Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

BBM Khusus Nelayan Sebesar 15 Ribu/Liter Pangkas Beban Operasional Nelayan Selama Ini

Juli 14, 2026

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 2026

DPR RI Komitmen Prioritaskan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป Megawati Pilih Lagi Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP
Headline

Megawati Pilih Lagi Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP

RedaksiBy RedaksiAgustus 15, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP Peiode 2025-2030 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Jakarta-Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menetapkan posisi Sekjen partai periode 2025-2030. Megawati kembali menunjuk Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP.

“Ya, betul,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat dihubungi, Kamis (14/8/2025).

Keputusan ini sudah diambil Megawati dan Hasto sudah dilantik sebagai Sekjen PDIP lagi.

“Sudah diputuskan Ketum, pelantikan,” kata Andreas.

Andres menilai Hasto dipilih karena perannya dalam menjaga kemenangan PDIP di Pileg.

“Ya kalau kita lihat perjalanan dari 2010 Pak Hasto sudah di kesekjenan sebagai Wakil Sekjen. Kemudian Sekjen dua periode dan sekarang periode ketiga. Kalau di dalam sepakbola itu apa istilahnya, don’t change the winner team,” kata Andreas.

Dia mengatakan PDIP tiga kali meraih suara tertinggi dalam Pemilu. Dia menyebut hal itu juga menjadi pertimbangan Megawati.

“Nah ini kan kemenangan ketiga bagi PDIP dan Pak Hasto ada di situ. Nah saya kira ini satu hal yang mungkin juga dipertimbangkan oleh Ibu Megawati,” ujarnya.

Selain Hasto, kata dia, banyak pengurus DPP PDIP yang dipertahankan. Hal itu, menurutnya, lantaran Megawati ingin menjaga tim lama.

“Saya kira itu (kenyamanan), semua hal yang menjadi pertimbangan, karena apa? Itu tadi seperti yang saya katakan di sepakbola itu kan kalau tim yang menang itu harus dijaga. Dan ya ini adalah tim DPP pemenang dari 2014, 2019 dan 2024,” jelasnya.

Meski demikian, Andreas menyebut Megawati tetap memulai proses regenerasi. Dia mengatakan ada beberapa nama yang mulai tampil, salah satunya Wasekjen PDIP Dolfie Othniel Frederic.

“Tapi memang tidak drastis sekaligus. Karena ini partai yang cukup panjang sejarahnya sehingga merombak secara keseluruhan itu kan tidak mudah. Dan perlu ada regenerasi ya itu terjadi juga,” paparnya.

Sementara itu, Politikus PDIP Aria Bima mengatakan Megawati memiliki pertimbangan sendiri dalam memilih Hasto sebagai Sekjen. Menurutnya, kepemimpinan Hasto telah teruji dalam pemilu.

“Ibu Ketua Umum sudah memilih beliau ya, maka soliditas partai itu sangat penting. Dan ini bisa menunjukkan partai pasca reformasi yang masih sama-sama sampai hari ini solid. Dan mewujudkan kemenangan ketiga kali saat pileg dalam kepemimpinan Pak Hasto, saya kira cukup teruji ya,” tuturnya.

Aria Bima mengatakan Megawati merupakan formatur tunggal dalam penunjukan Hasto sebagai Sekjen. Selain itu, kata dia, susunan pengurus DPP PDIP lainnya pun murni pilihan dari Megawati.

“Formatur tunggal terikat. Ibu Megawati adalah formatur tunggal terikat. Terikat otomatis sebagai Ketua Umum. Kemudian formatur tunggal menentukan format kepengurusan dan pengurusan itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekjen PDIP Adian Natiputilu mengungkap satu alasan Ketua Umumnya kembali menunjuk Hasto Kristiyanto sebagai sekjen adalah kepercayaan terhadap Hasto.

Menurut Adian, penunjukan Hasto sekaligus menegaskan bahwa kasus hukum yang sempat menjerat sekjen tiga periode itu tak bermasalah.

Hasto sebelumnya divonis 3,5 tahun dalam kasus dugaan suap yang menyeret Harun Masiku, namun dia dinyatakan bebas setelah mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

“Tentunya banyak pertimbangan-pertimbangan yg sangat beragam. Tapi kesimpulannya satu, ketua umum percaya pada Pak Hasto. Ada pertimbangan lain, ada pasti banyak, tapi kepercayaan itulah yang membuat ketua umum di luar sepengetahuan kita langsung menetapkan nama, Pak Hasto,” kata Adian dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Pelantikan Hasto ini membuatnya tercatat sebagai sekjen terlama dalam sejarah PDIP. Hasto tercatat memasuki periode ketiganya sebagai tangan kanan Megawati.

Hasto kali pertama ditunjuk pada 2015 menggantikan Tjahjo Kumolo yang kala itu diangkat sebagai Menteri dalam Negeri di periode pertama Presiden Joko Widodo. Dia lalu dikukuhkan kembali pada Kongres V di Bali 2019.

Tak ada yang menyamai catatan Hasto sebagai sekjen PDIP. Beberapa seniornya, selama PDIP di bawah Megawati bahkan tak lebih dari satu periode, mulai dari Alexander Litaay pada 1999, dilanjutkan oleh Soetjipto Soedjono pada 2000, Pramono Anung, hingga Tjahjo.

Hasto bahkan tak melepas posisi itu saat dirinya menjalani proses hukum atas dugaan kasus suap yang menyeret Harun Masiku. Selama proses hukum hingga dirinya bebas lewat amnesti, Megawati turun langsung mengambil alih tugas-tugas kesekjenan dan tak menunjuk pengganti. (*)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 2026

RDPU dengan Baleg, CEO Baliola Sampaikan Masukan RUU Satu Data Indonesia

Juli 13, 2026

DPR RI Komitmen Prioritaskan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 2026
Berita Terkini

BBM Khusus Nelayan Sebesar 15 Ribu/Liter Pangkas Beban Operasional Nelayan Selama Ini

Juli 14, 20266 Views

Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Juli 14, 20264 Views

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 20266 Views

Tekanan Fiskal Tak Boleh Korbankan Perlindungan dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

Juli 14, 20265 Views

Ketua Komisi XII DPR RI Menilai Program B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Hilirisasi Sawit Nasional

Juli 14, 20265 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

DPR: Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Harus Lewat UU, Tak Bisa Diputuskan DPRD

Juli 7, 2026147 Views

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 2026138 Views

Ketua Komisi III DPR Apresiasi dan Desak Aparat Usut Tuntas Korupsi Batubara

Juli 9, 202615 Views
Pilihan Editor

BBM Khusus Nelayan Sebesar 15 Ribu/Liter Pangkas Beban Operasional Nelayan Selama Ini

Juli 14, 2026

Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Juli 14, 2026

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?