Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Relawan Ojol Kecewa Aksi AMPB Bubar Dari DPR Usai Bertemu Pimpinan DPR

Agustus 28, 2026

Saleh Daulay Minta Bank Tak Pinggirkan UMKM dalam Penyaluran Pembiayaan

Agustus 28, 2026

SMAN 2 Katingan Kuala Juara Pertama LCC Empat Pilar MPR 2026

Agustus 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Saleh Daulay Minta Bank Tak Pinggirkan UMKM dalam Penyaluran Pembiayaan
DPR

Saleh Daulay Minta Bank Tak Pinggirkan UMKM dalam Penyaluran Pembiayaan

RedaksiBy RedaksiAgustus 28, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id -Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyoroti masih terbatasnya akses permodalan yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, persoalan tersebut menjadi salah satu hambatan utama bagi UMKM untuk berkembang dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Saleh menilai UMKM memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi Indonesia. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dapat berkembang karena pelaku UMKM masih dihadapkan pada berbagai kendala, terutama dalam memperoleh pembiayaan dari perbankan.

Hal itu disampaikan Saleh dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Permodalan dan Pembiayaan UMKM Komisi VII DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

“Akses permodalan menjadi tantangan utama dalam industri UMKM, baik kecil maupun menengah, sebab permodalan merupakan hal utama yang menentukan berkembang atau tidaknya suatu UMKM. Saat ini banyak bank yang enggan melirik UMKM untuk dipinjamkan maupun disalurkan modal, sehingga UMKM terkesan menjadi pilihan kedua,” ujar Saleh.

Ia menyebut persoalan permodalan bukanlah masalah baru. Berdasarkan berbagai data, termasuk yang menjadi perhatian Badan Pusat Statistik (BPS), kendala pembiayaan masih menjadi salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan pelaku UMKM.

Menurut Saleh, sulitnya akses kredit perbankan antara lain dipengaruhi persyaratan pembiayaan yang dinilai cukup berat. Tidak sedikit pelaku UMKM yang juga kesulitan menyediakan agunan sebagai salah satu syarat memperoleh pinjaman.

Selain itu, masih terdapat pelaku UMKM yang belum memahami mekanisme pengajuan kredit perbankan. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya pengajuan pembiayaan yang tidak disetujui sehingga semakin membatasi ruang usaha untuk mendapatkan tambahan modal.

Saleh menilai perbankan seharusnya tidak hanya berorientasi pada pembiayaan perusahaan besar. Dengan jumlah dan sebaran UMKM yang luas di berbagai daerah, diperlukan pola pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakteristik usaha kecil dan menengah.

“Kesannya karena UMKM itu jangkauannya luas, ada di mana-mana, sehingga pihak bank tidak mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, perusahaan besar dengan mudah mendapatkan pinjaman. Regulasi juga akan kita perbaiki sehingga bank-bank penyalur ini tidak bisa lari dari kewajibannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, selain kemudahan pembiayaan, UMKM juga membutuhkan pendampingan berkelanjutan, dukungan teknologi, serta ekosistem usaha yang memadai. Kombinasi dukungan tersebut dinilai dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas dan daya saingnya.

Komisi VII DPR RI, lanjut Saleh, akan terus mendorong perbaikan regulasi dan kebijakan pembiayaan agar akses permodalan bagi UMKM semakin terbuka. Dengan demikian, UMKM diharapkan tidak lagi menjadi sektor yang berada di urutan belakang dalam penyaluran pembiayaan perbankan.(*)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Komisi X Minta Data Desil DTSEN Diperbaiki Agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran

Agustus 28, 2026

Bahtra Banong Apresiasi Komitmen Dasco Kawal RUU Perampasan Aset

Agustus 27, 2026

DPR Setujui Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK 2026-2031

Agustus 27, 2026
Berita Terkini

Gus Yahya Optimis LPJ 1000 Halaman Akan Diterima Peserta Muktamar NU

Agustus 28, 20260 Views

DPD RI Serap Aspirasi Warga Sulut untuk RUU Daerah Kepulauan

Agustus 28, 20260 Views

Minat Pendidikan Nonformal Rendah, Lestari Moerdijat Minta Pemerintah Perkuat Sosialisasi

Agustus 28, 20262 Views

Hadir di Muktamar ke-35 NU, Ahmad Muzani Ajak Masyarakat Mendoakan agar Muktamar Membawa Kebaikan untuk Bangsa Indonesia

Agustus 28, 20261 Views

Saleh Daulay Minta Bank Tak Pinggirkan UMKM dalam Penyaluran Pembiayaan

Agustus 28, 20263 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026118 Views

Ariawan Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif oleh Swarna Dwipa Institute

Agustus 22, 202665 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202618 Views
Pilihan Editor

Gus Yahya Optimis LPJ 1000 Halaman Akan Diterima Peserta Muktamar NU

Agustus 28, 2026

DPD RI Serap Aspirasi Warga Sulut untuk RUU Daerah Kepulauan

Agustus 28, 2026

Minat Pendidikan Nonformal Rendah, Lestari Moerdijat Minta Pemerintah Perkuat Sosialisasi

Agustus 28, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?