Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Menteri Imipas Instruksikan Audit Pemberian Remisi Dan Pembebasan Bersyarat

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Saleh Daulay Minta Bank Tak Pinggirkan UMKM dalam Penyaluran Pembiayaan
DPR

Saleh Daulay Minta Bank Tak Pinggirkan UMKM dalam Penyaluran Pembiayaan

RedaksiBy RedaksiAgustus 28, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id -Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyoroti masih terbatasnya akses permodalan yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, persoalan tersebut menjadi salah satu hambatan utama bagi UMKM untuk berkembang dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Saleh menilai UMKM memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi Indonesia. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dapat berkembang karena pelaku UMKM masih dihadapkan pada berbagai kendala, terutama dalam memperoleh pembiayaan dari perbankan.

Hal itu disampaikan Saleh dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Permodalan dan Pembiayaan UMKM Komisi VII DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

“Akses permodalan menjadi tantangan utama dalam industri UMKM, baik kecil maupun menengah, sebab permodalan merupakan hal utama yang menentukan berkembang atau tidaknya suatu UMKM. Saat ini banyak bank yang enggan melirik UMKM untuk dipinjamkan maupun disalurkan modal, sehingga UMKM terkesan menjadi pilihan kedua,” ujar Saleh.

Ia menyebut persoalan permodalan bukanlah masalah baru. Berdasarkan berbagai data, termasuk yang menjadi perhatian Badan Pusat Statistik (BPS), kendala pembiayaan masih menjadi salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan pelaku UMKM.

Menurut Saleh, sulitnya akses kredit perbankan antara lain dipengaruhi persyaratan pembiayaan yang dinilai cukup berat. Tidak sedikit pelaku UMKM yang juga kesulitan menyediakan agunan sebagai salah satu syarat memperoleh pinjaman.

Selain itu, masih terdapat pelaku UMKM yang belum memahami mekanisme pengajuan kredit perbankan. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya pengajuan pembiayaan yang tidak disetujui sehingga semakin membatasi ruang usaha untuk mendapatkan tambahan modal.

Saleh menilai perbankan seharusnya tidak hanya berorientasi pada pembiayaan perusahaan besar. Dengan jumlah dan sebaran UMKM yang luas di berbagai daerah, diperlukan pola pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakteristik usaha kecil dan menengah.

“Kesannya karena UMKM itu jangkauannya luas, ada di mana-mana, sehingga pihak bank tidak mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, perusahaan besar dengan mudah mendapatkan pinjaman. Regulasi juga akan kita perbaiki sehingga bank-bank penyalur ini tidak bisa lari dari kewajibannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, selain kemudahan pembiayaan, UMKM juga membutuhkan pendampingan berkelanjutan, dukungan teknologi, serta ekosistem usaha yang memadai. Kombinasi dukungan tersebut dinilai dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas dan daya saingnya.

Komisi VII DPR RI, lanjut Saleh, akan terus mendorong perbaikan regulasi dan kebijakan pembiayaan agar akses permodalan bagi UMKM semakin terbuka. Dengan demikian, UMKM diharapkan tidak lagi menjadi sektor yang berada di urutan belakang dalam penyaluran pembiayaan perbankan.(*)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 2026

Komisi III DPR Minta Pelaku Korupsi Dana Bencana BNPB Dihukum Berat

Oktober 15, 2026

Misbakhun Bawa Pesan Bahlil Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo

Oktober 15, 2026
Berita Terkini

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 20260 Views

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 20260 Views

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 20260 Views

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 20260 Views

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 2026

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 2026

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?