Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Relawan Ojol Kecewa Aksi AMPB Bubar Dari DPR Usai Bertemu Pimpinan DPR

Agustus 28, 2026

Polda Metro Jaya Tegaskan Perusakan Dan Pembakaran Fasilitas Di Jakarta Dilakukan Kelompok Perusuh

Agustus 28, 2026

Saleh Daulay Minta Bank Tak Pinggirkan UMKM dalam Penyaluran Pembiayaan

Agustus 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027
DPD

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

RedaksiBy RedaksiAgustus 28, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Indonesia terpilih secara aklamasi oleh lebih dari 40 pimpinan parlemen dan organisasi internasional sebagai ketua sidang sekaligus tuan rumah Inter-Parliamentary Speakers’ Conference (ISC) ke-3 yang akan digelar pada 2027.

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam ISC-2 yang berlangsung di Phnom Penh, Kamboja, pada 26–28 Agustus 2026. Forum tersebut dibuka oleh Presiden Senat Kamboja sekaligus mantan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen.

Keputusan yang diumumkan pada akhir pertemuan pimpinan parlemen dari lima benua tersebut sekaligus menjadi pengakuan terhadap kapasitas Indonesia dalam diplomasi internasional. Para ketua parlemen berharap keketuaan Indonesia dapat menjadikan ISC sebagai forum yang semakin efektif untuk memperkuat kerja sama antarparlemen dunia sekaligus berkontribusi dalam meredakan instabilitas geopolitik yang terjadi saat ini.

Deklarasi Phnom Penh yang dihasilkan pada akhir pertemuan secara khusus memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sebagai penyelenggara ISC-3, bekerja sama dengan Sekretariat Jenderal ISC di Jenewa.

Pesan-pesan yang disampaikan Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dalam pidatonya juga dicantumkan dalam Deklarasi Phnom Penh, terutama mengenai pentingnya seluruh negara menegakkan kewibawaan hukum internasional dan prinsip-prinsip multilateralisme yang saat ini semakin sering dilanggar dan diabaikan dalam hubungan antarbangsa.

Sultan menekankan pentingnya membangun persahabatan yang langgeng di antara seluruh negara guna meningkatkan kerja sama di berbagai bidang demi kesejahteraan masyarakat di negara-negara peserta.

“Tinggalkan adagium masa lalu bahwa kalau ingin damai, bersiaplah untuk berperang. Itu membahayakan. Karena ketidakadilan di mana pun mengancam keadilan di segala tempat,” ujar Sultan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (28/8/2026). 

“Indonesia meyakini bahwa seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Karena itu, perbanyaklah kawan, bukan lawan, terlebih lagi bagi negara-negara tetangga yang ditakdirkan untuk hidup berdampingan selama-lamanya,” imbau Sultan.

Sultan juga menyoroti perubahan tata dunia yang berlangsung sangat cepat dan tidak selalu memiliki arah yang jelas.

“Transformasi tanpa arah yang sangat cepat dalam tata dunia saat ini telah menciptakan ketidakpastian yang merisaukan semua negara,” kata Sultan.

“Karena itu, parlemen negara-negara sahabat perlu meningkatkan interaksi dan kerja sama untuk berbagi pengetahuan, keahlian, serta pengalaman agar fungsi parlemen semakin efektif dalam proses pengambilan keputusan,” imbuhnya.

Untuk itu, Sultan mengusulkan pembentukan jaringan kelompok kerja antarparlemen negara-negara yang tergabung dalam ISC guna merealisasikan peningkatan kerja sama parlemen lintas negara dan kawasan.

Sultan menambahkan, di tengah krisis energi yang mengguncang dunia, dirinya telah menggulirkan gagasan dan konsep Green Democracy untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan dan menjaga keseimbangan ekologis dalam strategi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Gagasan Green Democracy tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta konferensi yang menemui Sultan di sela-sela dan pada akhir pertemuan di Phnom Penh.

Delegasi DPD RI yang dipimpin Sultan dalam ISC-2 di Kamboja turut diikuti Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, Senator Henock Puraro, Senator Mirah Midadan Fahmid, dan Senator Yance Samonsabra.

Di sela-sela ISC-2, Ketua DPD RI juga mengadakan pertemuan tertutup dengan Presiden Senat Kamboja Hun Sen untuk membahas peningkatan hubungan bilateral serta stabilitas kawasan ASEAN.

Sultan juga mengadakan pertemuan bilateral dengan pimpinan delegasi parlemen Maladewa yang menyampaikan keinginan untuk meningkatkan hubungan dengan Indonesia, termasuk di bidang perdagangan dan pariwisata.(har)

#isc dpd #isc sultan #isc-3 dpd
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

DPD RI Serap Aspirasi Warga Sulut untuk RUU Daerah Kepulauan

Agustus 28, 2026

Kejahatan Ekologi Harus Diakhiri, Dukung Penegakan Hukum Polri bagi Pembakar Hutan dan Lahan

Agustus 25, 2026

LCC Empat Pilar MPR RI Menuntut Ketelitian dan Kemampuan Analisis

Agustus 25, 2026
Berita Terkini

Azis Menilai Indonesia Perlu Bangun Ketahanan Kognitif Di Era A1

Agustus 28, 20260 Views

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

Agustus 28, 20260 Views

Gus Yahya Optimis LPJ 1000 Halaman Akan Diterima Peserta Muktamar NU

Agustus 28, 20261 Views

DPD RI Serap Aspirasi Warga Sulut untuk RUU Daerah Kepulauan

Agustus 28, 20260 Views

Minat Pendidikan Nonformal Rendah, Lestari Moerdijat Minta Pemerintah Perkuat Sosialisasi

Agustus 28, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026118 Views

Ariawan Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif oleh Swarna Dwipa Institute

Agustus 22, 202665 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202618 Views
Pilihan Editor

Azis Menilai Indonesia Perlu Bangun Ketahanan Kognitif Di Era A1

Agustus 28, 2026

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

Agustus 28, 2026

Gus Yahya Optimis LPJ 1000 Halaman Akan Diterima Peserta Muktamar NU

Agustus 28, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?