Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Relawan Ojol Kecewa Aksi AMPB Bubar Dari DPR Usai Bertemu Pimpinan DPR

Agustus 28, 2026

Polda Metro Jaya Tegaskan Perusakan Dan Pembakaran Fasilitas Di Jakarta Dilakukan Kelompok Perusuh

Agustus 28, 2026

Saleh Daulay Minta Bank Tak Pinggirkan UMKM dalam Penyaluran Pembiayaan

Agustus 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » DPD RI Serap Aspirasi Warga Sulut untuk RUU Daerah Kepulauan
DPD

DPD RI Serap Aspirasi Warga Sulut untuk RUU Daerah Kepulauan

RedaksiBy RedaksiAgustus 28, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id– Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI optimistis Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Daerah Kepulauan segera masuk pembahasan substantif. Optimisme itu menguat setelah terbitnya Surat Presiden dan dukungan seluruh fraksi di DPR RI.

Penegasan disampaikan Ketua Komite I DPD RI sekaligus Ketua Tim Kerja RUU tentang Daerah Kepulauan, Dr. dr. Andy Sofyan Hasdam, Sp.N., saat kunjungan kerja Panitia Khusus RUU tentang Daerah Kepulauan ke Sulawesi Utara, Jumat (28/8/2026). 

Kunjungan tersebut digelar untuk menyerap langsung aspirasi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Andy menyebut terbitnya Surat Presiden Nomor 1 Tahun 2026 pada 12 Januari 2026 menjadi salah satu dasar untuk melanjutkan pembahasan RUU tersebut. Pemerintah juga telah menugaskan sejumlah kementerian dan lembaga untuk terlibat. 

Namun, ia menegaskan RUU ini tidak boleh berhenti pada pengakuan terhadap karakteristik daerah kepulauan, melainkan harus menjawab persoalan nyata masyarakat, mulai dari mahalnya biaya pembangunan dan pelayanan publik, konektivitas antarpulau, kesenjangan infrastruktur, hingga akses pendidikan dan kesehatan.

“Indonesia adalah negara kepulauan. Namun, daerah yang memiliki karakteristik kepulauan masih menghadapi persoalan yang tidak dapat sepenuhnya dijawab dengan pendekatan kebijakan yang sama seperti daerah daratan,” ujar Andy.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah pendanaan. Andy mengatakan kebijakan fiskal perlu memperhitungkan kondisi geografis daerah kepulauan agar biaya pembangunan dan pelayanan publik dapat ditanggung secara lebih adil.

“Kita tidak ingin pengakuan terhadap daerah kepulauan berhenti pada norma. Harus ada kebijakan yang dapat dilaksanakan dan dirasakan masyarakat. Salah satu yang penting adalah bagaimana negara memperhitungkan biaya geografis dan kebutuhan pendanaan daerah kepulauan secara lebih adil,” tegasnya.

Aspirasi serupa disampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dengan wilayah laut yang jauh lebih luas dibandingkan daratan dan memiliki ratusan pulau, Sulut menghadapi tantangan biaya pembangunan dan pelayanan publik yang lebih tinggi. 

Pemprov Sulut meminta penguatan konektivitas antarpulau, transportasi laut dan udara perintis, pelabuhan, listrik, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan, serta ekonomi maritim.

Pemprov Sulut juga mendorong adanya afirmasi fiskal dan skema pendanaan yang memperhitungkan karakteristik geografis daerah kepulauan, termasuk gagasan Dana Khusus Kepulauan. Andy menilai masukan tersebut akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan substansi RUU.

“Kehadiran kami di Sulawesi Utara bukan sekadar menyampaikan perkembangan pembahasan RUU. Yang utama adalah mendengar langsung kebutuhan daerah. DPD RI berkepentingan memastikan suara daerah masuk dalam pembahasan,” kata Andy.

Tahapan pembahasan RUU tersebut selanjutnya akan memasuki agenda penyampaian Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Seluruh fraksi di DPR RI dijadwalkan menyampaikan DIM pada 7 September 2026, sementara Pemerintah juga diharapkan menyampaikan DIM untuk selanjutnya dibahas dan diharmonisasikan bersama DPR RI, Pemerintah, dan DPD RI.

DPD RI menegaskan akan terus mengawal RUU tentang Daerah Kepulauan hingga menghasilkan regulasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat kepulauan, khususnya terkait pendanaan, konektivitas, pelayanan dasar, pengelolaan wilayah laut, ekonomi maritim, serta pembangunan pulau terluar dan kawasan perbatasan.(har)

#Andy Sofyan Hasdam #dpd #komite 1 dpd
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

Agustus 28, 2026

Kejahatan Ekologi Harus Diakhiri, Dukung Penegakan Hukum Polri bagi Pembakar Hutan dan Lahan

Agustus 25, 2026

LCC Empat Pilar MPR RI Menuntut Ketelitian dan Kemampuan Analisis

Agustus 25, 2026
Berita Terkini

Azis Menilai Indonesia Perlu Bangun Ketahanan Kognitif Di Era A1

Agustus 28, 20261 Views

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

Agustus 28, 20261 Views

Gus Yahya Optimis LPJ 1000 Halaman Akan Diterima Peserta Muktamar NU

Agustus 28, 20261 Views

DPD RI Serap Aspirasi Warga Sulut untuk RUU Daerah Kepulauan

Agustus 28, 20260 Views

Minat Pendidikan Nonformal Rendah, Lestari Moerdijat Minta Pemerintah Perkuat Sosialisasi

Agustus 28, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026118 Views

Ariawan Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif oleh Swarna Dwipa Institute

Agustus 22, 202665 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202618 Views
Pilihan Editor

Azis Menilai Indonesia Perlu Bangun Ketahanan Kognitif Di Era A1

Agustus 28, 2026

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

Agustus 28, 2026

Gus Yahya Optimis LPJ 1000 Halaman Akan Diterima Peserta Muktamar NU

Agustus 28, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?