Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

Agustus 28, 2026

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป DPD RI dan Belarus Bahas Kelanjutan Kerjasama di Berbagai Bidang Antara Kedua Negara
DPD

DPD RI dan Belarus Bahas Kelanjutan Kerjasama di Berbagai Bidang Antara Kedua Negara

RedaksiBy RedaksiAgustus 6, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Belarus atau Belarusia Maxim Ryzhenkov
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Belarus atau Belarusia Maxim Ryzhenkov dalam rangka meningkatan kerjasama kedua negara dalam berbagai bidang.

Kunjungan Maxim Ryzhenkov ke luar negeri pertamanya ke Indonesia untuk membicarakan kerjasama di bidang baik pertanian, energi, ketahanan pangan, perdagangan dan lain-lain, yang sudah berjalan baik selama ini.

“Jadi, pertemuan ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya yang sudah berjalan dengan baik, dan ke depan harus ditingkatkan lagi. Baik dalam bidang pertanian, buah-buahan cokelat, energi (oil), industri, perdagangan, ketahanan pangan dan lain-lain. Kebetulan antara Indonesia dan Belarus ini pertaniannya sama,” tegas Sultan di Gedung DPD RI Senayan Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Tampak Sultan didampingi Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai dan sejumlah anggota DPD RI saat menerima kunjungan kehormatan rombongan Menteri Luar Negeri Belarus tersebut.

Sultan mengatakanb, pertemuannya dengan Maxim juga menyinggung soal perang antara Rusia Vs Ukrain yang diyakini akan segera berakhir, karena Belarus sendiri juga berdampak langsung.

“Sebab, yang namanya perang itu tidak ada yang diuntungkan. Sebaliknya, malah saling merugikan kedua negara. Karenanya, perang itu sebentar lagi pasti berakhir,” jelas Sultan.

Selama imi Indonesia meningkatkan ekspor produk seperti karet alam, CPO, dan makanan beku ke Belarus.

Sementara itu, Indonesia membutuhkan produk seperti potassium (bahan baku pupuk), alat transportasi, dan pertanian dari Belarus.

Maxim mengatakan optimistis kerja sama bilateral khusus di sektor pertanian dengan Indonesia akan terus meningkat sehingga akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Karena itu, kedua negara sepakat untuk meningkatkan perdagangan, ekspor komoditas pertanian unggulan seperti minyak kelapa sawit mentah (CPO), kelapa, dan karet.

“Pertemuan ini sangat positif. Kami akan terus meningkatkan kerjasama bidang pertanian,” kata Maxim.

Perlu diketahui bahwa Belarus bukanlah bagian dari Rusia, meskipun keduanya memiliki hubungan sejarah dan budaya yang erat.

Belarus adalah negara independen yang terletak di Eropa Timur, berbatasan dengan Rusia di timur laut, Ukraina di selatan, Polandia di barat, dan Lituania serta Latvia di barat laut.

Setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991, Belarus menjadi negara independen dengan pemerintahannya sendiri.

Meskipun Belarus dan Rusia memiliki hubungan yang dekat dan telah menandatangani beberapa perjanjian kerjasama, Belarus tetap menjadi negara berdaulat dengan pemerintahan, ekonomi, dan kebijakan luar negeri yang independen.

Namun, Belarus dan Rusia memiliki hubungan yang sangat erat dalam beberapa bidang, seperti ekonomi, keamanan, dan budaya. Kedua negara juga merupakan anggota dari beberapa organisasi internasional yang sama, seperti Persemakmuran Negara-Negara Merdeka. (*)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Pemilihan Ketum PBNU Deadlock Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar NU

Agustus 29, 2026

Puan Ternyata Tak Teken Komitmen RUU Perampasan Aset, Ini Alasan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Agustus 29, 2026
Berita Terkini

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 20260 Views

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 20260 Views

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 20264 Views

Pemilihan Ketum PBNU Deadlock Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar NU

Agustus 29, 20260 Views

Puan Ternyata Tak Teken Komitmen RUU Perampasan Aset, Ini Alasan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Agustus 29, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026120 Views

Ariawan Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif oleh Swarna Dwipa Institute

Agustus 22, 202622 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202616 Views
Pilihan Editor

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 2026

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 2026

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?