Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Hasil Kajian dan Penyerapan Aspirasi BP MPR RI untuk Penyelenggaraan Konferensi Konstitusi

Juli 15, 2026

RUU Penyiaran Prioritas DPR Jawab Transformasi Media di Era Digital

Juli 15, 2026

Cindy Uji Kesiapan Calon Anggota KPI Hadapi Konvergensi Media

Juli 15, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป DPD RI Sebut Tarif Trump Bukan Ancaman Serius Bagi Perekonomian Nasional
DPD

DPD RI Sebut Tarif Trump Bukan Ancaman Serius Bagi Perekonomian Nasional

RedaksiBy RedaksiJuli 10, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi menilai tarif dagang sebesar 32 persen yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap Indonesia bukanlah ancaman serius bagi perekonomian nasional.

Namun ia mengingatkan pentingnya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, politik, dan keamanan nasional agar target pertumbuhan ekonomi 5,8% pada 2026 tetap tercapai.

“Tarif Trump harus kita respon dengan tenang, tidak perlu reaktif. Justru ini momentum bagi Indonesia untuk memperkuat konsolidasi ekonomi dengan negara-negara BRICS dan mencari pasar alternatif baru,” tegas Nawardi di sela-sela Raker dengan Kemenkeu di Gedung DPD RI, Rabu (9/7/2025).

Ia menekankan, kebijakan proteksionis Trump tidak hanya menyasar Indonesia, tetapi juga negara-negara besar sekutu AS seperti Jepang, Korea Selatan, negara-negara Eropa, dan Kanada. Karena itu, Indonesia tak boleh bergantung pada pasar tunggal seperti AS.

“Kalau ekonomi kita hanya tergantung pada satu negara, risikonya besar. Pemerintah harus agresif membuka pasar baru, terutama lewat kerjasama BRICS,” ujarnya.

Nawardi juga menduga kebijakan Trump bersifat jangka pendek dan lebih politis, sehingga tak perlu ditanggapi secara emosional.

“Kalau ini berlangsung lama, justru Amerika sendiri yang akan dirugikan,” tambahnya.

Ia bahkan mengingatkan, jika negara-negara yang dikenai tarif tinggi bisa bersatu, maka AS akan menghadapi tekanan global dan bisa terkucilkan dalam perdagangan dunia.

Lebih lanjut, Nawardi menilai kebijakan tarif ini dapat menjadi pemicu terbentuknya tatanan dunia baru dalam peta ekonomi dan politik global.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah segera merumuskan kebijakan dagang yang adaptif, memberikan stimulus ekonomi untuk UMKM, serta menjaga daya beli rakyat.

“Syarat utama agar target pertumbuhan ekonomi 5% sampai 5,8% pada 2026 tercapai adalah menjaga kestabilan nasional dan memperkuat daya tahan ekonomi domestik,” tandasnya.

Sebagai informasi, tarif 32% yang diumumkan Trump pada 2 April 2025 berlaku hingga kini, meski Indonesia sudah mengirim tim negosiasi ke Washington DC.

Tenggat awal negosiasi berakhir 9 Juli, namun AS memberi perpanjangan hingga 1 Agustus 2025. Trump juga mengancam akan menambah tarif 10% lagi bagi negara-negara BRICS yang menentang kepentingan AS. (*)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Ahmad Muzani Tekankan Independensi Kekuasaan Kehakiman sebagai Fondasi Negara Hukum

Juli 14, 2026

Firman Soebagyo Minta Pengawasan Barcode BBM Nelayan Diperketat

Juli 14, 2026

Komisi XII DPR Akan Panggil Seluruh Pihak Eksplorasi Geotermal yang Picu Lumpur Panas di NTT

Juli 14, 2026
Berita Terkini

MKD Bangun Sinergi dengan Kepolisian, Dukung Penegakan Etik Anggota DPR

Juli 15, 20264 Views

Kawendra Komisi VI DPR Targetkan Koperasi Merah Putih Perkuat Rantai Pasok Nasional

Juli 15, 20263 Views

Banyak Kepala di OTT KPK, Rycko Menoza Dorong Evaluasi Sistem Rekrutmen Eksekutif di Daerah

Juli 15, 20264 Views

Demi Martabat Dewan, MKD: Etika Anggota DPR Berlaku di Media Sosial

Juli 15, 20265 Views

Rp30 Triliun KUR Belum Tersalurkan, Komisi VII DPR Minya Penjelasan Pemerintah

Juli 15, 20265 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 202640 Views

Ketua Komisi III DPR Apresiasi dan Desak Aparat Usut Tuntas Korupsi Batubara

Juli 9, 202615 Views

Ahmad Muzani Tekankan Independensi Kekuasaan Kehakiman sebagai Fondasi Negara Hukum

Juli 14, 202614 Views
Pilihan Editor

MKD Bangun Sinergi dengan Kepolisian, Dukung Penegakan Etik Anggota DPR

Juli 15, 2026

Kawendra Komisi VI DPR Targetkan Koperasi Merah Putih Perkuat Rantai Pasok Nasional

Juli 15, 2026

Banyak Kepala di OTT KPK, Rycko Menoza Dorong Evaluasi Sistem Rekrutmen Eksekutif di Daerah

Juli 15, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?