Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Pratikno : Wajib Halal Dukung Daya Saing Industri Dalam Negeri

September 26, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Menteri UMKM Targetkan Rasio Usaha 3,6% Pada Tahun 2029
Nasional

Menteri UMKM Targetkan Rasio Usaha 3,6% Pada Tahun 2029

RedaksiBy RedaksiSeptember 15, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menargetkan rasio kewirausahaan nasional mencapai 3,6% pada 2029 dan meningkat menjadi 8% pada 2045.

Target tersebut didorong melalui penguatan ekosistem kewirausahaan yang mencakup akses pembiayaan, pendampingan, inovasi, legalitas, hingga perluasan kemitraan dan pasar bagi pelaku usaha.

Hal itu disampaikan Maman Abdurrahman saat membuka Bursa Wirausaha Unggulan (BWU) Sulawesi Selatan 2026 di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Berani Memulai, Terus Bertumbuh, Siap Berdampak” tersebut mempertemukan ratusan pelaku UMKM dengan berbagai mitra strategis, mulai dari lembaga pembiayaan, inkubator bisnis, perguruan tinggi, perbankan, perusahaan swasta, BUMN, platform digital, hingga mitra pasar.

Maman menegaskan, kewirausahaan menjadi salah satu pilihan strategis pemerintah untuk menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, sekaligus menggerakkan perekonomian nasional.

Menurutnya, target peningkatan rasio kewirausahaan tidak dapat dicapai melalui program yang berjalan sendiri-sendiri maupun kegiatan yang berhenti pada seremoni.

“Diperlukan ekosistem kewirausahaan yang sehat, kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai payung kolaborasi, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Kebijakan tersebut mendorong sinergi pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga pembiayaan, inkubator, serta komunitas kewirausahaan.

Dalam BWU Sulawesi Selatan 2026, kolaborasi melibatkan 31 lembaga mitra. Para pelaku usaha dapat mengakses layanan melalui zona pembiayaan, zona kemitraan dan pasar, zona perizinan dan legalitas, serta zona inkubator dan tenant.

Salah satu agenda utama BWU Sulawesi Selatan 2026 adalah akad massal kredit usaha rakyat (KUR) bagi 400 pelaku UMKM. Pembiayaan tersebut disalurkan melalui lima penyalur KUR, yakni BPD Sulselbar, Bank Mandiri, BRI, Bank Syariah Indonesia, dan Pegadaian Syariah.

Maman mengatakan program KUR merupakan bentuk keberpihakan pemerintah bersama perbankan untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi pengusaha mikro.

Namun, kemudahan tersebut tetap harus diikuti pemberdayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha agar penerima KUR mampu mengembangkan bisnisnya.

“Basisnya adalah memberikan pelonggaran tanpa harus mengesampingkan pemberdayaan, mentoring, maupun pendampingan kepada saudara-saudara kita yang mendapatkan program KUR,” tuturnya.

Ia juga menegaskan ketentuan agunan dalam program KUR. Untuk pinjaman Rp 1 juta hingga Rp 100 juta, penerima KUR tidak boleh dimintai agunan. Sementara pinjaman di atas Rp 100 juta hingga Rp 500 juta dapat mensyaratkan agunan sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, Maman mengakui masih ditemukan sejumlah oknum petugas bank yang meminta agunan kepada calon debitur KUR di lapangan.

“Kita terus lakukan sosialisasi dan penindakan. Kata kuncinya adalah pemberdayaan kepada saudara-saudara kita,” sambungnya.

Secara nasional, realisasi penyaluran KUR 2026 disebut telah mencapai Rp 221 triliun kepada 3,44 juta UMKM. Sebanyak 65,5% atau sekitar Rp 145 triliun disalurkan ke sektor produksi.

Sementara di Sulawesi Selatan, penyaluran KUR mencapai sekitar Rp 12,5 triliun kepada 189.000 debitur.

Maman menyebut penyaluran KUR ke sektor produksi di Sulawesi Selatan telah melampaui rata-rata nasional. Berdasarkan pernyataannya, porsinya mencapai lebih dari 73%, dengan nilai sekitar Rp 9 triliun.

Menurut Maman, besarnya penyaluran KUR menunjukkan potensi sekaligus kebutuhan pembiayaan UMKM di Sulawesi Selatan. Karena itu, akses permodalan perlu diikuti pendampingan agar pelaku usaha dapat naik kelas dan memperluas skala bisnis.

“Sulawesi Selatan kita berikan dahulu applause, bahwa penyaluran KUR ke sektor produksinya telah lebih 73%. Jadi saya pikir ini di atas rata-rata nasional,” ungkapnya.

Universitas Hasanuddin dipilih sebagai lokasi pelaksanaan BWU Sulawesi Selatan 2026 untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam ekosistem kewirausahaan.

Maman menilai Sulawesi Selatan memiliki potensi besar dalam melahirkan pengusaha. Perguruan tinggi diharapkan mampu mendorong lahirnya mahasiswa dan generasi muda yang tertarik mengembangkan usaha.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong inovasi, kreativitas, pengembangan talenta, dan riset yang dapat mendukung kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Karena itu, keterlibatan kampus dalam pengembangan UMKM dinilai tidak hanya sebatas pendidikan, tetapi juga menghubungkan hasil riset dan teknologi dengan kebutuhan dunia usaha serta pasar.

“Kami berharap Universitas Hasanuddin bisa menjadi motor untuk mendorong pertumbuhan pengusaha-pengusaha wirausaha dari wilayah Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Selain akses pembiayaan, Kementerian UMKM mengembangkan platform SAPA UMKM untuk menghubungkan pelaku usaha dengan berbagai layanan pendukung. Layanan tersebut mencakup legalitas, peningkatan kapasitas, pembiayaan, standardisasi, sertifikasi, teknologi, kemitraan, hingga pemasaran.

Legalitas usaha dinilai penting untuk membangun kepercayaan. Pembukuan membantu membuka akses pembiayaan, sedangkan sertifikasi dapat memperluas pasar. Di sisi lain, teknologi dan kemitraan diharapkan meningkatkan produktivitas serta skala bisnis.

Sebanyak delapan wirausaha terpilih juga mengikuti Entrepreneur Pitching Session. Mereka mempresentasikan model bisnis, produk, dan kebutuhan pengembangan usaha di hadapan mitra strategis, investor, lembaga pembiayaan, serta inkubator.

Kolaborasi lintas sektor turut diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian UMKM dan Kementerian Pariwisata. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata melalui pengembangan kewirausahaan.

Melalui BWU Sulawesi Selatan 2026, pemerintah berharap konektivitas pelaku usaha dengan legalitas, pembiayaan, teknologi, pendampingan, dan pasar semakin kuat.

Target akhirnya bukan sekadar menambah jumlah pemilik usaha, melainkan melahirkan pengusaha yang mampu tumbuh, bersaing, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026
Berita Terkini

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 20260 Views

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 20261 Views

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?