Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

Agustus 28, 2026

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » DPD RI Dorong Tata Kelola Pertambangan Berkelanjutan Bersama MIND ID
DPD

DPD RI Dorong Tata Kelola Pertambangan Berkelanjutan Bersama MIND ID

RedaksiBy RedaksiSeptember 11, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar rapat kerja dengan Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Ruang Rapat Kutai, Gedung B DPD RI, Jakarta, di kutip kamis, (11/9/2025).

Pertemuan yang dipimpin oleh Badikenita Br. Sitepu bersama Wakil Ketua Komite II A. Abd. Waris Halid, dan La Ode Umar Bonte ini berlangsung intensif dengan membahas berbagai persoalan pertambangan yang dihadapi daerah sekaligus mendorong peran MIND ID dalam memperkuat tata kelola pertambangan nasional.

Dalam rapat tersebut, para senator DPD RI menyampaikan beragam persoalan strategis yang terjadi di daerah. Dari Sumatera Barat, disoroti persoalan tambang emas ilegal di Solok Selatan yang kerap menimbulkan konflik. Dari Bangka Belitung, muncul desakan agar MIND ID membenahi tata kelola pertambangan timah sekaligus mengembangkan hilirisasi mineral ikutan.

Sementara itu, permasalahan dari Riau dan Lampung menekankan masalah infrastruktur jalan tambang serta perlunya pembinaan bagi tambang rakyat. Suara kritis juga datang dari Nusa Tenggara Barat yang menyoroti dampak lingkungan dan tren global industri baterai, serta dari Maluku Utara dan Sulawesi Selatan yang mempertanyakan kontribusi Antam dan Vale terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.

Bahkan, dari DKI Jakarta muncul dorongan agar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) MIND ID juga diarahkan pada isu kebutuhan air bersih dan sanitasi yang masih mendesak.

Menanggapi hal tersebut, Komite II DPD RI menegaskan bahwa keberadaan industri pertambangan tidak boleh hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam semata. Pertambangan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama komunitas lokal yang terdampak langsung.

“Pertambangan harus menjadi instrumen pembangunan berkelanjutan, bukan sekadar ekstraksi sumber daya. DPD RI mendorong agar tata kelola pertambangan nasional memperhatikan lingkungan, memberdayakan masyarakat lokal, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah,” tegas Ketua Komite II DPD RI, Badikenita Br. Sitepu.

Sebagai hasil rapat, DPD RI dan MIND ID menyepakati sejumlah poin penting. Pertama, dukungan terhadap program kerja MIND ID yang berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial di daerah. Kedua, dorongan pencapaian Sustainable Pathway melalui peta jalan industri pertambangan yang ramah lingkungan dan rendah karbon.

Ketiga, komitmen untuk saling bertukar data dan informasi antara DPD RI dan MIND ID guna memperkuat tata kelola pertambangan di daerah. Dan keempat, penyepakatan bahwa aspirasi masyarakat yang belum tersampaikan dapat disalurkan melalui Komite II DPD RI untuk diteruskan kepada MIND ID.

Melalui kesepakatan ini, DPD RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan hilirisasi dan pembangunan sektor pertambangan agar lebih berkelanjutan, adil, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat di seluruh daerah Indonesia. DPD RI hadir dari daerah untuk daerah. (*)

DPD RI MIND ID Pertambangan
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Pemilihan Ketum PBNU Deadlock Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar NU

Agustus 29, 2026

Puan Ternyata Tak Teken Komitmen RUU Perampasan Aset, Ini Alasan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Agustus 29, 2026
Berita Terkini

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 20260 Views

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 20260 Views

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 20264 Views

Pemilihan Ketum PBNU Deadlock Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar NU

Agustus 29, 20260 Views

Puan Ternyata Tak Teken Komitmen RUU Perampasan Aset, Ini Alasan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Agustus 29, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026120 Views

Ariawan Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif oleh Swarna Dwipa Institute

Agustus 22, 202622 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202616 Views
Pilihan Editor

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 2026

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 2026

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?