Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda Percepat Implementasi Wajib Halal

September 23, 2026

Jenazah Di Pulau Enggano Bengkulu Diduga ABK KM Arupadhatu 1 Surakman

September 23, 2026

BMKG Prediksi awal Musim Hujan Bulan November Lebih Lambat

September 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan Dan Beras Subsidi Hadapi Kemarau
Nasional

Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan Dan Beras Subsidi Hadapi Kemarau

RedaksiBy RedaksiSeptember 11, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan harga pangan di tengah musim kemarau yang berpotensi mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan langkah antisipasi perlu dilakukan karena musim kemarau dan masa paceklik mulai memengaruhi pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok.

“Karena sekarang lagi musim kering, musim peceklik, harga mulai sedikit-sedikit naik. Oleh karena itu pemerintah mengambil langkah untuk menghadapi kondisi tersebut,” kata Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja bersama Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani di KDKMP Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat,(11/9/2026).

Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah adalah mempercepat penyelesaian penyaluran bantuan pangan beras bagi masyarakat penerima manfaat yang sebelumnya dialokasikan untuk Juli, Agustus, dan September.

Bantuan tersebut diberikan sebanyak 10 kilogram beras setiap bulan. Dengan demikian, penerima manfaat akan mendapatkan total 30 kilogram beras untuk periode tiga bulan.

“Harusnya Juli, Agustus, September itu 10 kilogram, tetapi sekarang September akan kita selesaikan sekaligus 30 kilogram,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, bantuan pangan itu menyasar sekitar 33,2 juta penerima manfaat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data

penerima bantuan pemerintah.

Pemerintah juga akan kembali menyalurkan bantuan pangan beras untuk periode Oktober, November, dan Desember. Total bantuan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap mencapai 30 kilogram.

“Artinya ada satu juta ton lagi yang akan dibagi nanti Oktober atau November sekaligus 30 kilogram,” katanya.

Selain bantuan pangan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, pemerintah menyiapkan sekitar satu juta ton beras subsidi yang akan disalurkan melalui pasar-pasar tradisional pada Oktober hingga Desember.

Beras subsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang masih memiliki kemampuan membeli beras, tetapi membutuhkan komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Pemerintah menargetkan harga beras subsidi tersebut berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan beras di pasar sekaligus menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat selama musim kemarau.

Tak hanya beras, pemerintah juga menyiapkan subsidi tepung untuk membantu pelaku usaha pangan, termasuk para perajin kue serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Karena perajin-perajin kue ini tidak boleh impor beras lagi, kita turunkan harganya. Ada 380 ribu ton yang segera disiapkan untuk membuat kue dan berbagai usaha masyarakat,” kata Zulkifli.

Tepung tersebut disiapkan sekitar 380 ribu ton dengan harga subsidi yang ditetapkan sekitar Rp11.000 per kilogram.

Pemerintah juga menyiapkan jagung bersubsidi bagi peternak rakyat sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan sekaligus mendukung keberlangsungan usaha masyarakat di tengah musim kemarau.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, pemerintah berharap ketersediaan pangan tetap terjaga, harga kebutuhan pokok tetap terkendali, dan daya beli masyarakat dapat dipertahankan selama menghadapi musim kemarau. (erc).

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Presiden Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan Sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Oktober 2, 2026

LHKPN Menteri Perindustrian Yang Baru Sarmuji 14,9 M Termasuk Kapal Tanker

Oktober 1, 2026

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 2026
Berita Terkini

Golkar Usul Pemisahan Pilpres Dan Pileg Dalam RUU Pemilu

Oktober 2, 20260 Views

KPK Panggil 4 Saksi Swasta Kasus Korupsi ATR/BPN

Oktober 2, 20260 Views

Ariawan Titip Pesan ke KWP: Jaga Persatuan, Rawat Soliditas

Oktober 2, 20262 Views

Presiden Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan Sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Oktober 2, 20260 Views

Bamsoet: Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman dan Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Oktober 1, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 20265 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Ariawan: MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

September 27, 20264 Views
Pilihan Editor

Golkar Usul Pemisahan Pilpres Dan Pileg Dalam RUU Pemilu

Oktober 2, 2026

KPK Panggil 4 Saksi Swasta Kasus Korupsi ATR/BPN

Oktober 2, 2026

Ariawan Titip Pesan ke KWP: Jaga Persatuan, Rawat Soliditas

Oktober 2, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?