Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Serang Lebanon, Mahfuz Sidik: Israel Sabotase Gencatan Senjata AS-Iran

April 10, 2026

Formappi Kritik Sikap KPK Tak Tahan Anggota DPR Tersangka Korupsi CSR BI Demi OTT

April 9, 2026

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Optimalkan Aset Negara, Mafirion Dorong Evaluasi Pengelolaan GBK
DPR

Optimalkan Aset Negara, Mafirion Dorong Evaluasi Pengelolaan GBK

RedaksiBy RedaksiJanuari 26, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mafirion, mendorong Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melakukan evaluasi menyeluruh pengelolaan aset negara untuk mengoptimalkan penerimaan dan nilai manfaat bagi negara.

Salah satu contoh nyata yang disorot Mafirion adalah pengelolaan kawasan Gelora Bung Karno (GBK), yang dinilainya belum dikelola secara maksimal meskipun memiliki nilai strategis dan ekonomi yang sangat tinggi.

“Kementerian Sekretariat Negara adalah salah satu kementerian dengan aset paling besar dan paling strategis. Nilai lahan di kawasan GBK saat ini bisa mencapai di atas Rp100 miliar per hektare. Ini aset negara yang sangat ‘seksi’ dan tidak boleh dikelola secara biasa-biasa saja,” ujar Mafirion saat Rapat Kerja dengan Menteri Sekretaris Negara di Gedung DPR, Senin, (26/1/2026).

Ia menjelaskan, jika kawasan GBK dimanfaatkan secara optimal, bahkan hanya dari penyewaan untuk kegiatan olahraga, potensi pendapatan bisa mencapai Rp5–8 miliar per hektare per tahun.

Sementara dalam praktiknya, tarif sewa GBK untuk satu kegiatan saja bisa mencapai Rp1 miliar hanya untuk membuka pintu stadion.

“Untuk kegiatan sederhana seperti gerak jalan di pagi hari, dengan peserta sekitar 3.000 orang, biayanya bisa lebih dari Rp300 juta, itu pun belum termasuk biaya kebersihan. Ini menunjukkan bahwa tidak ada sejengkal tanah di GBK yang tidak bernilai ekonomi,” tegasnya.

Namun demikian, Mafirion menilai capaian pendapatan GBK yang berkisar Rp500–700 miliar per tahun, bahkan sekitar Rp720 miliar, masih jauh dari potensi sesungguhnya.

Menurutnya, kondisi ini patut menjadi bahan evaluasi serius terhadap model pengelolaan dan kualitas SDM pengelola aset.

“Kalau hasilnya hanya segitu, maka perlu dipertanyakan efektivitas struktur direksi dan manajemen yang ada. Evaluasi total terhadap direksi dan SDM pengelola menjadi keniscayaan. Pengelolaan aset strategis harus dipimpin oleh orang-orang yang punya visi pengembangan dan keberanian melakukan terobosan,” kata

Mafirion.Ke depan, ia mendorong agar pendapatan dari pengelolaan GBK dan aset negara lainnya dapat ditingkatkan secara signifikan.

Mafirion menilai, pada 2026 pendapatan GBK semestinya bisa mencapai Rp6 triliun per tahun sehingga Kemensetneg tidak lagi bergantung pada rupiah murni dari APBN.

“Kalau penerimaan negara bukan pajak (PNBP) bisa dioptimalkan, pembiayaan tidak perlu lagi mengandalkan APBN atau skema RUBN. Ini soal keberanian dan profesionalisme dalam mengelola aset,” ujarnya.

Mafirion menegaskan, optimalisasi aset negara tidak hanya soal nilai ekonomi, tetapi juga menyangkut tata kelola yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan negara.

Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap SDM, sistem administrasi, dan arah kebijakan pengelolaan aset harus segera dilakukan.

“Sudah saatnya aset negara dikelola secara modern dan profesional. Evaluasi SDM adalah kunci agar potensi besar ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi negara,” pungkasnya. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Rencana Pajaki Pedagang Online, Komisi VI DPR Minta Jangan Sampai Bebani Pelaku Usaha Kecil!

April 10, 2026

Komisi IX DPR Desak Pekerja Miskin Dapat Jaminan Ketenagakerjaan

April 10, 2026

Terima Aspirasi Asosiasi MRP, DPD RI Dorong Evaluasi Keamanan dan Kesejahteraan di Tanah Papua

April 10, 2026
Berita Terkini

Rencana Pajaki Pedagang Online, Komisi VI DPR Minta Jangan Sampai Bebani Pelaku Usaha Kecil!

April 10, 20261 Views

Komisi IX DPR Desak Pekerja Miskin Dapat Jaminan Ketenagakerjaan

April 10, 20260 Views

Terima Aspirasi Asosiasi MRP, DPD RI Dorong Evaluasi Keamanan dan Kesejahteraan di Tanah Papua

April 10, 20261 Views

Rachmat Gobel: Di Tengah Konflik Global, Ekonomi Nasional Harus Mandiri

April 10, 20261 Views

Manaker: Efisiensi Tak Pengaruhi Program Magang Nasional

April 10, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20266 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Serang Lebanon, Mahfuz Sidik: Israel Sabotase Gencatan Senjata AS-Iran

April 10, 20264 Views
Pilihan Editor

Rencana Pajaki Pedagang Online, Komisi VI DPR Minta Jangan Sampai Bebani Pelaku Usaha Kecil!

April 10, 2026

Komisi IX DPR Desak Pekerja Miskin Dapat Jaminan Ketenagakerjaan

April 10, 2026

Terima Aspirasi Asosiasi MRP, DPD RI Dorong Evaluasi Keamanan dan Kesejahteraan di Tanah Papua

April 10, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?