Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan 15 Desember Mendatang

Agustus 27, 2026

Bahtra Banong Apresiasi Komitmen Dasco Kawal RUU Perampasan Aset

Agustus 27, 2026

Dasco Pastikan DPR Kawal Penuntasan Kejelasan Status 172 Ribu Guru non-ASN Jadi Guru PPPK

Agustus 26, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » ERB Bentengi Wilayah Perbatasan Dari Peredaran Mata Uang Asing Dengan ULE
Peristiwa

ERB Bentengi Wilayah Perbatasan Dari Peredaran Mata Uang Asing Dengan ULE

RedaksiBy RedaksiJuli 7, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menghadirkan “Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2023″.

ERB merupakan layanan penyediaan Uang Layak Edar (ULE) melalui kas keliling yang disertai dengan ragam kegiatan yang bermanfaat khususnya bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Puteri Komarudin, yang menegaskan ketersediaan Rupiah di perbatasan merupakan simbol kedaulatan negara dan kehadiran nyata NKRI.

Dirinya menegaskan bahwa ketersediaan Rupiah di wilayah perbatasan bukan sekadar urusan ekonomi, melainkan simbol kedaulatan negara.

“Kehadiran Rupiah di pulau-pulau terluar merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan. Terlebih, Provinsi Kepri berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga,” ujar Puteri dalam katerangan, Selasa (7/7/2026).

Ilustrasi mata uang. (Jia)

Detail Pendistribusian di Wilayah Perbatasan (Juli 2026)

Sebagai contoh nyata akselerasi distribusi yang saat ini berjalan pada 2–8 Juli 2026, BI mengerahkan KRI Beladau-643 untuk mengantar Rp14 miliar uang layak edar ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Lima pulau terluar yang menjadi sasaran utama rute ini meliputi:

Pulau Tarempa (Kabupaten Kepulauan Anambas),

Pulau Midai (Kabupaten Natuna),

Pulau Subi Besar (Kabupaten Natuna),

Pulau Tambelan (Kabupaten Bintan),

Pulau Singkep (Kabupaten Lingga)

Sebab itu, ia juga mendorong BI memastikan pertumbuhan likuiditas ekonomi nasional sebesar 10,8 persen (yoy) per Mei 2026 turut mengalir ke daerah.

“Penting untuk melihat bagaimana dinamika ini tercermin di daerah, khususnya Kepri yang berbasis perdagangan, industri, dan pariwisata. BI perlu memastikan likuiditas ini mengalir ke sektor riil, terutama UMKM, pedagang, serta wilayah yang akses pembiayaannya masih terbatas,” terangnya.

Ilustrasi mata uang. (Jia)

Puteri meminta BI memperluas akseptasi QRIS guna menunjang pariwisata Kepri. Langkah ini krusial mengingat kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau per Mei 2026 mencapai 837 ribu orang, yang didominasi turis asal Singapura (40 persen) dan Malaysia (34 persen).

Selain di wilayah Kepri, percepatan sepanjang pertengahan tahun 2026 ini juga sukses menjangkau pulau-pulau 3T lainnya, seperti di wilayah Kalimantan Selatan menggunakan KRI Hiu-634, Kalimantan Barat, dan Kepulauan Mentawai.

Dukungan percepatan ini sangat penting untuk memastikan stabilitas ekonomi sektor riil (terutama UMKM) sekaligus membentengi wilayah perbatasan dari peredaran mata uang asing negara tetangga.

Bank Indonesia akan senantiasa memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar guna mendukung kelancaran aktivitas perekonomian, serta memperkuat koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk memastikan uang Rupiah beredar dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI. (Jia)

Baca juga:

ASEAN Didorong Miliki Mata Uang Regional
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Polda Metro Jaya Memperkirakan Aksi 27 Agustus Berjumlah 500 Orang

Agustus 26, 2026

Isu Penculikan Muktamirin Bojonegoro-Babat Bisa Benar Dan Bisa Tidak

Agustus 26, 2026

Muktamar Ke-35 NU Di Jombang, Peserta Dibekali Kartu Chip Dan A1

Agustus 26, 2026
Berita Terkini

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU Di Jombang, Perkenalkan Jas Hijau (Jasa Ulama)

Agustus 27, 20262 Views

Bahtra Banong Apresiasi Komitmen Dasco Kawal RUU Perampasan Aset

Agustus 27, 20265 Views

DPR Setujui Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK 2026-2031

Agustus 27, 20260 Views

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan 15 Desember Mendatang

Agustus 27, 20266 Views

Botok dan Perwakilan Pendemo Hadir di Rapat Paripurna DPR, Puan: Gedung DPR Terbuka Terima Aspirasi

Agustus 27, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026116 Views

Ariawan Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif oleh Swarna Dwipa Institute

Agustus 22, 202665 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202618 Views
Pilihan Editor

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU Di Jombang, Perkenalkan Jas Hijau (Jasa Ulama)

Agustus 27, 2026

Bahtra Banong Apresiasi Komitmen Dasco Kawal RUU Perampasan Aset

Agustus 27, 2026

DPR Setujui Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK 2026-2031

Agustus 27, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?