Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah ISC-3 Tahun 2027

Agustus 28, 2026

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Pemerintah Diminta Antisipasi Penyimpangan dalam Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih
DPR

Pemerintah Diminta Antisipasi Penyimpangan dalam Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih

RedaksiBy RedaksiJuni 24, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Forum Legislasi dengan tema 'RUU Perkoperasian Perkuat Peran Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi' di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6/2025).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi penyimpangan dalam pengelolaan koperasi, terutama dalam program Koperasi Desa Merah Putih yang kini sedang digencarkan.

Ia pun menegaskan bahwa banyak koperasi selama ini justru menyimpang dari prinsip dasar ekonomi kolektif dan dijadikan kendaraan bisnis pribadi.

“Banyak koperasi yang secara struktur memang terlihat milik bersama, tapi praktiknya dikendalikan oleh pemilik modal individu di balik layar,” ujar Ahmad Labib dalam agenda Forum Legislasi dengan tema ‘RUU Perkoperasian Perkuat Peran Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi’ di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Menurutnya, koperasi yang seharusnya menjadi jalan pemerataan justru berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan sekelompok kecil.

Ia menyebut model seperti ini dapat menjadi ‘oligarki terselubung’ yang tidak jauh berbeda dengan praktik rentenir.

“Kadang koperasi jadi rentenir baru. Anggotanya banyak secara administratif, tapi kendali penuh ada pada satu pihak yang menyuntikkan modal,” imbuhnya.

Labib juga menyoroti pengalaman serupa di beberapa organisasi masyarakat yang membentuk badan usaha sendiri dan justru mematikan usaha mikro para anggotanya.

“Saya pernah menyaksikan, ketika badan usaha milik ormas berkembang, usaha para anggota justru mati. Semua diserap ke satu entitas besar. Ini harus jadi pelajaran,” tegasnya.

Di sisi lain, dirinya mendorong agar program Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya fokus pada aspek legalitas dan pencapaian jumlah, tapi juga pada transparansi, akuntabilitas, dan semangat gotong royong yang sejati.

“Kalau hanya dikejar cepat-cepat daftar dan punya badan hukum, tanpa menyiapkan SDM dan budaya bisnis kolektif, koperasi akan jadi museum baru. Cita-cita mulia tidak akan tercapai,” ujarnya.

Labib juga mendorong adanya keterlibatan generasi muda, terutama mahasiswa dari desa, sebagai pengelola koperasi agar mampu bersaing dan tidak tertinggal oleh pemain besar di sektor retail dan distribusi modern.

“Saat ini tantangannya bukan hanya legalitas. Kita harus siapkan SDM, budaya bisnis, dan semangat komunal agar koperasi betul-betul menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat, bukan sekadar nama,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar itu. (*)

Ahmad Labib DPR Forum Legislasi Herman Khaeron Koperasi Desa Merah Putih RUU Perkoperasian
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 2026

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 2026

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026
Berita Terkini

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 20260 Views

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 20260 Views

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 20264 Views

Pemilihan Ketum PBNU Deadlock Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar NU

Agustus 29, 20260 Views

Puan Ternyata Tak Teken Komitmen RUU Perampasan Aset, Ini Alasan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Agustus 29, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026120 Views

Ariawan Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif oleh Swarna Dwipa Institute

Agustus 22, 202622 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202616 Views
Pilihan Editor

13 Kriteria Tindak Pidana Sasaran Perampasan Aset, Mulai dari Korupsi hingga Perdagangan Orang

Agustus 29, 2026

Komisi VI DPR Minta Penguatan Kadin Tetap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Agustus 29, 2026

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?