Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 2026

Pembekalan Dan Perkuat Kewirausahaan UMKM Desa Pilang 

Oktober 11, 2026

Evaluasi Panja Haji DPR, Akomodasi Hotel Terlalu Jauh Dari Masjidil Haram Dicoret

Oktober 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Industri Pengolahan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Nasional

Industri Pengolahan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

RedaksiBy RedaksiOktober 12, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi antarwilayah di Indonesia masih belum merata pada semester I 2026. Seluruh provinsi di Pulau Jawa tumbuh di atas rata-rata nasional berkat industri pengolahan, sedangkan sejumlah provinsi lain masih membutuhkan dorongan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, kesenjangan pertumbuhan ekonomi antardaerah perlu menjadi perhatian pemerintah agar sumber pertumbuhan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu.

“Jadi tadi saya sampaikan bahwa yang perlu didorong adalah ekonomi Sumatera, Jawa, semua provinsi di Pulau Jawa sudah tumbuh di atas rata-rata ekonomi nasional,” kata Amalia seusai bertemu dengan Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan data BPS, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, dari 38 provinsi di Indonesia, baru 17 provinsi yang mencatat pertumbuhan di atas rata-rata nasional.

Ketimpangan juga terlihat pada tingkat kabupaten dan kota. Sebanyak 99 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6% pada semester I 2026. Sebanyak 39 daerah di antaranya berada di Pulau Jawa, 29 daerah di Sulawesi, dan sembilan daerah di Sumatera.

Amalia menjelaskan, sejumlah daerah mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi tinggi berkat aktivitas industri pengolahan, peningkatan produktivitas pertanian, serta investasi.

Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang di Jawa Tengah menjadi contoh daerah yang pertumbuhan ekonominya didukung aktivitas manufaktur dan pengembangan kawasan industri.

Di luar sektor manufaktur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 8,14% pada semester I 2026. Capaian tersebut antara lain didukung peningkatan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern, termasuk penggunaan drone untuk membantu kegiatan produksi.

Sementara itu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, membukukan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,85% pada periode yang sama. Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan industri pengolahan porang, serta masuknya investasi ke daerah.

Menurut Amalia, capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi tinggi tidak harus bergantung pada sektor pertambangan. Peningkatan produktivitas dan pengembangan industri pengolahan juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Meski demikian, BPS mencatat masih ada provinsi yang pertumbuhan ekonominya berada di bawah rata-rata nasional. Informasi mengenai daerah-daerah tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menilai daerah dengan basis industri pengolahan yang kuat memiliki peluang mencatat pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Temuan BPS tersebut, menurutnya, dapat menjadi acuan untuk mendorong aktivitas industri dan investasi di wilayah lain.

Dradjad mengatakan, pemerintah akan memanfaatkan data BPS untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang sesuai dengan potensi masing-masing daerah. Koordinasi juga akan dilakukan dengan kementerian dan lembaga terkait untuk melengkapi data aktivitas perusahaan, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), di berbagai wilayah.

Pemerintah berharap peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan industri pengolahan, dan investasi dapat memperluas sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% pada 2027.(hsu)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Menteri PKP Perluas Bedah Rumah Dan Peluang Bantuan Warga Kontrakan

Oktober 11, 2026

Prabowo-El Sisi Sepakat Perkuat Kerjasama Investasi Indonesia Dan Mesir

Oktober 11, 2026

Indonesia Dan Mesir Sepakat Solusi 2 Negara Untuk Palestina

Oktober 11, 2026
Berita Terkini

Industri Pengolahan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Oktober 12, 20260 Views

Partai Demokrat Masih Kaji Putusan MK Soal Wacana Hak Angket Gibran 

Oktober 12, 20260 Views

Soroti Karhutla Berulang, Firman Soebagyo Desak Evaluasi Izin Sawit dan Tambang

Oktober 12, 20260 Views

Sertifikat Halal Jangan Bebani Pedagang Kaki Lima

Oktober 11, 20261 Views

Menteri PKP Perluas Bedah Rumah Dan Peluang Bantuan Warga Kontrakan

Oktober 11, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20266 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Industri Pengolahan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Oktober 12, 2026

Partai Demokrat Masih Kaji Putusan MK Soal Wacana Hak Angket Gibran 

Oktober 12, 2026

Soroti Karhutla Berulang, Firman Soebagyo Desak Evaluasi Izin Sawit dan Tambang

Oktober 12, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?