Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Program KPTDP dan Perlinsos Terkendala di Daerah, Mendagri dan Kemensos Diminta Turun Tangan

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar
Hukum

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

RedaksiBy RedaksiOktober 16, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membeli saham senilai Rp 30,98 miliar. Dana tersebut diduga mengalir ke perusahaan yang terafiliasi dengan Bima Setiawan, tenaga ahli kepala BNPB sekaligus adik eks Kepala BNPB Suharyanto.

Bima kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan konflik kepentingan penggunaan dana kebencanaan BNPB periode 2024–2026.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, dana yang mengalir ke perusahaan terafiliasi dengan Bima diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian saham PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melalui PT Alfa Veritas Energizer (AVE).

Menurut Taufik, PT AVE memiliki 150,4 juta lembar saham MDLA atau setara 1,07% kepemilikan. Berdasarkan harga saham Rp 206 per lembar pada 13 Oktober 2026, nilai kepemilikan tersebut mencapai sekitar Rp 30,98 miliar.

Taufik menjelaskan, dugaan konflik kepentingan tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa untuk kebutuhan kebencanaan BNPB selama periode 2024–2026. Dalam pengadaan itu, BNPB bermitra dengan sejumlah penyedia melalui mekanisme penunjukan langsung.

KPK menduga sejumlah penyedia tersebut terafiliasi dengan Bima, yang saat itu menjabat tenaga ahli Kepala BNPB sekaligus adik Kepala BNPB.

“Dari sejumlah penyedia tersebut diduga terafiliasi dengan Sdr BMS selaku tenaga ahli kepala BNPB sekaligus adik dari (eks) kepala BNPB, dengan total nilai pengadaan lebih kurang mencapai Rp 148 miliar,” kata Taufik, Jumat (16/10/2026).

KPK memerinci nilai pengadaan tersebut mencapai Rp 45,76 miliar pada 2024, Rp 52,27 miliar pada 2025, dan Rp 50 miliar pada 2026.

Kasus dugaan korupsi dana kebencanaan di lingkungan BNPB ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap 15 orang di Jakarta pada Selasa (13/10/2026).

Setelah melakukan pemeriksaan selama 1×24 jam dan gelar perkara, KPK memutuskan meningkatkan penanganan kasus dari tahap penyelidikan ke penyidikan serta menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Kelima tersangka tersebut adalah:

1. Bima Setiawan (BMS), tenaga ahli kepala BNPB sekaligus adik eks kepala BNPB.

2. Richard Erlangga (RIC), tenaga ahli kepala BNPB saat itu.

3. Gabriel Purwaka Sigit (GPS), kepala sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB.

4. Syifa Nrika Ghifari (SNG), pihak swasta.

5. Gery Prasetiawan (GER), pihak swasta.

(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Penyidik KPK Masih Menunggu Kehadiran Nusron Wahid

Oktober 15, 2026

BNPB Hormati Proses Hukum KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Siap Pakai

Oktober 15, 2026
Berita Terkini

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 20260 Views

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 20260 Views

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 20260 Views

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 20260 Views

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 2026

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 2026

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?