Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Program KPTDP dan Perlinsos Terkendala di Daerah, Mendagri dan Kemensos Diminta Turun Tangan

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Dorong Penanganan Bencana Jangka Panjang, Ijeck Sebut Pentingnya Kurikulum Tanggap Bencana Sejak Dini
DPR

Dorong Penanganan Bencana Jangka Panjang, Ijeck Sebut Pentingnya Kurikulum Tanggap Bencana Sejak Dini

RedaksiBy RedaksiJanuari 28, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah mengatakan bila Bencana yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar harus menjadi refleksi bersama bagi semua pihak.

Politisi Golkar yang akrab disapa Ijeck itu menyebut bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti hanya pada fase tanggap darurat.

Menurutnya, diperlukan langkah jangka panjang agar bencana serupa tidak terus berulang di masa depan.

Ijeck menyampaikan bahwa penanganan bencana saat ini secara umum telah berjalan.

Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus pada penyelesaian sementara, melainkan juga pada upaya pencegahan.

“Penanganan bencana sudah terlaksana semuanya. Tinggal bagaimana pasca-bencana ini, apakah hanya selesai di sini atau kita mau jangka panjang supaya tidak terjadi bencana lagi,” kata Ijeck kepada Wartawan, Selasa (27/01/2026).

Ijeck menegaskan salah satu penyebab utama bencana banjir adalah pendangkalan sungai serta pemanfaatan bantaran sungai yang tidak sesuai peruntukan.

Ia menekankan pentingnya pengerukan sungai dan penataan kawasan bantaran agar tidak lagi dijadikan pemukiman.

“Daerah-daerah sungai yang pendangkalan sungainya, sindikat dan lainnya harus segera dilakukan pengerukan. Bantaran sungai harus mulai ditata, jangan lagi ada pemukiman. Kalau tidak, pekerjaan kita akan terus berulang seperti ini,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Legislator Golkar Dapil Sumut I tersebut juga menyoroti pentingnya edukasi kebencanaan.

Ia mendorong agar materi tanggap bencana dijadikan kurikulum resmi di dunia pendidikan, mulai dari tingkat TK hingga SMA.

Ijeck menilai penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan lembaga seperti Basarnas tanpa kesiapan masyarakat. Namun harus menjadi perhatian bagi semua pihak.

“Tanggap bencana ini tidak bisa seperti sekarang. Tidak hanya Basarnas. Kalau bisa dijadikan kurikulum dari mulai TK, SD, SMP, SMA. Ini harus dibiasakan dari kecil,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, Ijeck mencontohkan Jepang, di mana anak-anak sudah dibekali pengetahuan tanggap bencana sejak dini sehingga mampu meminimalkan korban jiwa saat bencana terjadi.

Terkait proses bantuan dan relokasi korban bencana, khususnya di Aceh, Ijeck memastikan bahwa seluruh tahapan tetap berjalan meski menghadapi kendala di lapangan, seperti kondisi tanah berlumpur dan keterbatasan lahan.

“Sekarang ini prosesnya tetap berjalan. Memang tidak mudah, apalagi di Aceh yang masih lumpur dan harus relokasi. Tapi progres tetap ada dan terus berjalan,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa kondisi secara umum mulai membaik, meski pemulihan belum sepenuhnya selesai.

Ijeck juga mengingatkan agar pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan ke depan harus memiliki ketahanan lebih baik terhadap potensi bencana.

“Yang terpenting jalan-jalan dan jembatan. Ini harus dipersiapkan supaya jangan sampai tidak kuat kalau bencana terjadi lagi,” tutupnya. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 2026

BNPB Akan Bersih Bersih Di Internal Menyusul OTT KPK Dugaan Korupsi DSP Kebencanaan

Oktober 15, 2026

Komisi III DPR Minta Pelaku Korupsi Dana Bencana BNPB Dihukum Berat

Oktober 15, 2026
Berita Terkini

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 20260 Views

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 20260 Views

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 20260 Views

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 20260 Views

Komisi X Desak Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Di Unpas

Oktober 16, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 2026

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 2026

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?