Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 2026

Perkuat Dukungan Moral, Sari Yuliati Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor di Bandung Barat

Maret 15, 2026

Rakor Finalisasi Perpres Ojol Fokus pada Penyempurnaan Kebijakan

Agustus 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Lestari Moerdijat: Kesetaraan Perempuan di STEM Kunci Inovasi dan Daya Saing Indonesia
MPR

Lestari Moerdijat: Kesetaraan Perempuan di STEM Kunci Inovasi dan Daya Saing Indonesia

RedaksiBy RedaksiMaret 9, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM) menjadi strategi krusial untuk memperkuat inovasi dan daya saing Indonesia di era ekonomi digital.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026). Menurut Lestari, kesenjangan gender masih terlihat jelas di sektor STEM, baik dalam pendidikan maupun dunia kerja.

“Data menunjukkan persoalan utama bukan kemampuan akademik perempuan. Banyak yang berprestasi di bidang sains dan matematika, tetapi masih menghadapi hambatan sosial dan stereotip gender,” ujar Lestari, yang akrab disapa Rerie.

Berdasarkan data International Labour Organization (ILO) 2024, perempuan hanya sekitar 35% dari lulusan STEM di Indonesia, dan yang bekerja di sektor tersebut bahkan lebih rendah, sekitar 8%. Artinya, sebagian besar perempuan dengan latar pendidikan STEM tidak melanjutkan karier di bidang sains dan teknologi.

Baca juga:

Lestari Moerdijat : Bangun Upaya Perlindungan Anak Sejak Lingkungan Keluarga

Rerie menjelaskan, hambatan tersebut kerap muncul sejak usia dini melalui ekspektasi sosial yang memengaruhi kepercayaan diri anak perempuan terhadap sains dan teknologi. Kondisi ini membuat banyak perempuan tidak melihat STEM sebagai jalur karier realistis.

Di sisi lain, kebutuhan tenaga kerja berbasis teknologi terus meningkat seiring perkembangan ekonomi digital dan kecerdasan buatan.

Menurut legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, memperluas partisipasi perempuan di STEM adalah langkah strategis untuk memastikan Indonesia memiliki sumber daya manusia yang cukup menghadapi perubahan global.

“Kesetaraan perempuan di bidang STEM bukan sekadar isu keadilan sosial. Ini adalah kepentingan strategis bangsa. Jika setengah potensi intelektual bangsa tidak diberi ruang yang sama, kita kehilangan peluang besar untuk memperkuat inovasi dan daya saing nasional,” tegas Rerie.

Rerie yang juga anggota Majelis Tinggi Partai NasDem mendorong agar sistem pendidikan dan kebijakan pengembangan SDM memberi perhatian lebih pada penguatan partisipasi perempuan di sains dan teknologi.

Sekolah dan perguruan tinggi perlu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, memberi ruang bagi perempuan untuk aktif dalam riset, diskusi ilmiah, dan kepemimpinan akademik.

“Dengan membuka akses lebih luas bagi perempuan di STEM, Indonesia tidak hanya mewujudkan keadilan gender, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan SDM yang inovatif dan berdaya saing,” pungkas Rerie. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi

Agustus 11, 2026

Pratikno Membantah Isu Dirinya Mundur Dari Menko PMK Karena Sakit

Agustus 11, 2026

Gus Ipul Prihatin 1900 Pegawai Kemensos Terindikasi Terlibat Judi Online, 42 Pegawai Terancam Diberhentikan

Agustus 11, 2026
Berita Terkini

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 20261 Views

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 20262 Views

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 20261 Views

Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD untuk Rakyat, Hadirkan Penerima Manfaat Hingga Teladan

Agustus 11, 20260 Views

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi

Agustus 11, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202630 Views

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

Agustus 8, 202612 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views
Pilihan Editor

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 2026

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 2026

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?