Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Pemilihan Ketum PBNU Dan Rais Am Dijadwalkan Minggu Malam

Agustus 30, 2026

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Ketua DPD RI Minta Serangan terhadap Sesama Negara Muslim Dihentikan
Peristiwa

Ketua DPD RI Minta Serangan terhadap Sesama Negara Muslim Dihentikan

RedaksiBy RedaksiMaret 18, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Tidak semestinya terjadi permusuhan, apalagi peperangan antar-sesama negara Muslim di Bulan Suci Ramadan, sebab bulan ini adalah bulan penuh rahmat.

Seharusnya dijalani dalam suasana damai untuk saling memaafkan, bersilaturahmi, dan memperkuat ikatan persaudaraan.

Karena itu peperangan antara sesama negara berpenduduk Muslim adalah tragedi yang sangat disayangkan dan patut segera diakhiri.

Hal itu disampaikan Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin saat menanggapi perang yang masih berkecamuk di Iran, di mana negara-negara Arab justru menjadi target serangan rudal dan drone dari Iran.di Jakarta, Rabu ( 18/3/2026).

Baca juga:

Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan Bangsa dan Antisipasi Dampak Perang Iran Bagi Perekonomian Rakyat

Sultan mengatakan, serangan terhadap negara-negara Arab bukan saja telah menargetkan aset-aset militer Amerika Serikat, melainkan juga merusak bandar udara, kawasan pemukiman dan aset-aset ekonomi.

Selain itu juga merusak berbagai bangunan milik warga sipil yang tidak ikut serta dalam peperangan yang sudah berlangsung sejak 28 Februari 2026, yang belum diketahui kapan akan berakhir.

Negara-negara Arab yang terkena serangan seperti Arab Saudi, Uni Arab Emirat, Qatar, Kuwait, Bahrain, Oman, Irak, dan Yordania adalah negara-negara yang sampai sekarang masih menahan diri.

Sebab, mereka tak ingin konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel itu meluas sampai menenggelamkan kawasan Asia Barat ke dalam instabilitas yang berkepanjangan.

“Apalagi, baik yang menyerang maupun yang diserang di Jazirah Arab adalah sesama negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang semestinya kompak untuk menciptakan stabilitas di kawasan itu,” ujar Sultan.

Oleh karena itu, ia berharap saatnya perang ini diakhiri agar Iran dan negara-negara Arab bisa berdamai untuk membangun kesejahteraan, dan tidak terus bermusuhan.

Ia menilai permusuhan antara sesama negara Muslim justru akan menguntungkan pihak-pihak lain yang ingin terus mengadu-domba dan memecah-belah persatuan, sambil memancing di air keruh.

Ketua DPD RI menghimbau pemerintah Iran untuk segera menghentikan serangan ke negara-negara Muslim di kawasan Timur Tengah, karena sebentar lagi akan tiba Hari Raya Idul Fitri.

“Dengan alasan apa pun, serangan terhadap sesama negara Muslim adalah kesalahan besar dan harus dihentikan,” ujar Sultan.

Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, kata Sultan, Indonesia sangat prihatin dengan tindakan militer satu arah terhadap negara-negara sahabat di semenanjung Arab saat ini.

Serangan demikian, menurut dia, tak boleh dilanjutkan lagi. Sebab, baik Iran, maupun negara-negara Arab yang diserangnya adalah sahabat Indonesia.

“Dan Indonesia sebagai negara yang cinta damai tak ingin melihat mereka terus bermusuhan,” katanya.

Bangsa Indonesia sangat berempati terhadap para korban yang berjatuhan di Iran dan juga di negara-negara yang dijadikan target serangannya.

Namun Indonesia berkomitmen tetap konsisten dengan sikap politik luar negeri yang bebas aktif dan tidak akan ikut campur dalam konflik yang kini berkecamuk di Asia Barat.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pembina Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ini mendorong peningkatan kerja sama dan solidaritas antar-sesama negara anggota OKI.

Karena perang yang kini berlangsung berdampak buruk terhadap perekonomian banyak negara, termasuk negara-negara anggota OKI.

“Iran dan negara-negara Arab masih terikat dalam format kerja sama OKI yang bertujuan memperkokoh ikatan persaudaraan di antara sesama negara Muslim serta menegakkan kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara OKI,” pungkasnya.

Sultan juga mendorong negara-negara anggota OKI untuk menggelar pertemuan darurat pada tingkat kepala negara untuk mencari solusi terbaik guna menghentikan peperangan dan permusuhan di kawasan Asia Barat.

“OKI perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk menjamin persatuan di antara negara-negara Muslim danmengatasi perbedaan-perbedaandi antara mereka, sesuai dengan pesan Deklarasi Jakarta 2016,”tegas Sultan. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Pemilihan Ketum PBNU Dan Rais Am Dijadwalkan Minggu Malam

Agustus 30, 2026

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Pemilihan Ketum PBNU Deadlock Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar NU

Agustus 29, 2026
Berita Terkini

Pemilihan Ketum PBNU Dan Rais Am Dijadwalkan Minggu Malam

Agustus 30, 20264 Views

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 20261 Views

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 20262 Views

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 20268 Views

Pemilihan Ketum PBNU Deadlock Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar NU

Agustus 29, 20263 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026120 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202616 Views

Pimpinan DPR Terima Aspirasi Rakyat Pati : RUU Perampasan Aset, Masalah Nelayan ,Kekerasan Seksual

Agustus 24, 202613 Views
Pilihan Editor

Pemilihan Ketum PBNU Dan Rais Am Dijadwalkan Minggu Malam

Agustus 30, 2026

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 2026

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?