Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Jefry Romdhony Fraksi Gerindra DPR: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Pemerintah Iran Sebut Ziarah Delegasi Tingkat Tinggi Indonesia Cermin Eratnya Persahabatan

Juli 12, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » ERB Bentengi Wilayah Perbatasan Dari Peredaran Mata Uang Asing Dengan ULE
Peristiwa

ERB Bentengi Wilayah Perbatasan Dari Peredaran Mata Uang Asing Dengan ULE

RedaksiBy RedaksiJuli 7, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menghadirkan “Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2023″.

ERB merupakan layanan penyediaan Uang Layak Edar (ULE) melalui kas keliling yang disertai dengan ragam kegiatan yang bermanfaat khususnya bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Puteri Komarudin, yang menegaskan ketersediaan Rupiah di perbatasan merupakan simbol kedaulatan negara dan kehadiran nyata NKRI.

Dirinya menegaskan bahwa ketersediaan Rupiah di wilayah perbatasan bukan sekadar urusan ekonomi, melainkan simbol kedaulatan negara.

“Kehadiran Rupiah di pulau-pulau terluar merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan. Terlebih, Provinsi Kepri berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga,” ujar Puteri dalam katerangan, Selasa (7/7/2026).

Ilustrasi mata uang. (Jia)

Detail Pendistribusian di Wilayah Perbatasan (Juli 2026)

Sebagai contoh nyata akselerasi distribusi yang saat ini berjalan pada 2–8 Juli 2026, BI mengerahkan KRI Beladau-643 untuk mengantar Rp14 miliar uang layak edar ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Lima pulau terluar yang menjadi sasaran utama rute ini meliputi:

Pulau Tarempa (Kabupaten Kepulauan Anambas),

Pulau Midai (Kabupaten Natuna),

Pulau Subi Besar (Kabupaten Natuna),

Pulau Tambelan (Kabupaten Bintan),

Pulau Singkep (Kabupaten Lingga)

Sebab itu, ia juga mendorong BI memastikan pertumbuhan likuiditas ekonomi nasional sebesar 10,8 persen (yoy) per Mei 2026 turut mengalir ke daerah.

“Penting untuk melihat bagaimana dinamika ini tercermin di daerah, khususnya Kepri yang berbasis perdagangan, industri, dan pariwisata. BI perlu memastikan likuiditas ini mengalir ke sektor riil, terutama UMKM, pedagang, serta wilayah yang akses pembiayaannya masih terbatas,” terangnya.

Ilustrasi mata uang. (Jia)

Puteri meminta BI memperluas akseptasi QRIS guna menunjang pariwisata Kepri. Langkah ini krusial mengingat kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau per Mei 2026 mencapai 837 ribu orang, yang didominasi turis asal Singapura (40 persen) dan Malaysia (34 persen).

Selain di wilayah Kepri, percepatan sepanjang pertengahan tahun 2026 ini juga sukses menjangkau pulau-pulau 3T lainnya, seperti di wilayah Kalimantan Selatan menggunakan KRI Hiu-634, Kalimantan Barat, dan Kepulauan Mentawai.

Dukungan percepatan ini sangat penting untuk memastikan stabilitas ekonomi sektor riil (terutama UMKM) sekaligus membentengi wilayah perbatasan dari peredaran mata uang asing negara tetangga.

Bank Indonesia akan senantiasa memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar guna mendukung kelancaran aktivitas perekonomian, serta memperkuat koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk memastikan uang Rupiah beredar dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI. (Jia)

Baca juga:

ASEAN Didorong Miliki Mata Uang Regional
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Ketua Parlemen Iran Terima Kunjungan Kenegaraan Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Juli 12, 2026

Kampung Nelayan Merah Putih Sinjai Diproyeksikan Jadi Percontohan Nasional

Juli 12, 2026
Berita Terkini

Jefry Romdhony Fraksi Gerindra DPR: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 20265 Views

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 20262 Views

Masih Dibahas, Baleg DPR: Tidak Benar RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026

Juli 12, 20262 Views

Udang Kebumen Tembus Pasar AS, Darori Komisi IV DPR F-Gerindra Soroti Dampaknya bagi Warga

Juli 12, 20265 Views

Ketua Parlemen Iran Terima Kunjungan Kenegaraan Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Juli 12, 202630 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 2026301 Views

DPR: Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Harus Lewat UU, Tak Bisa Diputuskan DPRD

Juli 7, 2026255 Views

Prof Sufmi Dasco Ahmad, Politikus Senyap yang Menjembatani Stabilitas Politik Nasional

Juli 3, 202653 Views
Pilihan Editor

Jefry Romdhony Fraksi Gerindra DPR: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Masih Dibahas, Baleg DPR: Tidak Benar RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026

Juli 12, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?