Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Kerja Sama Antariksa Indonesia–Federasi Rusia

Juli 2, 2026

Baleg Optimistis RUU Satu Data Indonedia Atasi Perbedaan Data Antarinstansi

Juli 16, 2026

Wakil Ketua MPR Akbar Supratman Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Sulteng Terkait Percepatan Pembangunan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Rp325 M

Juli 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Misbakhun Minta BI Jaga Nilai Tukar Rupiah di Level 16.000
DPR

Misbakhun Minta BI Jaga Nilai Tukar Rupiah di Level 16.000

RedaksiBy RedaksiMei 19, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhammad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia di Nusantara I Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026) (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun mengingatkan Bank Indonesia (BI) akan pentingnya menjaga kesepakatan politik terkait asumsi dasar ekonomi makro, khususnya nilai tukar rupiah yang telah disepakati bersama pemerintah dan DPR.

Menurutnya, asumsi nilai tukar dalam APBN bukan sekadar angka teknis, melainkan bentuk legitimasi politik yang harus dijaga oleh otoritas moneter.

Ia menilai Bank Indonesia perlu menunjukkan langkah konkret untuk menjaga rupiah tetap bergerak sesuai asumsi yang telah ditetapkan bersama. Sebab hingga saat ini, rata-rata nilai tukar rupiah dinilai belum pernah menyentuh level yang menjadi target dalam asumsi makro tersebut.

“Kesepakatan politik terhadap nilai tukar, rata-ratanya, itu di tahun ini  di 16.500 Rupiah. Tolong dijaga dan dihormati bahwa kita saat ini, keputusan politik sebagai kesepakatan itu di 16.500,” ujar Misbakhun dalam Rapat Kerja Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia di Nusantara I Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Baca juga:

Inflasi April Terkendali 2,42 Persen, Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

Menurut Misbakhun, kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi Bank Indonesia, terutama karena saat ini rupiah masih berada di kisaran Rp17 ribu per dolar AS. Ia menilai dibutuhkan upaya luar biasa agar target rata-rata nilai tukar dapat tercapai hingga akhir tahun.

Ia juga menyinggung pengalaman Indonesia saat menghadapi krisis moneter 1998-1999. Dalam pandangannya, rupiah pernah mengalami penguatan signifikan bahkan ketika kondisi fundamental ekonomi nasional berada dalam tekanan berat akibat krisis multidimensi.

“Rupiah pernah dalam sebuah sejarah, fundamental ekonomi kita sedang menghadapi tekanan dan kita sedang mengalami situasi krisis yang sangat dalam. Tahun 1998-1999 dalam waktu singkat, rupiah pernah Rp 6.000. Jamannya Pak Habibie,” tegas Legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut.

Tak pelak, Misbakhun pun mengatakan pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pergerakan rupiah tidak selalu sepenuhnya ditentukan oleh kondisi fundamental ekonomi.

Karena itu, ia mempertanyakan rumusan kebijakan yang saat ini digunakan otoritas dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah tekanan global dan sentimen pasar.

“Artinya apa? Kita tidak pernah bisa menemukan rumusan yang bagus. Ketika tidak menemukan rumusan yang bagus, terus siapa, Pak? Yang bisa menemukan rumusan yang bagus, sementara Bapak sendiri tidak bisa menemukan,” pungkas Misbakhun. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Saan Mustofa Target RUU Perampasan Aset Akan Selesai Tahun ini

Juli 16, 2026

Baleg Optimistis RUU Satu Data Indonedia Atasi Perbedaan Data Antarinstansi

Juli 16, 2026

Kaukus Perempuan Parlemen Rekomendasikan Zigzag System dalam Revisi UU Pemilu

Juli 16, 2026
Berita Terkini

Bangsa Indonesia Punya Keterkaitan Genetik dengan Tiongkok

Juli 16, 20262 Views

Wakil Ketua MPR Akbar Supratman Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Sulteng Terkait Percepatan Pembangunan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Rp325 M

Juli 16, 20264 Views

Saan Mustofa Target RUU Perampasan Aset Akan Selesai Tahun ini

Juli 16, 20262 Views

Baleg Optimistis RUU Satu Data Indonedia Atasi Perbedaan Data Antarinstansi

Juli 16, 20265 Views

Kaukus Perempuan Parlemen Rekomendasikan Zigzag System dalam Revisi UU Pemilu

Juli 16, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 202627 Views

Ahmad Muzani Tekankan Independensi Kekuasaan Kehakiman sebagai Fondasi Negara Hukum

Juli 14, 202615 Views

Wakil Ketua DPR Cucun: Urgensi RUU Ketenagakerjaan Diusulkan Dibahas Dimasa Reses

Juli 14, 202614 Views
Pilihan Editor

Bangsa Indonesia Punya Keterkaitan Genetik dengan Tiongkok

Juli 16, 2026

Wakil Ketua MPR Akbar Supratman Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Sulteng Terkait Percepatan Pembangunan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Rp325 M

Juli 16, 2026

Saan Mustofa Target RUU Perampasan Aset Akan Selesai Tahun ini

Juli 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?