Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Bambang Purwanto : Potensi Kesenjangan Antara Kota Dan Desa Ancam Regenerasi Petani

September 22, 2026

BAKN Kunjungi Telkom, Dorong Penguatan Transparansi, Akuntabilitas & Tata Kelola BUMN

Juli 10, 2026

DPR Gerak Cepat Tangani Aduan Konflik Agraria, Pekan Depan Gelar Raker Libatkan Lintas Komisi

Juni 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Serang Lebanon, Mahfuz Sidik: Israel Sabotase Gencatan Senjata AS-Iran
Headline

Serang Lebanon, Mahfuz Sidik: Israel Sabotase Gencatan Senjata AS-Iran

RedaksiBy RedaksiApril 10, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Sekjen Partai Gelora Mahfuz Sidik, Ketua Komisi I DPR 2010-2017 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata untuk masa dua pekan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, Rabu (8/4/2026) waktu setempat, pada saat yang sama militer Israel memborbardir wilayah Lebanon Selatan, Lebanon.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, telah menginformasikan kepada pihak Pakistan—sebagai mediator gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dan Iran—bahwa Israel telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Setelah pemberitahuan tersebut, militer Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) langsung melakukan serangan balasan ke wilayah Israel pada hari yang sama.

Kekhawatiran akan terjadi sabotase dari Israel untuk menggagalkan kesepakan gencatan senjata dalam perang di Teluk Persia, seperti dikhawatiran banyak pihak pun mulai terbukti.

Baca juga:

Iran-Amerika Sepakati Gencatan Senjata, Trump Terima 10 Tuntutan Iran

Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Mahfuz Sidik, menyatakan pandangannya, bahwa srangan militer Israel ke wilayah Lebanon Selatan merupakan tindakan sabotase serius terhadap kesepakatan gencatan senjata.

“Israel menjadi pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kekacauan keamanan di Teluk Persia beserta dampak global yang ditimbulkannya,” kata Mahfuz Sidik dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Menurut dia, pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menolak kompromi dan akan melanjutkan perang, adalah bukti bahwa Israel-lah yang menginginkan dan paling berkepentingan dengan perang ini.

Ketua Komisi I DPR 2010-2017 ini ⁠mendorong Amerika Serikat agar menjaga kesepakatan gencatan senjata yang sudah disambut positif oleh negara-negara di kawasan Teluk dan juga masyarakat dunia.

“Sudah saatnya Presiden Donald Trump berdiri di atas kepentingan masyarakat dunia dan beralih dari alat pukul yang digunakan oleh Israel,” kata dia.

Hal itu sebagaimana pernah diucapkan Trump, bahwa Amerika tidak punya kepentingan terhadap dinamika di kawasan Teluk Persia, sehingga langkah penghentian perang oleh Amerika Serikat akan menjadi keputusan positif yang akan disambut dunia.

Karena itu, mencermati perubahan keseimbangan kekuatan akibat perang, Mahfuz mendorong pemimpin negara di kawasan Timur Tengah (Middle East), Asia Barat (West Asia), dan Afrika Utara (North Africa)—disebut sebagai MEWANA—perlu segera melakukan dialog komprehensif untuk membangun format kerja sama baru di kawasan yang lebih luas dengan bertumpu pada kekuatan mandiri.

“Format kerja sama ini harus dibangun untuk mewujudkan stabilitas (stabilisasi) keamanan dan politik, serta pengamanan jalur pelayaran dan perdagangan dunia yang melintasi kawasan tersebut,” katanya.

Peneliti Dunia Islam ini mengatakan, ⁠⁠penting bagi negara-negara di kawasan ini untuk mendefinisikan ulang siapa ancaman terbesar dan musuh bersamanya.

“Iran tidak lagi relevan diposisikan sebagai ancaman. Pelajaran dari perang ini adalah Iran dengan kekuatan dan posisi strategisnya justru harus menjadi mitra utama menggantikan Amerika Serikat dan Israel,” katanya.

Mahfuz menegaskan, format kerja sama negara-negara Muslim di kawasan baru MEWANA akan mampu menjadi penyeimbang baru bagi Israel yang berambisi menjadi kekuatan dominan.

“Stabilitas dunia dan keamanan kawasan Teluk Persia dan sekitarnya sekarang ini kuncinya ada pada keputusan Presiden Trump, apakah akan kembali mendukung Israel melanjutkan perang atau menginisiasi penghentian perang dengan keluar dari tekanan atau jebakan Israel,” pungkasnya. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

LHKPN Menteri Perindustrian Yang Baru Sarmuji 14,9 M Termasuk Kapal Tanker

Oktober 1, 2026

Threshold 5 Persen Mengancam Partai Baru? Sekjen PRI: Jangan Sampai Suara Rakyat Tak Terwakili

Oktober 1, 2026

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 2026
Berita Terkini

Bamsoet: Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman dan Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Oktober 1, 20260 Views

LHKPN Menteri Perindustrian Yang Baru Sarmuji 14,9 M Termasuk Kapal Tanker

Oktober 1, 20260 Views

Threshold 5 Persen Mengancam Partai Baru? Sekjen PRI: Jangan Sampai Suara Rakyat Tak Terwakili

Oktober 1, 20260 Views

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 20260 Views

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views
Pilihan Editor

Bamsoet: Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman dan Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Oktober 1, 2026

LHKPN Menteri Perindustrian Yang Baru Sarmuji 14,9 M Termasuk Kapal Tanker

Oktober 1, 2026

Threshold 5 Persen Mengancam Partai Baru? Sekjen PRI: Jangan Sampai Suara Rakyat Tak Terwakili

Oktober 1, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?