MataParlemen.id- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK, Danantara, dan Kapolri mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/10/2026) merespons anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 11% yang membuat dan menyebabkan terjadinya trading halt.
Kunjungan mendadak dilakukan tak lama setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurun drastis hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt).
“Kami mengawasi kejadian-kejadian yang selama ini ada di bursa, dan dalam peristiwa-peristiwa yang kemudian kami monitor serta meminta kepada bursa untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka juga mengakomodir pendapat-pendapat dari lembaga-lembaga rating internasional,” ungkap Dasco di Gedung BEI, Jakarta.
Secara khusus, Dasco menyoroti pengumuman tinjauan (review) MSCI yang dirilis dini hari, dinilai di luar agenda semestinya. Sebab berdasarkan kalender konsultasi tahunan yang lazim, peninjauan indeks tersebut baru akan diagendakan pada November mendatang.
“Termasuk dari MSCI yang seharusnya baru akan melakukan review atau konsultasi pada bulan November, tapi kemudian pada dini hari tadi, itu kemudian sudah mengeluarkan semacam review,” ungkapnya.
MSCI adalah perusahaan penyedia indeks pasar saham global serta alat analisis keuangan yang berkantor pusat di New York, Amerika.
Kendati demikian, Dasco memastikan bahwa pihak BEI dan regulator telah bergerak antisipatif. Proses adaptasi dan perbaikan kebijakan sebenarnya telah berjalan sebelum evaluasi MSCI tersebut diterbitkan.
“Bertepatan dengan sebenarnya bahwa bursa juga sudah melakukan proses-proses dalam rangka mengakomodir review-review yang sebenarnya baru akan di bulan November, tetapi kemudian dalam hal ini OJK dan bursa sudah melakukan proses-proses tersebut,” jelas Dasco.
Dasco menegaskan DPR dalam menjalankan fungsi pengawasan, senantiasa mengawasi peristiwa-peristiwa yang terjadi di BEI. Berkaitan dengan itu, Dasco memastikan DPR telah meminta kepada otoritas bursa untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka juga mengakomodasi pendapat-pendapat dari lembaga rating internasional.
Sebagai antisipasi, menurut Dasco, OJK dan BEI sudah melakukan proses-proses perbaikan tersebut.
“Dan pada hari ini tadi kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Ibu Kiki (Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi) dan Pak Hasan (Komisioner OJK Hasan Fawzi) dari OJK, Pak Rosan (CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani) dan Pak Dony (Dony Oskaria) dari Danantara dan tadi kami juga meminta Kapolri (Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto) untuk hadir, untuk kemudian nanti semua pihak akan memberikan keterangan sesuai porsi masing-masing,” kata Dasco
Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini memastikan kunjungan lintas lembaga ini diisi dengan koordinasi lintas lembaga guna memastikan reformasi pasar modal berlanjut dan bursa mengakomodasi masukan dari lembaga rating internasional. (har)


