Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Pemilihan Ketum PBNU Dan Rais Am Dijadwalkan Minggu Malam

Agustus 30, 2026

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป Kawendra Dorong Kampus Ubah Orientasi Pencari ke Pencipta Kerja
DPR

Kawendra Dorong Kampus Ubah Orientasi Pencari ke Pencipta Kerja

RedaksiBy RedaksiFebruari 17, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Kawendra Lukistian (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Perguruan tinggi didorong tak lagi sekadar mencetak pencari kerja, tetapi melahirkan wirausaha. Hal itu mengemuka dalam diskusi ‘Creative Hub, UMKM dan Digitalisasi: Pilar Ekosistem Ekonomi Kreatif Modern’ yang menekankan kampus sebagai motor ekonomi kreatif.

Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Kawendra Lukistian menantang kampus menjadikan jumlah lulusan yang memiliki usaha sebagai indikator kinerja utama atau key performance indicator (KPI) institusi.

“Misalkan KPI kampus di UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto) bisa tidak para mahasiswanya punya usaha sendiri setelah lulus, khususnya sektor ekonomi kreatif. Nanti kita challenge saja dengan skripsi sambil membuka usaha, dan itu jadi KPI lulus dari kampus tersebut,” ujar Kawendra dalam keterangan tertulis, Selasa (17/2/2026).

Ia menegaskan, kampus perlu bertransformasi menjadi ruang praktik nyata, di mana mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mulai merintis usaha sejak bangku kuliah.

“Kita ingin kampus mendorong lahirnya pengusaha. Bisa nanti ada Gekrafs di UMP khusus di kampus,” katanya.

Gagasan tersebut disambut positif oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Prof. Dr. Jebul Suroso. Menurutnya, UMP telah lebih dahulu mengarah pada konsep serupa melalui smart curriculum yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja.

“Kami sepakat dengan gagasan Mas Kawendra. Kampus harus menjadi tempat lahirnya pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja. Karena itu, UMP sudah menyiapkan kurikulum yang mendorong mahasiswa membangun usaha sejak masih kuliah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, implementasi kurikulum tersebut diwujudkan lewat program hilirisasi kelapa kopyor yang menghasilkan berbagai produk turunan bernilai tambah, termasuk olahan cokelat.

Selain itu, UMP menjalankan program profesor berdampak yang terlibat langsung dalam pemberdayaan masyarakat, salah satunya di kawasan wisata edukasi Kampung Inggris Banyumas.

Dalam forum tersebut, Kawendra juga menyoroti potensi Banyumas dan Purwokerto sebagai wilayah dengan kekuatan ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.

“Kalau bicara ekonomi kreatif, Purwokerto ini sudah menjadi intellectual territory yang bisa dioptimalkan. Ini adalah value yang bisa menjadi intellectual property dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Koordinasi Program MBG Dengan Kumham Impas Perkuat Aspek Hukum

Agustus 30, 2026

Tokoh Muda NU Imam Jazuli Siap Maju Sebagai Kandidat Ketum PBNU

Agustus 30, 2026

Pemilihan Ketum PBNU Dan Rais Am Dijadwalkan Minggu Malam

Agustus 30, 2026
Berita Terkini

Koordinasi Program MBG Dengan Kumham Impas Perkuat Aspek Hukum

Agustus 30, 20260 Views

Komite I DPD Dukung RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Agustus 30, 20260 Views

Tokoh Muda NU Imam Jazuli Siap Maju Sebagai Kandidat Ketum PBNU

Agustus 30, 20260 Views

Pemilihan Ketum PBNU Dan Rais Am Dijadwalkan Minggu Malam

Agustus 30, 20264 Views

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026121 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202616 Views

Pimpinan DPR Terima Aspirasi Rakyat Pati : RUU Perampasan Aset, Masalah Nelayan ,Kekerasan Seksual

Agustus 24, 202613 Views
Pilihan Editor

Koordinasi Program MBG Dengan Kumham Impas Perkuat Aspek Hukum

Agustus 30, 2026

Komite I DPD Dukung RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Agustus 30, 2026

Tokoh Muda NU Imam Jazuli Siap Maju Sebagai Kandidat Ketum PBNU

Agustus 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?