MataParlemen.id- Panitia lokal Muktamar ke- 35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, memastikan jadwal pemilihan ketua umum dan rais am pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) digelar pada Minggu (30/8/2026) malam.
Hal ini dikarenakan sidang pleno 3 dengan agenda voting untuk menentukan opsi dengan sistem satu orang satu suara atau one man one vote dan penjaringan nama calon dari pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) melalui mekanisme ahlul halli wal aqdi (AHWA), hingga Minggu dini hari belum selesai.
“Untuk pemiliihan ketua umum diagendakan Minggu malam dan Senin besoknya penutupan,” kata Ketua panitia lokal KH Abdurrozaq Sholeh atau biasa dikenal Gus Rozak, Sabtu (29/8/2026) malam.
Gus Rozak mengatakan masih banyak tahapan agenda yang belum diselesaikan seperti pemilihan ahlul halli wal aqdi (AHWA) hingga proses tabulasi, termasuk penghitungan ulang hasil voting.
“Ini nanti hasilnya keputusannya bagaimana, hasilnya bagaimana, kita jalankan lagi, kita hitung lagi. Ini dinamika yang biasa,” jelasnya.
Gus Rozak mengungkapkan sidang pleno akan dilanjutkan pada Minggu pagi.
“Kita agendakan jam 08.00-09.00 WIB agar muktamirin badannya segar,” pungkasnya. (erc)





