Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Hasil Kajian dan Penyerapan Aspirasi BP MPR RI untuk Penyelenggaraan Konferensi Konstitusi

Juli 15, 2026

RUU Penyiaran Prioritas DPR Jawab Transformasi Media di Era Digital

Juli 15, 2026

Cindy Uji Kesiapan Calon Anggota KPI Hadapi Konvergensi Media

Juli 15, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Mendikdasmen Dorong Ombudsman Evaluasi SPMP 2025
Peristiwa

Mendikdasmen Dorong Ombudsman Evaluasi SPMP 2025

RedaksiBy RedaksiJuli 28, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-enteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menilai evaluasi sistem penerimaan mahasiswa baru (SPMB) 2025 akan lebih objektif apabila dilakukan pihak eksternal. Untuk itu, pihaknya akan meminta lembaga lain melakukannya.

Salah satu pihak lain yang akan diminta untuk melakukan evaluasi yakni lembaga Ombudsman.

“Kalau perlu nanti kita minta yang mengevaluasi jangan dari kita, tetapi Ombudsman yang selama ini memantau. Jadi mungkin hasilnya bisa lebih bagus lagi dan terbuka,” katanya seusai acara Jalan Sehat Indonesia di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Minggu (27/7/2025).

Menteri Mu’ti menilai evaluasi dari Ombudsman akan lebih objektif dalam melihat permasalahan apa saja yang terjadi pada pelaksanaan SPMB.

Walaupun begitu, Mu’ti menjelaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tetap melakukan evaluasi SPMB secara internal di dalam.

Diakui, hingga saat ini, pihak Kemendikdasmen masih mengumpulkan data-data pelaksanaan SPMB 2025.

“Tetapi kita juga sekarang sedang menghimpun semua data yang berasal dari semua provinsi dan memang belum bisa kita laporkan. Tentunya hal itu masih memerlukan waktu untuk pelaksanaan evaluasinya,” jelas Mu’ti.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menilai pelaksanaan SPMB 2025 secara umum berjalan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat, meskipun masih ada masalah yang wajar saja dinilainya.

Walaupun begitu, pihaknya sedang menyusun beragam data secara nasional untuk mengevaluasi penyelenggaraan SPMB tahun ini, termasuk laporan-laporan dari berbagai pihak, media yang bakal dijadikan bahan untuk perbaikan ke depan.

Diketahui, Komisi X DPR akan mengevaluasi pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Rabu (16/7/2025).

Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan salah satu poin evaluasi SPMB 2025, adalah perkara penambahan rombongan belajar atau rombel. Akibat kebijakan tersebut, kata Lalu, beberapa sekolah mengalami kekurangan siswa.

“Laporan dari beberapa daerah itu banyak dari sekolah-sekolah kita yang masih belum ada siswanya, bahkan kurang siswa akibat dari di sekolah-sekolah tertentu ada penambahan rombel, penambahan kelas,” kata Lalu kepada wartawan di Jakarta.

Lalu menyebutkan penambahan rombel tersebut tak dijelaskan oleh Mu’ti saat pihaknya menggelar rapat kerja (raker) terkait pelaksanaa SPMB beberapa waktu lalu.

“Temuan kami ada beberapa daerah yang SMA-SMA tertentu menambah rombel padahal kesepakatannya tidak ada penambahan rombel. Nah kenapa ini bisa terjadi?” katanya.

Selain itu, lanjut Lalu, evaluasi SPMB juga dilakukan dari sisi pemerataan. Dia mengungkap ada beberapa sekolah yang kesulitan mendapat siswa baru. Hal tersebut terjadi di beberapa sekolah negeri maupun swasta.

Menurut Lalu, temuan tersebut tak sejalan dengan tujuan pendidikan yakni untuk pemerataan bagi siswa di seluruh Indonesia.

“Bahkan sekolah swasta ditemukan ada yang kekurangan siswa, itu siswanya baru dua baru tiga,” katanya. (*)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Ahmad Muzani Tekankan Independensi Kekuasaan Kehakiman sebagai Fondasi Negara Hukum

Juli 14, 2026

Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Juli 14, 2026

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 2026
Berita Terkini

MKD Bangun Sinergi dengan Kepolisian, Dukung Penegakan Etik Anggota DPR

Juli 15, 20264 Views

Kawendra Komisi VI DPR Targetkan Koperasi Merah Putih Perkuat Rantai Pasok Nasional

Juli 15, 20263 Views

Banyak Kepala di OTT KPK, Rycko Menoza Dorong Evaluasi Sistem Rekrutmen Eksekutif di Daerah

Juli 15, 20264 Views

Demi Martabat Dewan, MKD: Etika Anggota DPR Berlaku di Media Sosial

Juli 15, 20265 Views

Rp30 Triliun KUR Belum Tersalurkan, Komisi VII DPR Minya Penjelasan Pemerintah

Juli 15, 20265 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 202640 Views

Ketua Komisi III DPR Apresiasi dan Desak Aparat Usut Tuntas Korupsi Batubara

Juli 9, 202615 Views

Ahmad Muzani Tekankan Independensi Kekuasaan Kehakiman sebagai Fondasi Negara Hukum

Juli 14, 202614 Views
Pilihan Editor

MKD Bangun Sinergi dengan Kepolisian, Dukung Penegakan Etik Anggota DPR

Juli 15, 2026

Kawendra Komisi VI DPR Targetkan Koperasi Merah Putih Perkuat Rantai Pasok Nasional

Juli 15, 2026

Banyak Kepala di OTT KPK, Rycko Menoza Dorong Evaluasi Sistem Rekrutmen Eksekutif di Daerah

Juli 15, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?