Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Menteri PU Targetkan Jalan Perbatasan Kalimantan Selesai Tahun 2028

Oktober 23, 2026

Pakar Nilai Kebijakan Prabowo Mulai Lebih Partisipatif, Soroti Bansos dan Program MBG

Oktober 22, 2026

DPR RI Beri Perhatian Dugaan Diskriminasi di SMA Strada St. Thomas Aquino Tangerang

Oktober 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » DPR Bahas Wacana Tambah Anggota KPU dan Bawaslu dalam Revisi UU Pemilu
DPR

DPR Bahas Wacana Tambah Anggota KPU dan Bawaslu dalam Revisi UU Pemilu

RedaksiBy RedaksiOktober 23, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Komisi II DPR membuka peluang menambah jumlah anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) tingkat pusat dari tujuh menjadi sembilan orang. 

Usulan tersebut menjadi salah satu materi yang tengah didiskusikan dalam rencana revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu).

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar Ahmad Irawan mengatakan, penambahan jumlah komisioner merupakan salah satu opsi perubahan kelembagaan penyelenggara pemilu.

 “Salah satu isi atau inti dari revisi itu adalah adanya penambahan jumlah anggota KPU dan Bawaslu dari yang sebelumnya 7 jadi 9,” ujar Ahmad Irawan dikutip, Jumat (23/10/2026).

Menurut Irawan, pembahasan mengenai jumlah komisioner tidak hanya mencakup KPU dan Bawaslu tingkat pusat, tetapi juga berpotensi menyentuh struktur keanggotaan penyelenggara pemilu di daerah. 

Namun, ia menegaskan seluruh usulan tersebut masih berada dalam tahap penjajakan dan belum menjadi keputusan resmi DPR.

Irawan menjelaskan, Komisi II DPR masih mendiskusikan berbagai kemungkinan perubahan dalam revisi UU Pemilu.

Karena itu, usulan penambahan jumlah komisioner dari tujuh menjadi sembilan orang masih dapat berubah mengikuti perkembangan pembahasan.

“Ada beberapa rencana revisi yang sedang kami diskusikan tetapi pembahasan ini masih sangat dinamis. Kami belum ada keputusan apa-apa, tapi ini baru sebatas brainstorming,” katanya.

Ia menekankan, pembahasan revisi UU Pemilu masih memerlukan pendalaman sebelum menghasilkan kesepakatan mengenai perubahan jumlah anggota KPU dan Bawaslu.

Selain penambahan jumlah komisioner, Komisi II DPR juga mengkaji perubahan mekanisme seleksi anggota KPU dan Bawaslu. 

Salah satu usulan yang muncul adalah memperpendek durasi proses rekrutmen yang selama ini dapat berlangsung sekitar 6 bulan menjadi dua hingga 3 bulan.

Irawan menilai percepatan tahapan seleksi dapat meningkatkan efisiensi tanpa harus mengurangi kualitas penyelenggara pemilu yang dihasilkan. 

“Kami ingin memperpendek karena kami ingin melakukan pemilu yang efisien, yang efektif. Rencana untuk memperpendek durasi rekrutmen itu dalam hitungan-hitungan kami 2-3 bulan cukup untuk menyelenggarakan pemilu berkualitas,” ujarnya.

Menurut Irawan, penyederhanaan proses seleksi merupakan bagian dari upaya menciptakan penyelenggaraan pemilu yang lebih efektif.

Meski demikian, ia kembali menegaskan penambahan komisioner maupun pemangkasan durasi seleksi masih sebatas usulan dalam pembahasan revisi UU Pemilu.

Keputusan mengenai perubahan tersebut baru dapat ditetapkan melalui proses legislasi dan kesepakatan antara DPR dan pemerintah. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

DPR Usulkan UU Khusus Antiperundungan Cegah Kasus Bullying

Oktober 23, 2026

Ahmad Irawan Desak Pemerintah Perbaiki Tata Kelola MBG Dan Kopdes Merah Putih

Oktober 22, 2026

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKB Dorong Pemerataan Pendidikan dan Pengurangan Utang

Oktober 22, 2026
Berita Terkini

Panglima TNI Naikkan Pangkat 136 Prajurit Yang Bertugas Di Papua

Oktober 23, 20260 Views

Mendagri:  Pemda Tetap Dapat Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027

Oktober 23, 20260 Views

DPR Bahas Wacana Tambah Anggota KPU dan Bawaslu dalam Revisi UU Pemilu

Oktober 23, 20260 Views

DPR Usulkan UU Khusus Antiperundungan Cegah Kasus Bullying

Oktober 23, 20260 Views

KPK Kaji Pemanggilan Paksa Nusron Wahid Setelah 2 Kali Absen

Oktober 23, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Kawasan Hutan di Yogyakarta

Oktober 20, 202619 Views

Fraksi PKS Raih Penghargaan PR Excellence Awards 2026, Sukamta: Komunikasi Krisis Harus Ditangani Secara Menyeluruh

Oktober 18, 202610 Views

Demo 20 Oktober Polda Metro Himbau Masyarakat Hindari Istana Dan DPR 

Oktober 19, 20268 Views
Pilihan Editor

Panglima TNI Naikkan Pangkat 136 Prajurit Yang Bertugas Di Papua

Oktober 23, 2026

Mendagri:  Pemda Tetap Dapat Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027

Oktober 23, 2026

DPR Bahas Wacana Tambah Anggota KPU dan Bawaslu dalam Revisi UU Pemilu

Oktober 23, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?