Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Jefry Romdhony: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Kemenkes Didesak Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Juli 13, 2026

Habib Aboe: Ajak Bogor Jadi Kota Halal Gastronomy Diplomacy

Juli 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Pendidikan Vokasi Perlu Diperkuat Guna Daya Saing Industri Tekstil Nasional
DPR

Pendidikan Vokasi Perlu Diperkuat Guna Daya Saing Industri Tekstil Nasional

RedaksiBy RedaksiJuli 22, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay (kiri) saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/7/2025). (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MaParlemen.id-Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan dan kinerja Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STT Tekstil) Bandung atau ST3 Bandung. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya peran pendidikan vokasi tekstil dalam memperkuat daya saing industri tekstil nasional.

“Kita tentu sangat senang dengan keberadaan STT Tekstil Bandung ini yang secara spesifik fokus pada pengembangan tekstil di Indonesia. Mereka memiliki banyak keunggulan, bahkan saat ini tengah menuju akreditasi unggul,” ujar Saleh usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/7/2025).

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia di kampus ini patut dibanggakan. Terdapat profesor yang secara khusus bergelar Profesor Tekstil, serta para dosen lain yang telah atau sedang menempuh pendidikan S2 dan S3. “Ini menjadi modal penting untuk pengembangan keilmuan dan inovasi di bidang tekstil ke depan,” tambahnya.

Kemudian, Politisi Fraksi PAN itu juga menyoroti tingkat penyerapan lulusan STT Tekstil yang mencapai 100 persen ke dunia kerja. Hal ini, menurutnya, menunjukkan tingginya relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri.

Namun, ia mencatat masih ada beberapa tantangan yang dihadapi kampus, seperti kebutuhan pembaruan alat-alat laboratorium serta keterbatasan beasiswa bagi mahasiswa dan dosen.

“Alat-alat di kampus ini perlu dimodernisasi agar tidak tertinggal teknologi. Selain itu, mereka berharap dukungan beasiswa lebih banyak, agar mahasiswa tidak terancam drop out karena kendala biaya,” jelas Saleh.

Ia juga mendorong agar dosen-dosen di STT Tekstil mendapatkan kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri, terutama ke negara-negara produsen utama mesin tekstil. Hal ini dinilai strategis untuk menjalin kerja sama teknologi dan menghadirkan ilmu terbaru bagi pengembangan kurikulum.

Komisi VII DPR RI, lanjut Saleh, akan menyampaikan dan mendorong langsung kepada Kementerian Perindustrian untuk memenuhi berbagai kebutuhan kampus tersebut.

“Ini bukan soal anggaran besar. Yang mereka butuhkan sangat rasional dan terjangkau, tapi dampaknya besar bagi penguatan SDM dan industri tekstil nasional,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Ia menekankan bahwa penguatan politeknik tekstil seperti STT Tekstil Bandung sangat penting untuk mendukung industri tekstil Indonesia agar tetap kompetitif menghadapi persaingan global.

“Kalau produk kita semakin berkualitas, masyarakat pasti tetap mencintai produk dalam negeri. Bahkan dari dulu Bandung sudah jadi tujuan belanja, termasuk dari luar negeri seperti Malaysia,” pungkasnya. (*)

Industri Tekstil Komisi VII DPR Pendidikan Vokasi
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Perubahan Judul dan Pembentukan Lembaga Khusus Warnai Dinamika Penyusunan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 2026

Komisi III DPR RI Berkomitmen Prioritaskan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 2026

Habib Aboe: Ajak Bogor Jadi Kota Halal Gastronomy Diplomacy

Juli 13, 2026
Berita Terkini

Perubahan Judul dan Pembentukan Lembaga Khusus Warnai Dinamika Penyusunan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 202623 Views

Komisi III DPR RI Berkomitmen Prioritaskan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 202612 Views

Habib Aboe: Ajak Bogor Jadi Kota Halal Gastronomy Diplomacy

Juli 13, 20263 Views

FTZ Kepri Jangan Hanya Kejar Investasi, Harus Sejahterakan Warga

Juli 13, 20261 Views

Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR RI Desak Polda NTB Usut Tuntas

Juli 13, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 2026301 Views

DPR: Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Harus Lewat UU, Tak Bisa Diputuskan DPRD

Juli 7, 2026255 Views

Prof Sufmi Dasco Ahmad, Politikus Senyap yang Menjembatani Stabilitas Politik Nasional

Juli 3, 202653 Views
Pilihan Editor

Perubahan Judul dan Pembentukan Lembaga Khusus Warnai Dinamika Penyusunan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 2026

Komisi III DPR RI Berkomitmen Prioritaskan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Juli 13, 2026

Habib Aboe: Ajak Bogor Jadi Kota Halal Gastronomy Diplomacy

Juli 13, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?