Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR RI Beri Perhatian Dugaan Diskriminasi di SMA Strada St. Thomas Aquino Tangerang

Oktober 21, 2026

Tagih Janji Kepgub 567, Warga Bojonegara – Puloampel Adukan Dampak Industri ke Abdi Sumaithi

Oktober 22, 2026

MAKI dan ARUKKI Berkordinasi Bersiap Ajukan Praperadilan Kasus CSR BI ke PN Jaksel

Oktober 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » GKR Hemas: Kepemimpinan Perempuan Perlu Dukungan Kesempatan yang Setara
DPD

GKR Hemas: Kepemimpinan Perempuan Perlu Dukungan Kesempatan yang Setara

RedaksiBy RedaksiOktober 25, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyoroti kesenjangan kesempatan perempuan untuk menduduki posisi kepemimpinan dalam Karang Taruna Women’s Forum 2026 bertema “Perempuan Bergerak, Berdaya, dan Berdampak” di Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026). 

Forum yang menjadi bagian dari Bulan Bakti Nasional Karang Taruna 2026 ini diselenggarakan untuk membahas hambatan kepemimpinan perempuan melalui dialog lintas pemangku kepentingan dan menindaklanjuti hasil riset Karang Taruna di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi rekomendasi nyata.

Dalam sambutannya, GKR Hemas menegaskan bahwa kesetaraan tidak cukup diukur dari jumlah perempuan yang berpartisipasi, tetapi juga dari kewenangan mereka dalam menentukan keputusan. 

“Kita tidak cukup menghitung jumlah perempuan yang terlibat dalam kegiatan. Kita harus melihat siapa yang berwenang mengambil keputusan, mengelola sumber daya, dan menentukan arah pembangunan,” tegasnya.

Menurut GKR Hemas, hambatan kepemimpinan perempuan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan individu, tetapi juga pembagian tanggung jawab domestik yang belum adil, stereotip tentang pemimpin, keterbatasan jejaring, serta mekanisme organisasi yang belum inklusif. 

Karena itu, ia menekankan perlunya dukungan bersama dari keluarga, organisasi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan media.

“Kepemimpinan perempuan bukan semata persoalan keberanian individu, melainkan juga keadilan kesempatan dan dukungan ekosistem. Keluarga, organisasi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan media mempunyai tanggung jawab bersama,” ujarnya.

GKR Hemas juga menempatkan Karang Taruna sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan bagi generasi muda. Ia mendorong organisasi ini tidak berhenti menyuarakan kesetaraan, tetapi menerapkannya dalam proses kaderisasi dan pemberian kesempatan memimpin. 

Dari data riset yang dilakukan dengan bantuan Universitas Negeri Yogyakarta diketahui bahwa 243 ketua organisasi kepemudaan yang menjadi responden kajian di DIY, hanya sembilan orang atau 3,73% yang merupakan perempuan. Di sisi lain, 92% responden menyatakan organisasinya telah memberikan ruang kesetaraan. 

“Temuan tersebut memberi pelajaran penting, mengakui perempuan mampu memimpin belum selalu sama dengan memberikan kesempatan kepada perempuan untuk benar-benar memimpin,” ujar GKR Hemas. 

Ketua Karang Taruna DIY sekaligus Ketua Pelaksana Bulan Bakti Nasional Karang Taruna 2026, Gusti Kanjeng Ratu Hayu, menjelaskan bahwa forum tersebut berangkat dari persoalan keterlibatan perempuan yang belum sebanding dengan kehadiran mereka di posisi strategis organisasi. 

“Keikutsertaan perempuan itu sebenarnya banyak sekali, tapi begitu ke atas kepengurusan, ke ketua KSB, itu semakin lama semakin sedikit. Jadi sebenarnya apa yang terjadi?” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), G. Budisatrio Djiwandono, juga menekankan pentingnya membuka kesempatan bagi perempuan untuk memimpin. Budisatrio juga menyoroti keterwakilan perempuan di lembaga legislatif. 

Berdasarkan catatan yang ia sampaikan, dari 580 anggota DPR RI yang perempuan berjumlah 127 orang atau 21,9 persen, sedangkan di DPD RI terdapat 56 perempuan dari 152 anggota atau 36,8 persen. Ia menyebut keterwakilan perempuan di DPR RI yang belum mencapai 30 persen sebagai tantangan bersama, termasuk bagi Karang Taruna sendiri.

“Sama halnya di kalangan perempuan, banyak sekali perempuan hebat tapi belum mendapatkan kesempatan. Carilah perempuan-perempuan di desa masing-masing, berilah mereka kesempatan. Cita-cita kita bersama sebagai organisasi karang taruna untuk memberikan dampak positif bagi rakyat banyak dan juga kita ingin menjadi organisasi yang inklusif,” ujarnya

Melalui forum ini, hasil riset dan diskusi lintas pemangku kepentingan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang mendorong organisasi lebih inklusif serta memperluas kesempatan perempuan untuk berkontribusi dan mengambil peran strategis di masyarakat. (har)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Berharap Lahir Bintang Sepak Bola dari Daerah

Oktober 25, 2026

Senator Agita Dorong Penguatan Strategi CKG dan Akses Layanan Lintas Kelurahan

Oktober 24, 2026

Melalui Buku, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi Daerah

Oktober 22, 2026
Berita Terkini

Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Berharap Lahir Bintang Sepak Bola dari Daerah

Oktober 25, 20260 Views

GKR Hemas: Kepemimpinan Perempuan Perlu Dukungan Kesempatan yang Setara

Oktober 25, 20260 Views

BMKG Modifikasi Cuaca Tekan Polusi Di Jakarta Hingga 25 Oktober 2026

Oktober 24, 20261 Views

Cucun : Jangan Biarkan Korban Berjatuhan Akibat Karhutla

Oktober 24, 20260 Views

Senator Agita Dorong Penguatan Strategi CKG dan Akses Layanan Lintas Kelurahan

Oktober 24, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Kawasan Hutan di Yogyakarta

Oktober 20, 202620 Views

Demo 20 Oktober Polda Metro Himbau Masyarakat Hindari Istana Dan DPR 

Oktober 19, 20268 Views

Bambang Purwanto : Negara Tetangga Harus Pacu Semangat Pemadaman Karhutla RI

Oktober 23, 20265 Views
Pilihan Editor

Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Berharap Lahir Bintang Sepak Bola dari Daerah

Oktober 25, 2026

GKR Hemas: Kepemimpinan Perempuan Perlu Dukungan Kesempatan yang Setara

Oktober 25, 2026

BMKG Modifikasi Cuaca Tekan Polusi Di Jakarta Hingga 25 Oktober 2026

Oktober 24, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?