Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Pratikno : Wajib Halal Dukung Daya Saing Industri Dalam Negeri

September 26, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » BMKG Prediksi awal Musim Hujan Bulan November Lebih Lambat
Peristiwa

BMKG Prediksi awal Musim Hujan Bulan November Lebih Lambat

RedaksiBy RedaksiSeptember 23, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan 2026/2027 akan datang lebih lambat di sebagian besar wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dipengaruhi faktor fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat yang terjadi bersamaan dengan fase positif Indian Ocean Dipole (IOD).

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, pemantauan pada akhir Agustus 2026 menunjukkan anomali suhu muka laut di wilayah Nino3.4 mencapai +2,83 derajat Celsius. Sementara indeks ENSO periode Juli-Agustus-September (JAS) tercatat +2,63.

“El Nino dan IOD yang terjadi bersamaan ini memperparah dan memperpanjang periode kekeringan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat,” kata Faisal dalam konferensi pers Prediksi Musim Hujan di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

BMKG memperkirakan sebanyak 529 Zona Musim (ZOM) atau 61,08 persen wilayah Indonesia mengalami awal musim hujan yang mundur dibandingkan rata-rata klimatologis.

Sebagian besar wilayah diprediksi baru memasuki musim hujan pada November dan Desember 2026.

Sebanyak 185 ZOM atau 24,66 persen wilayah diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada November 2026. Sementara 266 ZOM atau 17,31 persen wilayah baru memasuki musim hujan pada Desember 2026.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, meski datang lebih lambat, sifat musim hujan 2026/2027 secara umum diprediksi berada pada kondisi normal.

“Musim hujan 2026/2027 umumnya bersifat normal pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia,” ujar Ardhasena.

Namun, sebanyak 147 ZOM atau 18,55 persen wilayah diprediksi mengalami curah hujan lebih basah dari normal. Adapun 42 ZOM atau 11,69 persen diperkirakan mengalami kondisi lebih kering dari normal.

BMKG juga memperkirakan durasi musim hujan 2026/2027 lebih pendek dibandingkan normalnya.

Sebanyak 482 ZOM atau 51,90 persen luas daratan Indonesia diprediksi mengalami musim hujan lebih singkat dari biasanya.

Sementara itu, 60 ZOM atau 8,58 persen wilayah diprediksi mengalami musim hujan lebih panjang dan 40 ZOM atau 5,06 persen berlangsung sesuai kondisi normal.

Puncak musim hujan diperkirakan terjadi secara bertahap. Sebanyak 155 ZOM atau 36,94 persen wilayah diprediksi mengalami puncak hujan pada Desember 2026, 162 ZOM atau 25,68 persen pada Januari 2027, dan 190 ZOM atau 16,79 persen pada Februari 2027.

Direktur Perubahan Iklim BMKG A. Fachri Radjab mengatakan, dampak El Nino saat ini terlihat dari kondisi kekeringan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan pemantauan BMKG, sevanyak 556 ZOM atau 61,91 persen luas daratan Indonesia masih mengalami musim kemarau.

Sejumlah wilayah juga mengalami hari tanpa hujan (HTH) lebih dari 60 hari. Kondisi terpanjang tercatat di Bantul, dengan periode tanpa hujan mencapai 131 hari atau lebih dari empat bulan.

“Bahkan El Nino 2026 menyebabkan terjadinya periode kemarau pada beberapa ZOM dengan tipe hujan sepanjang tahun,” kata Fachri.

BMKG mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mewaspadai kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya pada September-Oktober.

Di sisi lain, kesiapsiagaan terhadap banjir dan longsor juga perlu ditingkatkan menjelang awal dan puncak musim hujan.

BMKG juga meminta pemerintah dan masyarakat menghemat penggunaan air, meningkatkan kapasitas tampungan air, menyesuaikan jadwal tanam, serta mengantisipasi dampak terhadap sektor pangan, kesehatan, dan lingkungan.

Lebih jauh, masyarakat juga diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca dan iklim dari kanal resmi BMKG sebagai acuan dalam mengambil langkah antisipasi.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

1527 Kasus Influenza Tercatat di Indonesia : DKI Dan Jabar Tertinggi

September 30, 2026

Dituding Antek Asing, Ratusan Massa Geruduk Kantor WALHI

September 29, 2026
Berita Terkini

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 20261 Views

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20262 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?