Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR RI Komitmen Prioritaskan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 2026

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 2026

Tekanan Fiskal Tak Boleh Korbankan Perlindungan dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

Juli 14, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Johan Rosihan: Negara Harus Jaga Stabilitas Harga Pangan agar Ramadan Tenang
DPR

Johan Rosihan: Negara Harus Jaga Stabilitas Harga Pangan agar Ramadan Tenang

RedaksiBy RedaksiFebruari 19, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Johan Rosihan (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Johan Rosihan, menegaskan pentingnya peran negara dalam menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan menjelang dan selama bulan Ramadan.

Hal tersebut disampaikan Johan dalam sesi PKS Legislative Report jelang Rapat Paripurna penutupan masa sidang DPR RI, Kamis (19/2/2026), di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Menurut Johan, Ramadan bukan hanya momentum spiritual untuk meningkatkan iman dan ibadah, tetapi juga momentum tanggung jawab kebangsaan untuk memastikan kebutuhan rakyat terpenuhi, khususnya dalam hal pangan.

“Ramadan itu mengajarkan kita tentang puasa, memahami arti lapar. Karena itu negara harus hadir untuk menjaga stabilitas pangan dan kepedulian terhadap rakyat kecil. Kita tentu ingin Ramadan itu tenang tanpa gejolak harga sehingga kita bisa beribadah dengan khusyuk,” ujar Johan.

Ia menegaskan, Komisi IV DPR RI akan melakukan pengawasan langsung di lapangan, khususnya di pasar-pasar tradisional, untuk memastikan klaim pemerintah terkait ketersediaan stok dan stabilitas harga benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami insya Allah pasca reses ini akan turun ke pasar-pasar untuk melihat komitmen pemerintah. Pemerintah sudah menyatakan dan mengklaim kepada kami bahwa stok itu aman, harga itu terkendali. Nah, sekarang kita ingin tahu apakah benar di tingkat lapangan itu,” lanjutnya.

Johan mengakui bahwa secara umum ketersediaan stok pangan diyakini cukup. Namun, ia menyoroti persoalan distribusi dan keterjangkauan harga sebagai tantangan utama yang perlu segera diatasi pemerintah.

“Kalau stok kami percaya itu yakin ada, tapi persoalannya adalah keadilan distribusi dan tentu tentang keterjangkauan harga. Hari ini kami sudah mendapat keluhan bahwa harga-harga pokok, terutama cabai dan bawang, itu sudah mulai meningkat,” ungkapnya.

Ia pun meminta pemerintah untuk mengambil langkah konkret dan cepat guna melindungi masyarakat dari lonjakan harga pangan, terutama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan tanpa beban ekonomi tambahan.

“Karena itu pemerintah harus hadir, melindungi rakyat, melindungi agar kita khusyuk beribadah. Marhaban ya Ramadan,” tutup Johan.

Komisi IV DPR RI, yang membidangi sektor pertanian, pangan, kelautan, dan kehutanan, terus berkomitmen untuk memastikan stabilitas pangan nasional, khususnya pada momen penting seperti Ramadan, ketika permintaan bahan pokok meningkat secara signifikan. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Juli 14, 2026

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 2026

Tekanan Fiskal Tak Boleh Korbankan Perlindungan dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

Juli 14, 2026
Berita Terkini

Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Juli 14, 20263 Views

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 20264 Views

Tekanan Fiskal Tak Boleh Korbankan Perlindungan dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

Juli 14, 20264 Views

Ketua Komisi XII DPR RI Menilai Program B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Hilirisasi Sawit Nasional

Juli 14, 20264 Views

RDPU dengan Baleg, CEO Baliola Sampaikan Masukan RUU Satu Data Indonesia

Juli 13, 202629 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

DPR: Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Harus Lewat UU, Tak Bisa Diputuskan DPRD

Juli 7, 2026147 Views

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 2026138 Views

Ketua Komisi III DPR Apresiasi dan Desak Aparat Usut Tuntas Korupsi Batubara

Juli 9, 202615 Views
Pilihan Editor

Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Juli 14, 2026

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 2026

Tekanan Fiskal Tak Boleh Korbankan Perlindungan dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

Juli 14, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?