Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Pratikno : Wajib Halal Dukung Daya Saing Industri Dalam Negeri

September 26, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Hidayat Nur Wahid: Politik, Agama dan Pancasila Berkorelasi Erat Membangun Kehidupan Bangsa dan Negara
MPR

Hidayat Nur Wahid: Politik, Agama dan Pancasila Berkorelasi Erat Membangun Kehidupan Bangsa dan Negara

RedaksiBy RedaksiSeptember 15, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan semua pihak untuk tidak mempertentangkan antara politik, agama dan Pancasila. 

Karena sejatinya, menurut Hidayat, politik, agama dan Pancasila adalah tiga kekuatan yang memiliki korelasi atau saling memiliki keterkaitan yang erat dalam membangun kehidupan bangsa dan negara.

Penegasan disamoaikan Hidayat dalam disampaikannya dalam Mudzakarah Ulama Dewan Syariah Pusat PKS Tahun 2026 di Ruang Delegasi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Hidayat yang juga Ketua Mahkamah Partai PKS menekankan bangsa Indonesia tidak seharusnya dibelah antara kehidupan beragama, politik, dan Pancasila.

“Yang penting di antaranya adalah penegasan kembali bahwa Indonesia kita ini sebenarnya tidak ada pembelahan antara politik dan agama, antara kegiatan politik dengan keagamaan, dengan Pancasila yang sudah menyatu,” ucap Hidayat usai memberikan sambutan pada pembukaaan  Mudzakarah Ulama Dewan Syariah Pusat PKS 2026.

Oleh karena itu, Hidayat yang juga Ketua Mahkamah Partai PKS menekankan  keterlibatan ulama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan tradisi yang baik dan perlu terus diperkuat. 

Menurutnya, komunikasi antara ulama dengan lembaga-lembaga negara, termasuk DPR dan MPR, penting agar masing-masing pihak memahami peran dan kontribusinya bagi kepentingan masyarakat.

Legislator Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta II meliputi Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, dan Luar Negeri ini mengatakan pemahaman tentang peran tiga kekuatan utama penjaga NKRI itu penting  agar tidak muncul pemahaman di tengah masyarakat bahwa politik merupakan sesuatu yang haram atau tidak bermanfaat sehingga umat harus menjauhinya.

Sebaliknya, ia berharap para penyelenggara negara dan anggota parlemen senantiasa mendapat pencerahan mengenai pentingnya nilai-nilai keagamaan, moral, dan akhlak dalam menjalankan tugas kenegaraan.

“Nilai-nilai keagamaan, nilai moral, nilai akhlak itu selalu dipentingkan agar kualitas penyelenggaraan negara kita selalu menjadi lebih baik,” urainya. 

Hidayat menjelaskan nilai-nilai tersebut juga penting dalam proses pembuatan undang-undang dan pelaksanaan fungsi parlemen agar tetap berada dalam koridor moral dan keagamaan.

Ia berharap cita-cita Proklamasi, Reformasi, hingga visi Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan melalui kehidupan berbangsa yang mengedepankan persatuan antara nilai agama dan kenegaraan.

Selain membahas relasi agama dan negara, Hidayat menilai ulama dan pemerintah juga perlu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai persoalan dan musibah yang terjadi di Indonesia. 

Lebih jauh, Hidayat  berharap penyelesaian berbagai macam persoalan dan tantangan  dapat ditempuh melalui pendekatan  kebersamaan antara ulama dan pemerintah, termasuk dalam menjaga lingkungan dan alam.

“Supaya kemudian menjaga lingkungan, menjaga alam, kemudian bisa berkolaborasi mengatasi berbagai tantangan yang ada, saling memperkuat,” tegas Hidayat. (har)

#hidayat Mudzakarah pks #MPR #Mudzakarah Ulama pks
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Ariawan: MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

September 27, 2026

Resmikan Mess MPR di Bandung, Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

September 27, 2026

Dua Buku MPR Diluncurkan di Gedung Merdeka, Ahmad Muzani: Memori Konstitusi Tak Boleh Putus

September 27, 2026
Berita Terkini

Threshold 5 Persen Mengancam Partai Baru? Sekjen PRI: Jangan Sampai Suara Rakyat Tak Terwakili

Oktober 1, 20260 Views

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 20260 Views

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 20261 Views

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Threshold 5 Persen Mengancam Partai Baru? Sekjen PRI: Jangan Sampai Suara Rakyat Tak Terwakili

Oktober 1, 2026

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?