Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Maximo Quiles Juara Dunia Hasil Race Moto3, Vega Pratama Urutan Ke-6 Di Sirkuit Mandalika

Oktober 11, 2026

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 2026

Pembekalan Dan Perkuat Kewirausahaan UMKM Desa Pilang 

Oktober 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » FORKABI Wadah untuk Merawat Warisan Budaya Betawi
DPD

FORKABI Wadah untuk Merawat Warisan Budaya Betawi

RedaksiBy RedaksiJuni 16, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Anggota DPD RI/MPR RI Dapil DKI Jakarta sekaligus Ketua Umum FORKABI Achmad Azran (Bang Azran). (Foto: DPD RI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Anggota DPD RI/MPR RI Dapil DKI Jakarta sekaligus Ketua Umum FORKABI Achmad Azran, atau yang akrab disapa Bang Azran, menegaskan pentingnya penguatan organisasi dan transformasi digital sebagai langkah strategis untuk menjaga eksistensi serta meningkatkan daya saing masyarakat Betawi di tengah perubahan Jakarta menuju kota global.

Bagi Bang Azran, perjuangan untuk masyarakat Betawi bukan sekadar tugas sebagai senator atau pemimpin organisasi, melainkan panggilan hidup yang tumbuh dari akar identitasnya sebagai anak Betawi asli.

Lahir dan besar di lingkungan masyarakat Betawi, Bang Azran memahami secara langsung dinamika, tantangan, sekaligus harapan yang selama ini hidup di tengah masyarakat Betawi.

Perjalanan Bang Azran juga bukan perjalanan yang instan. Ia dikenal sebagai sosok yang tumbuh dari bawah, mengawali pengabdiannya sebagai pengurus FORKABI di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Dari proses panjang tersebut, ia merasakan langsung bagaimana organisasi menjadi wadah pemersatu masyarakat, tempat membangun solidaritas, sekaligus ruang untuk memperjuangkan kepentingan warga Betawi.

Karena itu, bagi Bang Azran, FORKABI bukanlah sekadar organisasi yang dipimpinnya hari ini. FORKABI adalah rumah perjuangan yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama bertahun-tahun. Ia bukan orang baru dalam perjuangan kebetawian, melainkan kader yang tumbuh, belajar, dan ditempa dari akar rumput hingga dipercaya memimpin organisasi dan mewakili masyarakat Jakarta di tingkat nasional.

Menurut Bang Azran, masa depan masyarakat Betawi harus dibangun melalui langkah yang terukur, adaptif, dan berorientasi jangka panjang. Dalam kerangka tersebut, penguatan FORKABI sebagai pusat konsolidasi masyarakat Betawi dan percepatan digitalisasi menjadi dua agenda utama yang saling melengkapi.

“Betawi merupakan suku tertua di Indonesia. Oleh karena itu, agar warisan budaya Betawi dapat terus terawat dari generasi ke generasi, dibutuhkan sebuah wadah yang kuat, yaitu FORKABI,” kata Bang Azran dalam keterangannya Selasa (16/6/2026).

Ayah dari empat anak dan tiga cucu itu menilai FORKABI memiliki posisi strategis sebagai rumah besar masyarakat Betawi yang mampu menyatukan berbagai organisasi, tokoh, ulama, pemuda, perempuan, dan elemen masyarakat dalam satu arah gerak yang terkoordinasi.

Menurutnya, FORKABI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga sebagai forum musyawarah strategis lintas generasi, pusat penyelarasan agenda sosial dan budaya, representasi kolektif masyarakat Betawi dalam advokasi kebijakan publik, serta pengarah konsolidasi yang inklusif dan berkelanjutan.

“FORKABI hadir menjadi pusat representasi atau epicentrum bagi masyarakat Betawi. Momentum ini kami jadikan ajakan untuk seluruh elemen Betawi agar bersatu padu. Bersama FORKABI, kita tingkatkan harkat dan martabat masyarakat Betawi, bukan hanya di Jakarta, tetapi juga di tingkat nasional,” ujarnya.

Bang Azran menilai konsolidasi yang kuat menjadi fondasi penting untuk mengakhiri fragmentasi internal sekaligus memperkuat posisi tawar masyarakat Betawi dalam dinamika pembangunan Jakarta maupun kebijakan nasional.

