MataParlemen.id – Kualitas bangunan hunian sementara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi sorotan tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian meminta sejumlah BUMN Karya yang mendapat mandat pembangunan untuk memberi perhatian serius, mengingat masih banyak perbaikan fasilitas yang diperlukan agar pengungsi merasa nyaman selama menunggu hunian tetap (Huntap) rampung dibangun.

“Hari ini kami Komisi VI melakukan kunjungan kerja di masa reses ke Huntara di Aceh Tamiang. Kita melihat bagaimana kondisi teman-teman di Huntara dan bagaimana keadaan dari Huntara itu sendiri. Tadi juga didampingi Wakil Gubernur Aceh, Pak Fadhlullah. Beliau menyampaikan bahwa kebutuhan Huntara bagi masyarakat di Aceh sudah terpenuhi, alhamdulillah. Hanya saja proses pembangunan Huntap, memang, masih bertahap, karena masih dalam proses,” papar Kawendra saat Kunjungan Reses ke Aceh Tamiang, NAD, Rabu (22/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini mencatat, masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu segera dibenahi, agar masyarakat dapat tinggal dengan lebih nyaman. Menurutnya, beberapa Huntara membutuhkan penguatan konstruksi lantai, karena berdiri di atas lahan yang sebelumnya berupa rawa.

“Ada beberapa catatan, beberapa Huntara secara kualitas perlu diperbaiki lagi supaya kenyamanan masyarakat yang tinggal di Huntara lebih baik. Misalnya lantainya, karena ada yang dibangun di atas lahan bekas rawa, sehingga bagian bawahnya harus diperkuat. Selain itu, ada juga saluran air yang memang harus diperbaiki,” ungkap Kawendra.

DPR RI, lanjut dia, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pemulihan pascabencana di Sumatra. Ia menyebut pembahasan dukungan anggaran telah menjadi perhatian serius DPR melalui Satuan Tugas Pemulihan Bencana Sumatra yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

“Kalau dukungan anggaran untuk pemulihan bencana di Sumatra, tidak pernah ada keraguan sama sekali. Apa yang dibutuhkan, kita akan lakukan dukungan, agar proses pemulihan berjalan dengan baik dan masyarakat bisa segera menempati hunian yang lebih layak,” pungkasnya. (amar)

Share.
Exit mobile version