MataParlemen.id – Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi hingga Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti ke Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pemanggilan tersebut berlangsung di tengah sorotan terhadap pasar modal Indonesia setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertimbangkan penurunan status pasar saham Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, mengaku belum mengetahui secara pasti agenda pertemuannya dengan Presiden Prabowo. Namun, ia telah menyiapkan laporan untuk disampaikan kepada Presiden.
“Belum tahu, dipanggil saja, jadi nanti. Tapi saya sudah menyiapkan laporan semuanya. Nanti setelah rapat, baru saya sampaikan pembaruan kepada teman-teman,” ujar Friderica kepada awak media setibanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/10/2026).
Saat kembali ditanya apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan MSCI, Friderica menyebut Bursa Efek Indonesia (BEI) juga akan menggelar pertemuan pada hari ini.
“Hari ini kan bursa akan bertemu, saya ke sini,” katanya.
Ketika ditanya mengenai strategi OJK dalam menghadapi persoalan tersebut, Friderica belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia mengatakan akan terlebih dahulu melaporkan perkembangan situasi kepada Presiden.
“Nanti dulu, ya. Saya lapor Bapak dulu,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur BI Destry Damayanti, yang juga tiba di Istana Kepresidenan, enggan memberikan komentar saat ditanya awak media mengenai agenda pertemuan tersebut.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani turut mengonfirmasi bahwa persoalan tersebut akan dibahas dalam pertemuan itu. Namun, ia meminta awak media menunggu hingga rapat selesai.(erc)


