Gandeng Lansia

RedaksiBy RedaksiJuni 19, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari unsur Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) RI, Agita Nurfianti pada kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Kamis (18/6/2026), di Kecamatan Lengkong, Bandung. (Foto: DPD RI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari unsur Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) RI, Agita Nurfianti melakukan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia, Kamis (18/6/2026), di Kecamatan Lengkong, Bandung.

Kegiatan ini mengangkat tema “Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara Menurut UUD NRI Tahun 1945”, dengan fokus pada isu perlindungan anak, pendidikan, pelayanan publik, hak penyandang disabilitas, hingga kesejahteraan lanjut usia.

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) ini menegaskan bahwa setiap warga negara, termasuk anak-anak, penyandang disabilitas, dan lansia, memiliki hak konstitusional yang wajib dipenuhi negara sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Negara wajib hadir memastikan setiap warga negara mendapatkan hak-haknya, mulai dari pendidikan, perlindungan sosial, pelayanan kesehatan, hingga kesempatan yang setara dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Senator Agita.

Menurutnya, saat ini jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat. Kondisi ini merupakan indikator keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan dan kesejahteraan. Namun di sisi lain, kita juga perlu memastikan bahwa para lansia memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang baik, jaminan sosial yang memadai, lingkungan yang ramah lansia, serta dukungan keluarga dan masyarakat yang kuat.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin menghargai jasa para orang tua dan lansia. Nilai-nilai kesabaran, kerja keras, gotong royong, dan kecintaan terhadap bangsa yang telah diteladankan oleh generasi terdahulu harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Pada forum dialog, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait perlindungan anak, khususnya penanganan anak terlantar dan pentingnya penyisiran terhadap anak-anak yang putus sekolah agar dapat kembali memperoleh akses pendidikan melalui program Sekolah Gratis, Program Indonesia Pintar (PIP), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Selain itu, masyarakat juga menyoroti keberadaan Program Pendidikan Sekolah Maung sebagai inovasi pendidikan. Menanggapi hal tersebut, Agita menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas segala masukan yang telah disampaikan. Ini akan menjadi bahan evaluasi di tahun berikutnya, mengingat program ini masih tergolong baru. Namun demikian, sekolah-sekolah lain juga perlu tetap mempertahankan kelas unggulannya,” kata Agita.

Isu lain yang mengemuka adalah mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia dan upaya pencegahan stunting pada kelompok usia rentan, yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih dalam kebijakan sosial.

Dalam sesi diskusi mengenai hak dan kewajiban warga negara, Agita menegaskan pentingnya mendahulukan kewajiban sebagai landasan memperoleh hak.

“Ketika kita berbicara tentang hak dan kewajiban, maka kewajiban harus lebih dulu dijalankan. Dari sana, hak akan mengikuti sebagai konsekuensi dari sistem yang berjalan dengan baik,” jelasnya.

Forum juga membahas pentingnya pelayanan publik di tingkat kecamatan. Agita menegaskan bahwa kecamatan memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat, sementara masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan yang baik, cepat, dan adil.

Tak hanya itu, pembahasan mengenai kebebasan berpendapat juga menjadi perhatian, di mana Agita menekankan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional yang harus dijaga, sepanjang dilakukan secara bertanggung jawab.

Dalam konteks ketenagakerjaan, Agita juga menyoroti pentingnya memberikan porsi yang sama bagi penyandang disabilitas dalam dunia kerja, sebagai bentuk nyata dari keadilan sosial dan kesetaraan kesempatan.

Menutup kegiatan, Agita kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan lansia, mengingat kelompok lanjut usia merupakan bagian penting dari pembangunan bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi negara.

“Lansia adalah sumber hikmah, pengalaman, dan keteladanan. Kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah, keluarga, maupun masyarakat,” ungkapnya.

“Kepada para lansia, saya berpesan agar tetap menjaga kesehatan, tetap aktif sesuai kemampuan, menjaga semangat hidup, dan terus menjadi teladan bagi anak-anak serta cucu-cucu kita. Kehadiran dan nasihat Bapak dan Ibu sekalian sangat berarti bagi keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Lengkong Wiwit Afiantoro, jajaran lurah se-Kecamatan Lengkong, tokoh masyarakat, serta para lansia yang tergabung dalam Lembaga Lanjut Usia Indonesia se-Kecamatan Lengkong, Bandung.

Melalui kegiatan penyerapan aspirasi ini, Agita mendapat berbagai masukan, harapan, maupun permasalahan yang dihadapi. Aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti untuk dibahas di tingkat pusat di Jakarta serta akan menjadi bahan penting dalam memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, khususnya para lansia. (har)

#senator jawa barat MPR Senator agita Serap aspirasi mpr
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Ketua Fraksi PKS MPR RI Tifatul Sembirig Sampaikan Gagasan Konsep “Ekonomi Utara”

Juni 15, 2026

Ibas: Transformasi Digital Mampu Jadikan Indonesia Sebagai Kekuatan Ekonomi Terbesar di Asia Tenggara

Juni 13, 2026

MBG, Penghormatan pada Martabat Anak Sekolah

Juni 11, 2026
Berita Terkini

Program Serap Aspirasi Masyarakat MPR RI: Senator Jawa Barat Gandeng Lansia

Juni 19, 202625 Views

DPR Perkuat Fungsi Pengawasan Kawal Aktivitas Pasar Modal

Juni 18, 202627 Views

ASEAN Didorong Miliki Mata Uang Regional

Juni 18, 202613 Views

Perkuat Struktur Ekonomi dan Diversifikasi Perdagangan Cara Cegah Rupiah Tak Bergantung pada Dolar

Juni 18, 202627 Views

OJK, dan Direksi Baru BEI Koordinasi Dengan DPR, Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa

Juni 18, 20266 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

DPR Perkuat Fungsi Pengawasan Kawal Aktivitas Pasar Modal

Juni 18, 20267 Views

OJK, dan Direksi Baru BEI Koordinasi Dengan DPR, Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa

Juni 18, 20266 Views

Ketua Fraksi PKS MPR RI Tifatul Sembirig Sampaikan Gagasan Konsep “Ekonomi Utara”

Juni 15, 20264 Views
Pilihan Editor

Program Serap Aspirasi Masyarakat MPR RI: Senator Jawa Barat Gandeng Lansia

Juni 19, 2026

DPR Perkuat Fungsi Pengawasan Kawal Aktivitas Pasar Modal

Juni 18, 2026

ASEAN Didorong Miliki Mata Uang Regional

Juni 18, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?