Sebagai putra Betawi yang lahir dari keluarga Betawi asli, Bang Azran memahami bahwa masyarakat Betawi memiliki kekayaan budaya, nilai-nilai kebersamaan, serta semangat gotong royong yang harus terus dijaga. Namun di saat yang sama, masyarakat Betawi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak menjadi penonton di tanah kelahirannya sendiri.

Karena itu, selain penguatan organisasi, Bang Azran juga menekankan pentingnya transformasi digital sebagai instrumen kebangkitan masyarakat Betawi. Menurutnya, digitalisasi tidak sekadar memanfaatkan teknologi, melainkan menjadi sarana memperluas partisipasi masyarakat, membangun pengaruh, dan meningkatkan kapasitas generasi muda.

Beberapa agenda yang menjadi fokus digitalisasi antara lain penguatan literasi sejarah dan budaya Betawi di ruang digital, pengembangan media dan kanal komunikasi kebetawian yang profesional, pemberdayaan generasi muda melalui pelatihan teknologi dan kewirausahaan digital, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

“Kehadiran yang kuat di ruang digital menjadi faktor penting agar budaya Betawi tetap relevan, dikenal luas, dan mampu beradaptasi dengan perubahan sosial maupun ekonomi yang berlangsung sangat cepat,” katanya.

Dalam pandangannya, FORKABI ke depan harus dibangun sebagai organisasi yang profesional, adaptif, inklusif, dan progresif. Ia menegaskan bahwa legitimasi organisasi harus lahir dari konsensus kolektif masyarakat Betawi, bukan dari kepentingan kelompok tertentu.

Bang Azran juga menekankan pentingnya menjaga independensi organisasi agar mampu bertahan lintas rezim dan tetap menjadi representasi yang kredibel bagi masyarakat Betawi. Menurutnya, kekuatan FORKABI harus bertumpu pada legitimasi sosial, legitimasi hukum, dan legitimasi representatif yang mampu mengakomodasi keberagaman unsur masyarakat Betawi.
Lebih dari itu, Bang Azran meyakini bahwa masa depan Betawi harus dibangun melalui kolaborasi antara para sesepuh, tokoh masyarakat, ulama, kaum intelektual, pelaku usaha, dan generasi muda. Menurutnya, kemajuan masyarakat Betawi hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen bergerak bersama dengan semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah kelahirannya.

“Legitimasi yang tumbuh dari bawah akan jauh lebih kuat dan tahan lama. FORKABI harus dibangun melalui kesepakatan kolektif, mengedepankan musyawarah, partisipasi generasi muda, serta tetap menjaga independensi demi kemajuan masyarakat Betawi,” pungkasnya.

Bagi Bang Azran, menjaga Betawi bukan hanya menjaga budaya, melainkan menjaga identitas, sejarah, dan martabat masyarakat yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, perjuangan untuk Betawi harus terus dilanjutkan dengan semangat persatuan, inovasi, dan keberanian beradaptasi menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan akar budayanya.(har)

azran betawi bang azran DPD RI forkabi
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Program KPTDP dan Perlinsos Terkendala di Daerah, Mendagri dan Kemensos Diminta Turun Tangan

Oktober 5, 2026

Ketua DPD Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional

September 25, 2026

Pertemuan Ketua DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 Dan Penataan Demokrasi

September 21, 2026
Berita Terkini

Prabowo-El Sisi Sepakat Perkuat Kerjasama Investasi Indonesia Dan Mesir

Oktober 11, 20260 Views

Evaluasi Panja Haji DPR, Akomodasi Hotel Terlalu Jauh Dari Masjidil Haram Dicoret

Oktober 11, 20260 Views

Indonesia Dan Mesir Sepakat Solusi 2 Negara Untuk Palestina

Oktober 11, 20260 Views

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026,Marc Marquez Posisi 6

Oktober 11, 20260 Views

Diaspora Indonesia Desak Gibran Mundur Dan Minta Maaf

Oktober 11, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20267 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views
Pilihan Editor

Prabowo-El Sisi Sepakat Perkuat Kerjasama Investasi Indonesia Dan Mesir

Oktober 11, 2026

Evaluasi Panja Haji DPR, Akomodasi Hotel Terlalu Jauh Dari Masjidil Haram Dicoret

Oktober 11, 2026

Indonesia Dan Mesir Sepakat Solusi 2 Negara Untuk Palestina

Oktober 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?