MataParlemen – Hasil perikanan di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, didorong tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Ikan yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Pengolahan dan Distribusi Hasil Perikanan (PDSPKP) bersama Komisi IV DPR RI Bambang Purwanto, di Aula Kecamatan Jabiren Raya, Kamis (8/10/2026).
Sebanyak 75 masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Peserta mendapatkan pembekalan sekaligus praktik pengolahan hasil perikanan agar mampu mengembangkan produk yang memiliki nilai jual dan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan. Tenaga Ahli Komisi IV DPR RI, Sumiasih, mengatakan kegiatan tidak sekadar memberikan teori. Peserta juga langsung diajak mempraktikkan pengolahan ikan, salah satunya membuat amplang berbahan dasar ikan pipih.
“Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat menambah keterampilan masyarakat, terutama ibu-ibu, sehingga ke depannya bisa membantu menambah ekonomi keluarga,” ujar Sumiasih.
Menurutnya, kemampuan mengolah hasil perikanan menjadi produk siap jual dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Terlebih, hasil perikanan lokal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai jenis makanan olahan. Dari Dapur Rumah ke Peluang Usaha Sumiasih mengatakan keterampilan pengolahan ikan dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk membangun usaha dari lingkungan tempat tinggalnya. Produk yang sebelumnya hanya dikonsumsi sendiri atau dijual dalam bentuk bahan mentah dapat diolah, dikemas dan dipasarkan dengan nilai jual yang lebih tinggi. Karena itu, rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada pengolahan. Pada hari yang sama, Bimtek dilanjutkan di Desa Saka Kajang mulai pukul 13.00 WIB dengan materi pemasaran produk hasil perikanan, yang juga ditargetkan diikuti 75 peserta.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu aktivitas ibu-ibu rumah tangga sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” katanya. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama KKP dengan Komisi IV DPR RI dan mendapat dukungan dari Dinas Perikanan Kabupaten Pulang Pisau. Sumiasih mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, keterampilan pengolahan yang dibarengi dengan pemahaman pemasaran menjadi kombinasi penting agar produk hasil perikanan masyarakat tidak berhenti sebagai konsumsi rumah tangga, tetapi dapat berkembang menjadi usaha produktif. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Jabiren Raya diharapkan semakin mampu memanfaatkan potensi perikanan lokal, menciptakan produk bernilai tambah, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.(erc)





