Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Maximo Quiles Juara Dunia Hasil Race Moto3, Vega Pratama Urutan Ke-6 Di Sirkuit Mandalika

Oktober 11, 2026

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 2026

Mentan : Cabut Izin Dan Proses Hukum 25 Merk Beras Fortifikasi Bermasalah

September 15, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Vietnam Naik Kelas, PMI Indonesia Turun ke Zona Bahaya Merah
Headline

Vietnam Naik Kelas, PMI Indonesia Turun ke Zona Bahaya Merah

RedaksiBy RedaksiJuli 5, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Prof Didik J Rachbini, Ekonom Indef, Rektor Universitas Paramadina (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Keseluruhan keadaan ekonomi Indonesia bisa diprediksi atau bahkan dipotret dari satu indikator saja, yakni data PMI yang menurun bahkan nyungsep.

Angka PMI ini merupakan indikasi sektor industri kita sakit lama dan sekarang masuk zona bahaya merah. pada level indeks di bawah 50 persen.

Atau indikasi yang lebih luas satu sektor saja, yakni sektor industri, yang semakin lesu dari waktu ke waktu.

Meskipun ekonomi tumbuh 5,61 persen kuartal yang lalu tetapi ini dorongan sektor negara di balik sektor indutri yang terus menurun.

Data PMI yang dirilis S&P Global menunjukkan PMI Indonesia berada di 46,9 pada Juni 2026.

Baca juga:

Dapat Gaji Rp 24 Juta, Kementerian P2MI Dorong PMI Bekerja di Korsel

Berbeda dengan Vietnam yang pertumbuhan ekonominya mencapai 8 persen faktor pendukungnya tidak lain adalah sektor industri, yang dikembangkan 2-3 dekade terakhir ini.

Vietnam membuat kebijakan ramah investasi dan membangun sektor industri sehingga ekonominya bertransformasi menjadi negara industri baru.

Hasilnya terlihat sekarang dimana aada Juli 2026 Bank Dunia memasukkannya sebagai negara berpendapatan menengah atas (upper-middle-income country).

Vietnam dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi mempunyai pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita mencapai sekitar US$4.970.

Pencapaian ini sudah melampaui ambang batas US$4.636 sebagai negara berpendapatan menengah atas.

Sektor Industri Indonesia sudah lama terombang-ambing tidak mempunyai pijakan kebijakan yang jelas. Data PMI manufaktur yang menurun ke zona kontraksi ini memang buah dari kebijakan yang absen terhadap sektor industri dan investasi.

Selain absen kebijakan industri, dunia usaha menghadapi tekanan biaya yang karena faktor geopolitik global dan faktor domestik.

Dunia usaha tidak akan berinvestasi selama tidak kebijakan yang jelas, hambatan birokrasi yang ruwet dan insentif yang tidak memadai untuk menjadikan industri tumbuh pesat.

juga faktor daya beli masyafakat yang menurun tetapi itu terjadi karena sektor industri mengkerut dan ekonomi secara keseluruhan tidak cukup menyediakan kesempatan kerja produktif.

Karena itu, masalah ini seperti lingkaran setan sehingga upaya memutusnya tidak lain adalah transformasi struktur industri, deregulasi dan debirokratisasi agar dunia usaha utamanya industri berkembang.

Praktek kebijakan terbaik sudah dijalankan pemerintah pada tahun 1980-an dan 1990-an, yang menhasilkan ekonomi tumbuh 7-8 persen dan sektor industri tumbuh 10-12 persen. Tetapi kebijakan seperti ini tidak atau belum mampu dijalankan kembali.

Kebijakan seperti inilah yang dijalankan oleh Vietnam sehingga sekarang sudah melompat menjadi negara industri berpendapatan menengah atas.

Kita tidak pernah secara konsisten menjalankan kebijakan transformasi struktural dan deregulasi seperti itu lagi sehingga tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia berhenti di tingkat moderat 5 persen tanpa dukungan sektor industri yang kuat.

Jika diteliti tingkat pertumbuhan tiap kuartal dari masing-masing sektor, maka sektor industri mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Ini menandakan alarm bahasa, persis sama dengan indikasi data PMI yang menurun pada saat ini.

Sementara itu Vietnam sebaliknya membuat kebijakan transformasi struktur ekonomi dengan strategi industri: “Masuk dulu ke rantai produksi global, baru naik kelas secara bertahap.”

Strategi industri Vietnam adalah strategi outward looking, persis sama dengan yang dilakukan Indonesia pada tahun 1980-an.

Tahapannya adalah menarik FDI, yang berkualitas. Berbeda dengan Indonesia yang menarik investasi tidak berkualitas, seperti restoran, jasa perdagangan, pengemasan, dll.

Di Vietnam investassi diarahkan ke pasar ekspor tetapi mengembangkan industri domestik. Yang paling penting adalah proses transfer teknologi dan pengembangan inovasi di alam kebijakan tersebut.

Kita sekarang kalah dengan “anak bawang” (Vietnam) yang tahun 1970-an rakyatnya masih keleleran mengungsi di pulau Galang dan rempang.

Jika tidak ada kebijakan untuk membangkitkan industri secara masif dan tidak memperbaiki iklim usaha, maka Indonesia bisa menjadi negara sakit di ASEAN.

Sebaliknya, kini Vietnam selain menjadi negara berpendapatan menengah atas, juga mulai memasuki fase yang disebut beberapa pengamat sebagai “Đổi Mới 2.0”, yaitu transisi dari ekonomi berbasis upah murah menuju ekonomi berbasis inovasi dan teknologi dengan nilai tambah industri yang tinggi.

Berbeda dengan Indonesia, dalam waktu yang tidak lama dan dengan tingkat pertumbuhan 8 persen, negara ini bisa melewati jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap). (awn)

Prof Didik J Rachbini
Ekonom Indef, Rektor Universitas Paramadina

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Prabowo-El Sisi Sepakat Perkuat Kerjasama Investasi Indonesia Dan Mesir

Oktober 11, 2026

Indonesia Dan Mesir Sepakat Solusi 2 Negara Untuk Palestina

Oktober 11, 2026

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026,Marc Marquez Posisi 6

Oktober 11, 2026
Berita Terkini

Prabowo-El Sisi Sepakat Perkuat Kerjasama Investasi Indonesia Dan Mesir

Oktober 11, 20260 Views

Evaluasi Panja Haji DPR, Akomodasi Hotel Terlalu Jauh Dari Masjidil Haram Dicoret

Oktober 11, 20260 Views

Indonesia Dan Mesir Sepakat Solusi 2 Negara Untuk Palestina

Oktober 11, 20260 Views

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026,Marc Marquez Posisi 6

Oktober 11, 20260 Views

Diaspora Indonesia Desak Gibran Mundur Dan Minta Maaf

Oktober 11, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20267 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views
Pilihan Editor

Prabowo-El Sisi Sepakat Perkuat Kerjasama Investasi Indonesia Dan Mesir

Oktober 11, 2026

Evaluasi Panja Haji DPR, Akomodasi Hotel Terlalu Jauh Dari Masjidil Haram Dicoret

Oktober 11, 2026

Indonesia Dan Mesir Sepakat Solusi 2 Negara Untuk Palestina

Oktober 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?